Kamis
29 Oktober 2026 | 10 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Proyek Pengendalian Banjir Surabaya Ditargetkan Rampung Pertengahan November

pdip jatim 261029 ec

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan sejumlah proyek penanganan genangan, termasuk pembangunan rumah pompa, rampung pada pertengahan November 2026. Dengan progres pengerjaan sekitar 90 persen, proyek tersebut dikebut agar dapat beroperasi sebelum hujan deras pada Desember mendatang.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, percepatan pembangunan difokuskan pada sejumlah kawasan yang selama ini mengalami genangan berulang, antara lain Tanjung Sari, Simo Kalangan, Margorejo, Jemursari, Simorejo, serta kawasan depan Universitas Surabaya (Ubaya) dan AWS.

“Pembangunan kita ini selesainya di November pertengahan. Insyaallah, semoga ketika hujan nanti pada Desember, semua pembangunan selesai dan sudah beroperasional,” kata Eri, Rabu (28/10/2026).

Menurut Eri, beroperasinya rumah pompa di sejumlah titik diharapkan meningkatkan kapasitas penanganan air saat hujan deras. Namun, penyelesaian proyek masih membutuhkan pekerjaan lanjutan, terutama penyambungan pipa menuju sungai dan penyelesaian bagian bangunan infrastruktur.

“Sudah 90 persen, karena November sudah selesai. Tinggal penyambungan pipa saja yang menuju ke sungainya. Yang terpenting terkoneksi dulu,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Eri menjelaskan, penanganan genangan di Surabaya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat keparahan banjir dan kemampuan anggaran daerah. Sebelumnya, Pemkot memprioritaskan kawasan Benowo, Pakal, dan Dukuh Kupang yang mengalami genangan cukup parah.

Di Dukuh Kupang, misalnya, ketinggian banjir pernah mencapai leher warga. Berdasarkan keterangan masyarakat, persoalan banjir di kawasan tersebut bahkan telah berlangsung hampir 50 tahun.

“Waktu itu kita punya pilihan, mana dulu yang kita selesaikan? Yang kita selesaikan adalah yang di daerah Benowo, setelah itu di daerah Pakal, di daerah Dukuh Kupang yang kita selesaikan dulu, karena banjir,” jelasnya.

Setelah penanganan di kawasan tersebut dilakukan, Pemkot kini mengarahkan perhatian ke titik-titik genangan lainnya. Eri mengakui, persoalan banjir tidak hanya terjadi di jalan utama, tetapi juga di kawasan permukiman yang memiliki saluran air dengan kapasitas terbatas.

Untuk mempercepat perbaikan di lingkungan warga, Pemkot juga menerapkan pola swakelola dengan melibatkan masyarakat setempat. Langkah ini dilakukan, antara lain, untuk menangani kerusakan jalan atau lubang yang muncul setelah hujan.

Eri mencontohkan, perbaikan di salah satu lokasi dapat diselesaikan dalam sehari setelah pemerintah berkoordinasi dengan warga dan pekerjaan dilakukan bersama-sama.

“Setelah kita ketemu warga, ayo swakelola, bisa tidak dikerjakan. Akhirnya swakelola bareng-bareng sama warga, sudah selesai dalam sehari,” tuturnya.

Di sisi lain, Eri menegaskan kontraktor yang tidak menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal dapat dikenai sanksi. Pemkot akan memberikan peringatan terlebih dahulu sebelum memutus kontrak apabila tenggat waktu yang ditetapkan telah terlewati.

Pemutusan kontrak tersebut juga dapat disertai sanksi daftar hitam atau blacklist terhadap kontraktor yang bersangkutan.

“Setelah peringatan itu jangka waktunya sudah terlewati, maka satu-satunya adalah putus kontrak. Putus kontrak ini akan ada sanksi blacklist-nya dan ini yang kita lakukan di Surabaya,” tegasnya.

Pemkot Surabaya berharap penyelesaian proyek sesuai target dapat membantu mengurangi genangan saat hujan deras. Selain memastikan infrastruktur pengendali banjir siap beroperasi, pembenahan saluran di kawasan permukiman tetap diperlukan agar aliran air lebih lancar. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Proyek Pengendalian Banjir Surabaya Ditargetkan Rampung Pertengahan November

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan sejumlah proyek penanganan genangan, termasuk pembangunan ...
KRONIK

Penguatan Pendidikan Karakter Anak, Ansari Dorong Sinergi Rumah dan Sekolah

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, menekankan pentingnya peningkatan kompetensi, pembentukan ...
LEGISLATIF

Dividen BUMD Bergantung pada Bank Jatim, Fuad Benardi Soroti Kinerja Direksi

SURABAYA – Kontribusi dividen Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Timur yang masih didominasi Bank Jatim menjadi ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Targetkan Aktivasi Desa Kreatif di 157 Desa Trenggalek

TRENGGALEK – Anggota DPR RI Daerah Pemilihan VII Jawa Timur, Novita Hardini, menargetkan aktivasi desa kreatif ...
LEGISLATIF

Tekan Pengangguran, Amithya Dorong Pendataan Ketenagakerjaan Menyeluruh di Kota Malang

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong Pemerintah Kota Malang melalui Disnaker ...
KRONIK

PDIP Jatim Buka Ruang Kritik Politik Lewat Kompetisi Stand-Up Comedy

MALANG – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membuka ruang kritik politik melalui kompetisi stand-up comedy “Berani ...