Jumat
25 September 2026 | 10 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Politik Genderuwo Membuat Masa Depan Suram

pdip-jatim-hasto-konsolidasi-jatim1

SURABAYA – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto menilai wajar kebijakan Partai Demokrat yang membebaskan kadernya untuk memilih pasangan calon di Pilpres 2019.

“Itu sebuah sikap wajar, karena melihat bagaimana kepemimpinan Pak Jokowi yang merangkul dan menghargai rakyat. Sehingga logis jika semakin banyak yang terpikat, termasuk kader Demokrat,” kata Hasto di sela konsolidasi dengan Tim Kampanye Daerah (TKD) se-Jatim, di markas TKD Jatim, Jalan Basuki Rahmat Surabaya, Jumat (16/11/2018).

Anggapan jika ikut mengampanyekan Prabowo, maka yang terangkat adalah Gerindra. Sedangkan kini Demokrat juga sedang berjuang untuk bisa lolos parliamentary threshold (PT).

“Tadi ada bahasa dari kawan-kawan, istilahnya di sana madesu-masa depan suram. Karena di survei juga terlihat, ketika Gerindra naik, Demokrat melorot. Maka sikap Demokrat wajar, mungkin merasa masa depan suram di kubu Pak Prabowo dan Pak Sandiaga,” jelas Hasto.

Dia mengatakan, ada pula kemungkinan anggota koalisi Prabowo-Sandi kurang nyaman dengan narasi-narasi politik yang membangun pesimisme rakyat. Jika ikut mendukung narasi kampanye yang banyak menimbulkan blunder, partai koalisi takut bakal terkena dampak penurunan elektabilitas.

“Kampanye baru berjalan, mereka sudah tiga kali minta maaf. Kasus hoax Ratna Sarumpaet ketika bangsa kita sedang berduka karena bencana Sulteng, menghina rakyat sendiri dengan kasus wajah Boyolali, lalu tak ada etika ketika berziarah ke makam tokoh besar Nadhlatul Ulama (NU),” ujarnya.

“Itulah ciri kepemimpinan yang grusa-grusu, penuh pencitraan sehingga ketika ciri aslinya muncul, malah blunder,” tambah Sekjen PDI Perjuangan ini.

Dia menambahkan, narasi-narasi poltik yang tidak elok itu adalah politik genderuwo, yang menakut-nakuti rakyat. “Narasi politik yang tak elok itulah, politik genderuwo, yang membuat masa depan suram,” jelas Hasto.

Menurutnya, kegemaran menebar kebencian dan kebohongan seolah telah menjadi ciri khas kubu kompetitor. “Pada 2014, tabloid Obor Rakyat yang memfitnah Jokowi juga disebarkan kubu yang sama dengan yang sekarang giat menggencarkan hoax,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TKD Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin menambahkan, berbeda dengan kubu lawan, narasi politik yang dibangun Jokowi adalah dengan merangkul dan membangun optimisme rakyat.

“Kita tekankan bahwa ini bukan perjuangan untuk orang per orang. Bukan untuk Pak Jokowi. Tapi untuk masa depan Indonesia Raya,” katanya.

“Maka kita semua merangkul, membangun optimisme untuk giat membangun bangsa, bukan menakut-nakuti rakyat,” tegas mantan Kapolda Jatim ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

PEMILU

PDI Perjuangan Usulkan Parliamentary Threshold 6 Persen untuk RUU Pemilu

JAKARTA – PDI Perjuangan akan membawa usulan parliamentary threshold (PT) sebesar 6 persen sebagai sikap resmi ...
SEMENTARA ITU...

MMA Trenggalek Borong 10 Medali di Kejurprov Jatim, Jadi Modal Tatap Popda dan Porprov 2027

TRENGGALEK – Cabang olahraga (cabor) mixed martial arts (MMA) Trenggalek yang tergolong masih muda langsung ...
KABAR CABANG

Konsolidasi di Kecamatan Rembang, Kader Banteng Ditegaskan Harus Turun ke Akar Rumput

KABUPATEN ​PASURUAN — Jajaran pengurus dan kader PDI Perjuangan di Kabupaten Pasuruan diminta untuk tidak hanya ...
KRONIK

Tanam Bibit Kelapa di Bancaran, Bupati Lukman Optimis Ciptakan Sumber Ekonomi Baru

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama kelompok tani Kampung Kencat, Kelurahan Bancaran, melaksanakan ...
HEADLINE

Said Abdullah Optimistis Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Dimulai 2028

JAKARTA – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah optimistis program pendidikan negeri gratis mulai ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Seragamkan Motif, Warna, dan Kualitas Batik untuk SD-SMP Negeri

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal menyeragamkan motif, warna, hingga kualitas seragam batik untuk ...