Rabu
30 September 2026 | 6 : 22

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PPKM Level III Dibatalkan, Santoso Tetap Lakukan Pengetatan Saat Nataru

pdip-jatim-210824-santoso-1

BLITAR – Pemkot Blitar bakal tetap memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19, meski pemerintah pusat membatalkan penerapan PPKM Level III di semua wilayah saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pengetatan bakal dilakukan seperti di area wisata. Pengunjung akan dibatasi maksimal 75 persen, memanfaatkan barcode aplikasi PeduliLindungi, dan lain-lain.

Warga luar kota yang hendak masuk Kota Blitar juga wajib menunjukkan hasil swab negatif Covid-19. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi munculnya varian baru Covid-19 di Bumi Bunga Karno.

“Bagi saya dengan pembatalan itu tidak masalah, kami di daerah juga sudah menerapkan berbagai persiapan. Nah sekarang bagaimana kita menjaga prokes, seperti pemakaian masker hingga PeduliLindungi tetap optimal,” tegas Wali Kota Blitar Santoso, Kamis (9/12/2021).

Saat menghadiri Jagongan Penguatan Kewaspadaan Dini di Balai Kelurahan Bendo-Kecamatan Kepanjenkidul, Rabu (8/12/2021), Santoso pun sudah minta pengelola wisata dan hotel agar meningkatkan penerapan prokes Covid-19.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menyampaikan beberapa hal. Di antaranya soal antisipasi lonjakan kasus dan varian baru Covid-19 menjelang akhir tahun.

Oleh karenanya dia minta warga Kota Blitar meningkatkan prokes Covid-19, terutama bagi pengelola tempat wisata dan perhotelan. Sebab menjelang akhir tahun, biasanya jumlah wisatawan dari luar kota atau luar negeri meningkat. 
   
“Semua hotel ini harus siap menyesuaikan peraturan yang sudah ditetapkan pemerintah. PeduliLindungi harus diterapkan dengan baik,” jelas kader PDI Perjuangan ini.

Diberitakan, pemerintah pusat membatalkan rencana penerapan PPKM Level 3 di semua daerah selama liburan Nataru. Pembatalan ini, mempertimbangkan cakupan vaksinasi wilayah Jawa-Bali sudah mencapai 76% untuk dosis I, dan 56% untuk dosis II. 

Selama libur Nataru, pemerintah pusat mengimbau agar tidak melakukan perayaan dan tetap di rumah saja. Sedangkam untuk menjaga kondusifitas, pemerintah daerah bisa menerapkan PPKM sesuai dengan level masing-masing. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Asmadi Minta Pengawasan Stunting di Kota Batu Diperkuat, Jangan Berhenti Seremonial

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu Asmadi meminta pengawasan penanganan stunting diperkuat agar intervensi tidak ...
LEGISLATIF

Eddy Paripurna Dorong Penambahan Sapi Perah Berkualitas untuk Perkuat Produksi Susu Lokal

SURABAYA – Penguatan produksi susu nasional dinilai harus dimulai dari hulu dengan menambah populasi sapi perah ...
LEGISLATIF

PGRI Blitar Soroti Periodisasi Kepala Sekolah, Guntur Wahono Siap Kawal Aspirasi Guru

BLITAR – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Blitar menyoroti penerapan regulasi periodisasi kepala ...
LEGISLATIF

RAPBD Surabaya 2027 Alokasikan Rp6,22 T untuk Infrastruktur, Eri Irawan: Jadi Stimulus Ekonomi

SURABAYA – Alokasi belanja infrastruktur pelayanan publik dalam Rancangan APBD (RAPBD) Surabaya 2027 mencapai ...
EKSEKUTIF

Cegah Anak Mengamen, Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan Menjahit dan Usaha Gorengan

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak hanya menghentikan aktivitas seorang anak yang diduga diajak ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Banyuwangi Salurkan Ribuan Paket Bansos untuk Jukir, Kuli, hingga Asongan

BANYUWANGI – Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Ana Aniati, mengatakan PDI Perjuangan menyalurkan ribuan paket ...