Rabu
30 September 2026 | 1 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rakerdasus, DPD Jatim Pertegas  Target Kemenangan Risma – Gus Hans dan 33 Pilkada Kabupaten/Kota

DPD03071_copy_874x566

SURABAYA – Rapat Kerja daerah khusus (rakerdasus) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di Vasa Hotel Surabaya, Kamis (26/9/2024) menegaskan kemenangan bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini – KH Zahrul Azhar Asumta (Risma – Gus Hans).

Ketua DPP sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, MH Said Abdullah dalam pidatonya menyampaikan, rakerdasus  menjadi forum penting bagi para kader Banteng untuk merespons langsung perintah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) memenangkan pasangan Risma-Gus Hans.

“Kemenangan Risma-Gus Hans adalah tanggung jawab moral dan politik seluruh kader di setiap tingkatan, baik di daerah maupun di provinsi hingga tingkat paling bawah, Ranting dan Anak Ranting,” kata Said.

Dalam pidatonya Said juga menegaskan target kemenangan pilkada di Jatim yakni di 33 dari 38 kabupaten dan kota.

Daerah-daerah seperti Surabaya, Ponorogo, Ngawi, Kabupaten Malang, Trenggalek, Gresik, hingga Blitar diharapkan menjadi basis kuat bagi kemenangan Risma-Gus Hans.

“Dari Surabaya hingga Ponorogo, Ngawi, Malang, Trenggalek, hingga Gresik dan Blitar, kita wajib menang. Di 33 kabupaten/kota kita akan sapu bersih. Ini adalah kesempatan kita untuk menunjukkan kepada DPP, khususnya Ketua Umum, bahwa PDI Perjuangan Jatim tidak akan kendor dalam memenangkan Pilkada,” tegas Said.

Rakerdasus juga mematok target suara bagi setiap DPC dalam upaya memenangkan pasangan Risma-Gus Hans.

“Ini adalah penugasan partai, tidak boleh tidak. Semua kader harus memenangkan Risma-Gus Hans,” ujarnya.

Wakil Sekjen Bidang Komunikasi DPP, Adian Napitupulu berkesempatan membuka rakerdasus.

“Terima kasih untuk acara yang luar biasa ini, auranya terasa sekali. Ada aura kemenangan yang luar biasa besar bagi Bu Risma dan Gus Hans serta calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di kabupaten dan kota di Jatim dari PDI Perjuangan,” kata Adian.

Tentang sosok Risma, Adian punya kesan tersendiri. Aktivis 98 ini mencontohkan, saat kekeringan melanda kawasan Bogor Risma sebagai Menteri Sosial kala itu langsung menanyakan kondisi rakyat melalui dirinya.

Berkat saran dan bantuan Risma, akhirnya Bogor terhindar dari kekeringan dan dibangun gampir 50 sumur bor.

“Satu tahun lalu terjadi kekeringan kabupaten bogor jadi kita harus kirimkan bantuan air lalu bu risma telfon saya dan menyarankan saya bikin sumur bor,” tuturnya.

Rakerdasus diikuti 1.500-an kader dari unsur tiga pilar partai. Pengurus DPC, 666 Ketua PAC se-provinsi, legislator dari berbagai tingkatan, serta calon kepala daerah dan wakil kepala daerah kader PDI Perjuangan.

Berita terkait: Besok, DPD Jatim Rakerdasus Pemenangan Risma – Gus Hans 

Rakerdasus dibuka dengan pagelaran seni tari dan musik menyanyikan jingle Jatim Resik-resik. Selain itu, pembacaan puisi karya Bung Karno: Aku Melihat Indonesia. (yol/nia/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Minta Seleksi Direksi BUMD Surabaya Bebas Manuver Politik

SURABAYA – Proses seleksi calon Direksi lima Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Surabaya mendapat perhatian DPRD ...
KRONIK

Sinung Soroti Rencana Utang Rp45 Miliar dalam APBD Bondowoso 2027

BONDOWOSO – Wakil Ketua DPRD Bondowoso, Sinung Sudrajad, menyoroti rencana pemerintah daerah menarik utang Rp45 ...
EKSEKUTIF

Debit Sumber Air Menurun, 500 Warga Selorejo Kediri Dapat Bantuan Air Bersih

KEDIRI – Sekitar 500 warga Dusun Selorejo, Desa Surat, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mengalami kesulitan ...
LEGISLATIF

Rencana Kementerian Haji dan Umrah Mengaudit Forensik BPKH, Abidin Fikri Setuju dengan Catatan

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Abidin Fikri meminta pemerintah, khususnya ...
KRONIK

Tiga Pilar Cup Ngawi; Sepakbola Lintas Profesi, Lariskan UMKM

NGAWI – Setiap sore, suasana di Lapangan Alun-Alun Merdeka Kabupaten Ngawi ramai oleh pertandingan sepak bola dan ...
LEGISLATIF

Pemkot-DPRD Surabaya Sepakat Desil Bukan Patokan Mutlak Penyaluran Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) dan DPRD Kota Surabaya sepakat tidak menjadikan klasifikasi desil dalam data ...