Minggu
15 Maret 2026 | 3 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Untari Imbau Warga Tunda Mudik

pdip-jatim-untari-sebelum-yudisium-doktor

MALANG – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Dr Sri Untari Bisowarno mengimbau masyarakat untuk tidak mudik selama pandemi virus Corona (Covid-19).

Menurutnya, tidak mudik atau menunda mudik akan mengurangi risiko penyebaran virus Corona dari satu orang ke orang lain, dan dari satu kota ke kota lain.

“Tidak bisa kita pungkiri, mudik sudah jadi tradisi masyarakat kita, apalagi di bulan Ramadan atau Lebaran. Tapi karena kondisinya masih terjadi wabah covid-19, saya kira lebih baik kalau kita menunda atau stop mudik dulu,” kata Untari, Jumat (17/4/2020).

Baca juga: Dampak Pandemi Corona, Dekopin Usul Pembebasan Pajak bagi Koperasi

Politisi asal Kota Malang ini menambahkan, dengan stop mudik atau menunda mudik di tengah pandemi, di samping membantu pemerintah dalam upaya menangkal Covid-19, juga dapat melindungi diri dan keluarga dari virus yang telah mewabah secara global ini.

Menurutnya, dengan tetap di rumah masing-masing, maka mata-rantai penyebaran virus Corona akan terputus dengan sendirinya.

“Sekali lagi, saya mengimbau pada saudara-saudaraku untuk tidak mudik, atau menunda mudiknya sampai wabah Covid-19 mereda. Kita tahu, bertemu keluarga itu satu kebahagiaan. Tapi saya yakin, saudara-saudaraku sepakat, melindungi keluarga dari kemungkinan terserang virus Corona juga merupakan kebahagiaan,” pesan Untari.

Perempuan yang juga menjabat Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini pun mengimbau aparat desa atau kelurahan untuk membentuk Tim Siaga Covid-19. Tim ini, jelas Untari, bertugas untuk mengantisipasi orang-orang yang terpaksa mudik.

“Jika terpaksa mudik, maka kita harus tanggap-siaga. Desa atau kelurahan harus punya tim tanggap-siaga. Jika memang ada yang terpaksa mudik, tim ini harus memastikan orang itu mudik melalui protokol kesehatan pemerintah. Tim ini harus memeriksa orang yang baru mudik, mengisolasinya,” beber Untari.

Perlunya tim tanggap-siaga Covid-19 di desa ini, lanjut Untari, selain menangkal penyebaran virus Corona, juga untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat.

“Tim tanggap-siaga Covid-19 di desa atau kelurahan ini juga akan memastikan rasa aman masyarakat. Jika tim sudah bergerak cepat memeriksa orang yang baru datang ke desa sesuai protokol kesehatan pemerintah, masyarakat akan merasa aman. Masyarakat tidak akan panik,” tandas Untari. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Kota Kediri Ajak Gen Z Melek Politik Lewat “Ngobrol Bareng Anak Muda”

KEDIRI – Menyadari pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan daerah, DPC PDI Perjuangan Kota Kediri ...
EKSEKUTIF

Gotong Royong Wujudkan Kota Atraktif, Mas Ipin Dorong Komunitas Jadi Motor Penggerak Ekonomi Trenggalek

TRENGGALEK – Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus mematangkan konsep pembangunan Kota Atraktif sebagai arah ...
KABAR CABANG

Jelang Lebaran, PDIP Ponorogo Salurkan Ribuan Paket Sembako dari DPD Jatim

PONOROGO – Menjelang Lebaran, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo menyalurkan ribuan paket sembako dari DPD PDI ...
KRONIK

Kanang: Pemimpin Harus Paham Manajemen Prioritas

MAGETAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Budi Sulistyono atau yang akrab disapa Kanang mengingatkan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jombang Buka Puasa Bersama Badan dan Sayap Partai, Tekankan Nilai Kemanusiaan

JOMBANG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jombang menggelar sarasehan dan buka puasa bersama badan dan sayap Partai, ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Luncurkan Layanan Call Center, DPC Ponorogo: Kita Lebih Awal Tahu Persoalan Masyarakat

PONOROGO – PDI Perjuangan meluncurkan layanan call center nasional di nomor 0811 1030 3333 yang bisa diakses ...