Rabu
01 Juli 2026 | 7 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PPKM Level III Dibatalkan, Santoso Tetap Lakukan Pengetatan Saat Nataru

pdip-jatim-210824-santoso-1

BLITAR – Pemkot Blitar bakal tetap memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19, meski pemerintah pusat membatalkan penerapan PPKM Level III di semua wilayah saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pengetatan bakal dilakukan seperti di area wisata. Pengunjung akan dibatasi maksimal 75 persen, memanfaatkan barcode aplikasi PeduliLindungi, dan lain-lain.

Warga luar kota yang hendak masuk Kota Blitar juga wajib menunjukkan hasil swab negatif Covid-19. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi munculnya varian baru Covid-19 di Bumi Bunga Karno.

“Bagi saya dengan pembatalan itu tidak masalah, kami di daerah juga sudah menerapkan berbagai persiapan. Nah sekarang bagaimana kita menjaga prokes, seperti pemakaian masker hingga PeduliLindungi tetap optimal,” tegas Wali Kota Blitar Santoso, Kamis (9/12/2021).

Saat menghadiri Jagongan Penguatan Kewaspadaan Dini di Balai Kelurahan Bendo-Kecamatan Kepanjenkidul, Rabu (8/12/2021), Santoso pun sudah minta pengelola wisata dan hotel agar meningkatkan penerapan prokes Covid-19.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menyampaikan beberapa hal. Di antaranya soal antisipasi lonjakan kasus dan varian baru Covid-19 menjelang akhir tahun.

Oleh karenanya dia minta warga Kota Blitar meningkatkan prokes Covid-19, terutama bagi pengelola tempat wisata dan perhotelan. Sebab menjelang akhir tahun, biasanya jumlah wisatawan dari luar kota atau luar negeri meningkat. 
   
“Semua hotel ini harus siap menyesuaikan peraturan yang sudah ditetapkan pemerintah. PeduliLindungi harus diterapkan dengan baik,” jelas kader PDI Perjuangan ini.

Diberitakan, pemerintah pusat membatalkan rencana penerapan PPKM Level 3 di semua daerah selama liburan Nataru. Pembatalan ini, mempertimbangkan cakupan vaksinasi wilayah Jawa-Bali sudah mencapai 76% untuk dosis I, dan 56% untuk dosis II. 

Selama libur Nataru, pemerintah pusat mengimbau agar tidak melakukan perayaan dan tetap di rumah saja. Sedangkam untuk menjaga kondusifitas, pemerintah daerah bisa menerapkan PPKM sesuai dengan level masing-masing. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pastikan Perlindungan Pekerja Rentan, Bupati Bangkalan Perluas Cakupan BPJS Ketenagakerjaan

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menaruh perhatian serius terhadap keselamatan kerja masyarakat, ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Kota Malang Minta Pemkot Hitung Matang Rencana Mobil Dinas Listrik, Jangan Bebani APBD

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani meminta Pemkot Malang mengkaji matang rencana mobil dinas listrik agar ...
LEGISLATIF

Erma Susanti Dorong Program Asuransi Nelayan Diperluas, Perlindungan Pekerja Laut Harus Diperkuat

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Erma Susanti mendorong perluasan program asuransi nelayan sebagai ...
KABAR CABANG

DPC Tuban Gelar Diskusi Ideologi: Menguji Relevansi Marhaenisme di Era Ojek Online

TUBAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menggelar diskusi ideologi dalam rangka ...
LEGISLATIF

Hari Bhayangkara, Puan Minta Polri Utamakan Pelayanan yang Profesional dan Berkeadilan

Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan keberhasilan Polri harus diukur dari sejauh mana masyarakat merasakan ...
KRONIK

Di Taman Eden, Gen Z Surabaya Terpukau dengan Narasi Nasionalisme Bung Karno

SURABAYA – Taruna Merah Putih (TMP) Dukuh Pakis Surabaya menggelar diskusi publik bertajuk “Warisi Apinya Bukan ...