Kamis
04 Juni 2026 | 4 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Reses, Diana Berbagi Tips Agar Perpustakaan Masyarakat dapat Hidup

pdip-jatim-sasa-reses-ngawi-220920-2

NGAWI – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Diana Amaliyah Verawatingsih membagikan salah satu keahliannya sebagai pegiat literasi dan penulis kepada masyarakat desa.

Seperti saat bertemu dengan masyarakat di balai pertemuan Desa Watualang, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi pada Senin (14/9/2020) lalu, dia membagikan tips bagaimana agar perpustakaan masyarakat dapat hidup.

Pertemuan dalam rangkaian reses sebagai anggota DPRD Jatim ini diikuti para pegiat perpustakaan desa, taman baca, dan mahasiswa aktivis literasi yang selama ini bergelut dengan dinamika kampanye membaca dan menulis di Ngawi.

Menurut Diana, agar perpustakaan masyarakat dapat hidup, salah satunya adalah dengan mendekatkan kegiatan perpustakaannya dengan kebutuhan masyarakat sekitarnya.

“Perpustakaan desa harus menjadi ruang belajar bersama, bukan hanya menyediakan buku saja. Belajar apa saja, konsepnya belajar bersama, saling bertukar ilmu. Maka kuncinya harus “dekat”, sesuai kebutuhan,” kata Diana Sasa, dalam keterangannya kepada media ini, Selasa (22/9/2020).

“Misalnya, ibu-ibu butuh penghasilan tambahan, lalu ingin belajar membuat keterampilan menghias hantaran. Nah, itu kan belajarnya bisa bersama-sana dari internet, atau mengundang pelatih. Perpustakaan sifatnya fasilitator saja. Dengan demikian perpustakaan masyarakat akan lebih hidup, karena sesuai kebutuhan,” lanjut dia.

Dalam konsep belajar bersama di perpustakaan, tambah Sasa, bahan belajarnya tentu bukan hanya buku, tapi juga film, musik, dan tentu saja internet. Karena itu, ketersediaan jaringan internet memadai perlu diutamakan.

Mengingat jaman sudah semakin bergerak maju pesat, terang Sasa, tugas perpustakaan adalah melakukan edukasi internet sehat. Bagaimana menjadikan internet sebagai sarana untuk mengasah kemampuan diri, hingga bisa meningkatkan kesejahteraan.

Politisi PDI Perjuangan ini juga menganjurkan agar perpustakaan tidak berjalan sendiri. Menurutnya, perpustakaan harus dirasakan keberadaannya sehingga muncul rasa “membutuhkan” dari masyarakat.

“Maka wajib agar perpustakaan masyarakat itu bersinergi dengan lembaga-lembaga kemasyarakatan lain. Misalnya dengan takmir masjid, posyandu, PKK, puskesmas, dan sebagainya,” ujarnya.

Jika sinergitas dapat dibangun dengan baik, imbuhnya, maka kegiatan perpustakaan dapat saling menunjang dengan program lembaga-lembaga tersebut. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...
KRONIK

DPD PDI Perjuangan Jatim akan Tutup Musancab dengan Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan mengisi rangkaian peringatan “Bulan Bung Karno” dengan aksi penanaman ...