Jumat
28 Agustus 2026 | 8 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pramono: Kasus Kemah Pemuda Urusan Hukum, Tak Ada Kaitan dengan Politik

pdip-jatim-Seskab-Pramono

JAKARTA – Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, Presiden Joko Widodo tak ada kaitan sama sekali dengan pengusutan kasus dugaan penyimpangan dana kemah Pemuda Islam Indonesia 2017.

Dalam kasus ini, polisi memeriksa Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak yang juga jubir BPN Prabowo-Sandi.

“Tidak ada kaitannya sama sekali. Bapak Presiden tahu juga enggak, untuk urusan itu,” tandas Pramono di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat, kemarin.

Penegasan itu dia sampaikan menanggapi pernyataan Dahnil yang merasa dikriminalisasi dalam kasus dugaan penyimpangan dana kegiatan tersebut. Menurut Pramono, proses hukum yang sedang berlangsung tidak berhubungan dengan pilihan politik Dahnil.

“Itu kan urusan penegakan hukum biasa. Yang namanya penegakan hukum biasa, tidak berkaitan dengan pilihan politik. Jadi tidak ada urusan kriminalisasi sama sekali,” katanya.

Dia pun membenarkan kehadiran Presiden Jokowi di kegiatan kemah Pemuda Islam Indonesia 2017. Bahkan, Pramono turut mendampingi Jokowi saat menghadiri acara itu.

Namun, ia membantah adanya keterlibatan Jokowi dalam hal anggaran kegiatan tersebut. Saat ini, polisi sedang menyelidiki kegiatan tersebut terkait dugaan tindak pidana korupsi.

“Intinya acara kemah tersebut memang dihadiri presiden, tetapi tentunya presiden tidak mengetahui masalah yang berkaitan dengan urusan keuangan sama sekali,” ujar dia.

Menurutnya, dana acara tersebut berasal dari pemerintah, melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga. Namun, Pramono mengatakan anggaran tersebut tetap harus dipertanggungjawabkan oleh pihak terkait.

Begitu pula jika kegiatan tersebut terseret kasus hukum seperti sekarang, juga perlu dipertanggungjawabkan.

“Walaupun anggaran itu dialokasikan oleh Kemenpora, bagi siapa pun tentunya harus bertanggungjawab untuk menyampaikan laporan anggaran sesuai dengan apa yang dilakukan,” jelasnya.

“Kalau kemudian sekarang ini ada persoalan hukum ya siapa pun harus mempertangungjawabkan,” sambung mantan Sekjen PDI Perjuangan ini.

Sebelumnya, polisi menemukan indikasi tindak pidana korupsi yang dilaporkan pihak-pihak yang mengetahui pelaksanaan kegiatan tersebut. Kasus itu menyeret Dahnil Anzar Simanjuntak lantaran ia merupakan salah satu pihak yang menandatangani laporan pertanggungjawaban (LPJ) kegiatan itu dari pihak PP Pemuda Muhammadiyah.

LPJ itu senilai Rp 2,7 miliar. Polisi telah memeriksa Dahnil Anzar sebagai saksi. Dalam pemeriksaan, Dahnil mengaku telah mengembalikan dana Rp 2 miliar kepada Kemenpora. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Usulkan Insentif Guru PAUD Naik, Dibahas dalam APBD 2027

MALANG – DPRD Kota Malang mendorong peningkatan alokasi tunjangan insentif bagi para pendidik Pendidikan Anak Usia ...
LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Perubahan Kota Madiun, Bansos Turun hingga BTT Melonjak

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah perubahan komposisi anggaran dalam Raperda ...
KRONIK

Soroti Anggaran Pemeliharaan Aplikasi Rp310 Juta, Alfan PDIP Jember: Belum Sebanding Kualitas Layanan

JEMBER – Anggaran pemeliharaan aset tidak berwujud dan aplikasi layanan masyarakat sebesar Rp310,3 juta di Dinas ...