oleh

Puisi WS Rendra Memotivasi Calon Kepala Daerah Menangkan Pilkada

-Berita Terkini, Kronik-33 kali dibaca

pdip-jatim-rakerdasus-papua“Kesadaran adalah Matahari, Kesabaran adalah Bumi, Keberanian menjadi Cakrawala, Dan Perjuangan adalah Pelaksanaan Kata-Kata…”

PUISI karya WS Rendra yang terkenal itu menggema di acara Rakerdasus PDI Perjuangan Provinsi Papua, di Sentani, Jayapura, Jumat (16/9/2016). Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto membacakan puisi berjudul Paman Doblang itu, untuk memotivasi para calon kepala daerah di Papua, memenangkan Pilkada serentak 2017.

Menurut Hasto, rakerdasus ini jadi momentum menyatukan tekad untuk memenangkan pilkada dengan semangat gotong royong. “Dengan kemenangan pilkada di Papua akan semakin memperkuat konsolidasi Pemerintahan Jokowi. Apalagi Pak Jokowi mempunyai komitmen dengan Papua,” kata Hasto.

Di masa Presiden Jokowi, jelas Hasto, Papua menjadi ‘matahari pagi’ dalam agenda-agenda pembangunan. Seperti pembangunan beberapa infrastruktur besar, sebagai bandar dari tol laut, mulai direvitalisasinya kota-kota wilayah timur sebagai pusat putaran keuangan di Indonesia Timur, akses dipermudah antar kota.

“Papua dikembangkan infrastrukturnya dan dibangun manusianya. Membangun Papua tidak bisa hanya dari sisi modernitas tapi berlandaskan akar yang original di Papua,” jelasnya.

Hasto menyebut, PDI Perjuangan tak bisa lepas dari nama Papua. Ini karena sokongan yang kuat dan hebat dalam membentuk landasan sejarah perjuangan partai, menegakkan demokrasi dan membangun masyarakat yang terbebaskan dari tirani pemerintahan yang otoriter di masa orde baru.

“Saat Ibu Megawati merintis perjuangan Partai, berdiri tegak menuntut adanya demokrasi di negeri ini di tahun 1993, di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, para pemuda Papua ikut menjaga Ibu Mega. Mereka menjadi benteng bagi Ibu Megawati. Di masa penuh ancaman kader PDIP dari Papua melindungi Ibu Megawati,” ungkapnya.

Oleh karena itu, tak heran jika PDIP memberikan perhatian khusus ke Papua. Dia mengingatkan sejumlah calon kepala daerah yang baru saja menyelesaikan sekolah partai yang dipimpin putera asal Papua, Komarudin Watubun.

Sekolah partai yang digelar PDIP, paparnya, merupakan jawaban atas tudingan miring kepada partai politik. PDIP menyiapkan pemimpin yang mengetahui keinginan rakyat dan memberi harapan kepada rakyatnya.

Pada bagian lain Hasto mengatakan bicara Papua, adalah bicara semangat Bung Karno, semangat pembebasan Papua sebagai bagian tugas sejarah kemerdekaan Indonesia.

“Teringat pesan yang mendalam Bung Karno, tentang Papua untuk menuangkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur, masyarakat tanpa penindasan satu dengan lainnya,” kata Hasto.

“Pembebasan Irian Barat di masa Bung Karno harus kita jadikan pijakan awal melihat Papua, bahwa Pembebasan bermakna : “Membebaskan seluruh tali-tali penjajahan, dan memanusiakan manusia, membangun politik di atasnya sebagai alat kuat membentuk peradaban”. Itulah mimpi besar Bung Karno untuk Indonesia Raya, termasuk Papua di dalamnya,” ucap Hasto.

Di acara tersebut, sebelas calon kepala daerah yang diusung PDIP, terdiri atas 10 kabupaten dan 1 kota di Papua, melakukan deklarasi perjuangan untuk melaksanakan rekomendasi yang diberikan DPP PDIP untuk memenangkan pilkada serentak 2017. (goek)