Jumat
16 Oktober 2026 | 4 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Rajut Persatuan hingga Tindak Tegas Perusuh, Ini Pidato Lengkap Jokowi

pdip-jatim-jokowi-sikapi-22-mei

JAKARTA – Presiden Joko Widodo akhirnya menyampaikan pernyataan sikap menanggapi aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan yang terjadi di Petamburan, Jati Baru dan Slipi di Jakarta.

Kerusuhan terjadi sejak Rabu (22/5/2019) dini hari hingga Rabu pagi. Jokowi menggelar jumpa pers pada sore harinya.

Sepanjang Rabu pagi hingga siang tadi, Jokowi beraktivitas di Istana Bogor. Ia sempat menerima Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono serta Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Kedua tokoh politik itu partainya mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam pilpres 2019.

Lalu, menjelang sore hari, Jokowi bergerak ke Istana Jakarta. Iring-iringan Jokowi mengambil jalan memutar dan keluar di tol ancol sehingga tak melewati kerusuhan di Jalan MH Thamrin dan sekitarnya.

Setelah sekitar 30 menit berada di Istana Merdeka, Jakarta, Jokowi pun langsung menyampaikan pernyataan sikapnya. Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal pol Tito Karnavian.

Hadir pula Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Berikut pidato lengkap Jokowi menyikapi kerusuhan 22 Mei:

Seluruh rakyat Indonesia yang saya cintai yang saya banggakan. Pemilu adalah satu event dari perjalanan negara Indoneisa yang masih panjang.

Dan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan saya mempunyai kewajiban untuk menjaga stabilitas politk dan stabilitas keamanan. Dan sudah disediakan oleh konsttitusi kita bahwa segala perselisihan, sengketa itu diselesaikan melalui MK. Dan saya menghargai Pak Prabowo-Sandi yang telah membawa sengketa pilpres itu ke MK.

Saya juga meyakini bahwa hakim di MK akan memutuskan sesuai dengan fakta-fakta yang ada, berdasarkan fakta yang ada. 

Ini adalah bulan Ramadan, bulan yg penuh berkah, bulan yang penuh ampunan, penuh kasih sayang untuk kita semua saling menghormati, saling menghargai. Dan kewajiban kita juga sebagai umat Islam untuk memperbanyak amal saleh, berbuat baik.

Saya membuka diri kepada siapapun untuk bersama-sama untuk bekerjasama membangun negara ini, memajukan negara ini. Tetapi saya juga tidak memberikan toleransi kepada siapapun juga yang akan menganggu keamanan yang akan menganggu proses demokrasi dan persatuan negara yang kita cintai ini, terutama perusuh-perusuh.

Kita tidak akan memberikan ruang untuk perusuh-perusuh yang akan merusak negara kita, merusak NKRI. Tidak ada pilihan, TNI dan Polri akan menindak tegas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. 

Situasi masih terkendali. Masyarakat tidak perlu khawatir, dan saya mengajak, mari kita merajut kembali persatuan kita, merajut kembali persaudaraan, kerukunan kita. Karena Indonesia adalah rumah kita bersama. (kompas)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Panggul Trenggalek Jaga Hutan dan Sumber Air

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten ...
KRONIK

Sasar Panggung Dunia, Gandrung Sewu 2026 Usung Konsep Baru

BANYUWANGI – Pagelaran Gandrung Sewu 2026 yang memasuki tahun ke-14 ditargetkan menyasar panggung dunia. Agenda ...