Kamis
11 Juni 2026 | 8 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rakernas Akan Bahas Sinergi Pembangunan Nasional

pdip-jatim-jokowi-mega-saat-rakernas-semarang

pdip-jatim-jokowi-mega-saat-rakernas-semarangJAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dipastikan hadir pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan di JIExpo Kemayoran Jakarta, pada Minggu (10/1/2016). Rakernas akan berlangsung hingga 12 Januari 2016.

Menurut Wakil Sekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah, kehadiran Jokowi dalam rakernas ini sebagai kader partai. Rakernas ini akan dibuka oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, yang sekaligus akan memberi arahan.

“Akan ada pidato politik dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang akan merekontruksi sistem pembangunan nasional terhadap sinergi pembangunan nasional semesta berencana,” kata Basarah di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/1/2016).

Selain dihadiri oleh presiden, DPP PDI Perjuangan juga mengundang jajaran menteri koordinator di Kabinet Kerja. Salah satu agendanya adalah menyamakan visi dan persepsi soal arah pembangunan nasional kedepan.

“Khususnya dalam konsepsi jangka menengah lima tahun,” ujar Basarah, di acara diskusi menyambut Rakernas dan Harlah ke-43 PDI Perjuangan itu.

Selain itu ada juga komisi yang akan menghadirkan seluruh kepala daerah baik yang sedang memerintah ataupun yang baru terpilih.

“Tujuannya agar program pemerintahan pusat dan daerah bersinergi. Sekarang masih terjadi banyak ketidaksesuaian,” ujar pria yang juga anggota Komisi III DPR itu.

Sementara itu, Asvi Warman Adam, peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, program pembangunan semesta berencana diterapkan oleh Presiden Soekarno pada era 1960-1969.

Program itu diadakan dalam rangka menghadapi situasi nasional dan tekanan internasional. Program ini membuat pembangunan antardaerah di Indonesia menjadi lebih terarah.

“Ini digunakan untuk menjawab situasi nasional yang dimana banyak pemberontakan dan tekanan internasional yang menginginkan Indonesia masuk dalam satu blok yang tengah berseteru. Buktinya, implementasi itu menghasilkan pembangunan yang baik,” ujar dia.

Sedang Guru Besar Hukum Universitas Jember, Widodo Ekatjahjana menilai program nasional pembangunan semesta berencana suatu langkah yang baik di tengah tata negara yang tak punya haluan seperti sekarang ini.

“Sistem negara tidak jelas dan haluan negara tidak ada. Karena itu, jika ini diwujudkan pada Rakernas, maka ini karya besar,” jelasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Stadion GDJ Kediri Dikebut, Mas Dhito Bidik Bisa Digunakan pada 2027

Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan Rp57 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati ...
SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Pastikan Layanan Kesehatan Warga Banyakan Tetap Berjalan Pasca Puskesmas Tiron Terbakar

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memastikan layanan kesehatan bagi warga Kecamatan Banyakan tetap berjalan ...