Kamis
16 April 2026 | 4 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banyuwangi, Made Sampaikan Calon Pimpinan Definitif

PDIP-Jatim-Made-Cahyana-24092024

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi menggelar rapat paripurna internal dengan agenda pengumuman dan penetapan calon pimpinan definitif DPRD Banyuwangi periode 2024-2029, Selasa (24/9/2024).

Rapat paripurna internal dipimpin Ketua sementara DPRD Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, dan diikuti anggota dewan lintas fraksi.

Dalam rapat tersebut, Made membacakan surat keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan yang mengusulkan dirinya sebagai Ketua DPRD Banyuwangi; surat keputusan DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang mengusulkan, Siti Mafrochatin Ni’mah sebagai Wakil Ketua I, DPP Partai Demokrat mengusulkan Michael Edy Hariyanto sebagai Wakil Ketua II dan DPP Partai Golkar mengusulkan Ruliono sebagai Wakil Ketua III.

“Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tatib, disebutkan pimpinan DPRD terdiri atas 1 (satu) orang ketua dan 3 (tiga) orang wakil ketua berasal dari partai politik berdasarkan urutan perolehan kursi terbanyak di DPRD,” ujar Made.

Sementara Sekretaris DPRD Banyuwangi, Alief Rahman Kartiono, menyampaikan bahwa berita acara rapat paripurna internal pengumuman dan penetapan calon pimpinan defintif DPRD Banyuwangi akan diusulkan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui Bupati Banyuwangi untuk mendapatkan surat keputusan (SK) penetapan dari Pj. Gubernur Jawa Timur.

“Nanti dari sini ada surat dari pimpinan sementara kepada Gubernur Jawa Timur itu sebagai kelengkapan surat pengantar dari bupati kepada Gubernur Jawa Timur untuk menetapkan pimpinan dewan. Jadi, selanjutnya kita menunggu SK untuk proses pelantikan,’ terang Alief.

Setelah pimpinan DPRD Banyuwangi periode 2024-2029 ditetapkan, maka pimpinan definitif akan segera membentuk alat kelengkapan dewan (AKD) sekaligus mengesahkan Peraturan DPRD Banyuwangi tentang Tata tertib Dewan.

“Semoga SK penetapan pimpinan DPRD dari Gubernur Jatim segera turun. Maka harapan kita agenda selanjutnya tentu membentuk AKD sebagai bagian akhir. Setelah selesai, agenda selanjutnya yang mendesak adalah pembahasan APBD Tahun 2025,” tandasnya. (ars/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...