Senin
19 Oktober 2026 | 8 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Prediksi Jokowi, Indonesia Bakal Berhasil Produksi Vaksin Covid-19 Awal 2021

pdip-jatim-jokowi-140720

JAKARTA – Presiden Joko Widodo memprediksi Indonesia bakal berhasil memproduksi vaksin Covid-19, pada awal tahun depan. Saat ini, proses pengujian bekerja sama dengan sejumlah perusahaan farmasi luar negeri.

“Perkiraan kita akan masuk produksi kira-kira antara Januari-April tahun depan,” kata Jokowi, saat bincang-bincang dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (13/7/2020).

Saat ini, diketahui sejumlah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Bio Farma dan Kalbe Farma, telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan farmasi luar. Bio Farma bekerja sama dengan Sinovac Biotech Ltd, perusahaan bioteknologi dari Tiongkok dalam memproduksi vaksin virus ini.

“Uji klinis udah sampai 3 kalau gak salah, tapi perlu 6 bulan untuk uji terakhir. Jadi kira-kira diproduksi Januari sampai April,” ujarnya.

Jika telah hadir di Indonesia, Jokowi mengatakan vaksin ini akan diprioritaskan di awal bagi tenaga kesehatan dan kelompok rentan. Ia menyebut dari perhitungan pemerintah, kebutuhan vaksin mencapai 347 juta.

“Karena satu orang bisa tidak hanya sekali, karena orang yang sudah divaksin bisa mental lagi. Jadi harus divaksin lagi,” kata Jokowi.

Untuk tahun depan saja, Jokowi mengatakan pemerintah baru menargetkan produksi vaksin sebanyak 170 juta vaksin Covid-19.

Sebelumnya diberitakan PT Bio Farma pada Juli 2020 mulai melakukan uji klinis ketiga vaksin Covid-19 bekerjasama dengan Sinovac Biotech. Sedangkan PT Kalbe Farma Tbk bekerja sama dengan perusahaan asal Korea Selatan, Genexine Inc.

Bio Farma diketahui sudah berpengalaman dengan vaksin polio. “Kita siapkan biofarma, dia pernah pengalaman polio. Kuncinya adalah vaksin dan mengerem agar Covid-19 tidak naik secara drastis,” kata Jokowi.

Sebelum vaksin ditemukan, Presiden Jokowi menekankan untuk melakukan tes massif, “tracing” agresif dan “treatment” yang dilakukan dengan baik.

“Saat vaksinasi sudah dilakukan, baru bisa turun. Kalau sekarang adalah mencegah agar (kasus positif) kita tidak naik, yang sembuh makin banyak, yang ‘positive ratenya’, apalagi tes masif, ‘tracing’ agresif, ‘treatment’ yang dikerjakan manajemen yang baik, beberapa daerah belum melakukan ini kita ingatkan,” ungkapnya.

Sinovac menyatakan vaksin Covid-19 aman dan mampu memicu respons kekebalan dan menunjukkan adanya potensi mempertahankan diri melawan infeksi virus corona baru. Vaksin buatan Sinovac diberi nama CoronaVac. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...
HEADLINE

Gunung Arjuno Terbakar; PDI Perjuangan Kerahkan Ratusan Relawan, Bantu Air Bersih untuk Warga Terdampak

KABUPATEN PASURUAN – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur melalui gerakan PDI Perjuangan Peduli menyiapkan sekitar 20 ...
KRONIK

Sonny Jadi DJ Senam Tempo Disko Kaliboyo, Warga Antusias Tebus Sembako Murah

BANYUWANGI – Suasana Minggu pagi di Kaliboyo, Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, berlangsung meriah. Warga ...
KRONIK

DPRD Kabupaten Sumenep Peringati Hari Parlemen 2026 dengan Jalan Sehat Politik

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar Jalan Sehat Politik dalam rangka Hari Parlemen 2026 di area Taman Bunga ...
KRONIK

Maskina, Seragam Partai, dan Bantuan Modal dari Said Abdullah

SUMENEP – Maskina, kader PDI Perjuangan asal Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, menerima ...