Jumat
17 April 2026 | 12 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Repdem Jatim Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Malang

pdip-jatim-210903-repdem-wabup-malang

MALANG – Ketua DPD Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Jawa Timur Abdi Edison mendorong Pemerintah Kabupaten Malang untuk bisa mengembangkan ekonomi kreatif secara lebih massif.

Terutama mengembangkan Usaha Kecil Menengah, yang menurutnya menjadi tulang punggung perekonomian nasional yang saat ini tengah dihantam pandemi Covid-19.

“Kabupaten Malang memiliki peluang untuk meningkatkan kapasitas UKM dalam beradaptasi dan berinovasi menghadapi perkembangan dunia usaha,” ujar Edison, Jumat (3/9/2021).

Kemarin malam, DPD Repdem Jatim audiensi dengan Wakil Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto, dan Sekretaris DPC yang juga Ketua DPRD setempat, Darmadi. Audiensi juga diikuti jajaran pengurus DPC Repdem Kabupaten Malang.

Baca juga: Didik: Repdem Harus Jadi Magnet Menarik Minat Milenial dan Hidupkan Kegiatan di Desa

Edison menambahkan, Pemerintah Kabupaten Malang harus bisa menyiapkan berbagai program untuk peningkatan kapasitas UKM.

“Melalui, program tersebut juga dapat membuka peluang lebih luas kepada para pelaku UKM. Juga mendapatkan pelatihan untuk bisa mengembangkan bisnis mereka,” jelasnya.

Salah satu caranya adalah turut menggandeng platform digital marketplace untuk mendorong digitalisasi usaha. Digitalisasi usaha, akan membantu para pelaku usaha mikro untuk bertahan bahkan berkembang di tengah pandemi Covid-19.

“Dengan berkembangnya sektor ekonomi kreatif ini, akan mampu menjadi lokomotif pembangunan. Melalui dukungan Pemkab Malang, saya rasa mampu memberikan kontribusi terhadap pemulihan ekonomi di Kabupaten Malang,” kata Edison.

Wakil Ketua DPD Repdem Jatim Che Dipo menambahkan, pagebluk Covid-19 yang berlangsung sampai saat ini telah memaksa masyarakat untuk meningkatkan ataupun memperbarui keterampilan, termasuk di sektor ekonomi kreatif.

“Harapan kita, di Kabupaten Malang dengan potensi wilayahnya akan melahirkan pengusaha-pengusaha dan pelaku-pelaku ekonomi kreatif yang lebih siap masuk ke industri 4.0 dan post pandemic era,” beber Dipo.

Repdem Jatim, lanjut dia, juga siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Malang untuk bersama-sama mengembangkan potensi ekonomi kreatif.

Hal ini, juga merupakan salah satu langkah mempercepat program pemulihan ekonomi nasional yang sedang digencarkan Presiden Joko Widodo.

“Banyak pelaku usaha yang berhasil memanfaatkan platform digital untuk pemasaran. Yang awalnya sepi tapi setelah diolah dan dipasarkan melalui media sosial menjadi viral dan ramai. Hal ini membuktikan media sosial dapat digunakan untuk mengembangkan potensi perekonomian masyarakat,” pungkas aktivis yang identik dengan rambut panjang ini. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat demokrasi dan alat kontrol kekuasaan saat menerima ...
HEADLINE

PWI Jatim Anugerahi Said Abdullah, Dinilai Sukses Kelola Kebijakan Fiskal

MH Said Abdullah menerima penghargaan dari PWI Jawa Timur pada puncak Hari Pers Nasional 2026 di Surabaya, atas ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta OPD Surabaya Publikasikan Output dan Outcome Program ke Publik

Eri Cahyadi meminta OPD Surabaya mempublikasikan output dan outcome program untuk meningkatkan transparansi dan ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Terima Penghargaan KWP Awards 2026, Tekankan Peran Media Kawal Kinerja DPR

Puan Maharani menerima penghargaan KWP Awards 2026 dan menegaskan peran penting media dalam mengawal serta ...
LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...