Selasa
06 Januari 2026 | 6 : 36

Politisi PDI Perjuangan Sebut Dewas Akan Jadi Lokomotif KPK

pdip-Jatim-Maruarar-Sirait

JAKARTA – Politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait menyebut lima sosok yang dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai anggota Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi bantahan atas tudingan bahwa mereka bisa dikendalikan untuk mengontrol KPK.

“Banyak yang bilang, Jokowi bisa saja memilih orang-orang yang tidak kredibel, tidak kompeten, tidak dipercaya rakyat, orang-orang yang dalam konteks ini orangnya Jokowi yang bisa dikendalikan Jokowi untuk mengendalikan, mengontrol KPK,” ujar Maruarar usai acara Cross Check bertajuk Jokowi Langgengkan Politik Dinasti di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (22/12/2019).

Namun, kata dia, sosok yang terpilih mulai dari Hakim Agung Artidjo Alkotsar, Hakim Albertina Ho, mantan Pimpinan KPK Tumpak Hatarongan Panggabean, mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Harjono hingga Peneliti Politik LIPI Syamsuddin Haris bisa menepis anggapan itu.

“Tapi dia pilih siapa? Pada saat ia diberikan kewenangan, Jokowi memilih Artidjo. Siapa koruptor yang berani beracara dengan Artidjo di MA? Siapa yang pernah dapat pengurangan (hukuman), berani dia (Jokowi) pilih orang yang tidak bisa diintervensi termasuk Jokowi,” kata dia.

Jokowi, lanjut Ara, sapaan akrabnya, menggunakan kewenangannya sesuai Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK untuk memilih siapa yang menjadi dewan pengawas.

“Dia justru memilih orang yang kredibel, reputasi tidak bisa dibantah siapapun dan punya independesi tinggi dan bahkan tidak bisa diinterpensi oleh Jokowi sama sekali,” ujarnya.

Ara pun yakin ke depan KPK akan menjadi lokomotif untuk pemberantasan korupsi yang pencegahannya pun dapat ditingkatkan. Termasuk juga hubungan KPK dengan kepolisian dan kejaksaan kembali harmonis dengan nama-nama dewan pengawas tersebut.

Hal senada juga disampaikan Tenaga Ahli Utama Kepresidenan Ali Mochtar Ngabalin. Menurut dia, pemilihan dewan pengawas tersebut telah memberikan jawaban kepada publik.

Dia pun optimistis dengan kinerja para dewan pengawas KPK yang terpilih itu karena memiliki kompetensi, pengalaman, dan jejak rekam yang bersih.

“Kalau ada yang menilai belum sempurna, kehadiran beliau berlima itu bisa memberikan jawaban atas keraguan yang selama ini diperbincangkan publik,” kata dia.

Adapun kelima orang Dewan Pengawas KPK resmi dilantik oleh Presiden Jokowi pada Jumat (20/12/2019) ini. Pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan presiden nomor 140/p Tahun 2019 tentang pengangkatan keanggotaan Dewan Pengawas KPK Masa Jabatan 2019-2023. (kompas)

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Kabupaten Blitar Ikuti Rakor Persiapan HUT ke-53 PDI Perjuangan dan Rakernas I 2026

BLITAR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Blitar mengikuti rapat koordinasi secara daring ...
KRONIK

Bupati Ipuk Terharu Kisah Abdurrahman PPPK, Tunaikan Nazar Lari 52 Km

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengaku terharu pada Abdurrahman, seorang tukang kebun dan ...
EKSEKUTIF

Lanjutkan Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati, Pemkab Kediri Anggarkan Rp 58,5 M

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyebut, pada tahun 2026 ini pemerintah daerah mengalokasikan ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Lantik 55 Kepala Sekolah, Ajak Ciptakan Sekolah Ramah Anak

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengambil sumpah dan melantik 55 kepala sekolah serta 21 pejabat ...
UMKM

Supratman Apresiasi Kesuksesan Koperasi Wanita di Pasrujambe

LUMAJANG – Supratman, anggota DPRD Kabupaten Lumajang menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Wanita ...
KABAR CABANG

Ciptakan Pemilu 2029 Berkualitas, PDI Perjuangan Kota Batu Rakor dengan KPU dan Bawaslu

BATU – DPC PDI Perjuangan Kota Batu mengundang jajaran penyelenggara pemilu, yakni KPU dan Bawaslu setempat di sela ...