Sabtu
18 Juli 2026 | 3 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PKP Pratama Ditutup, Kader Banteng di Legislatif Harus Miliki 4 Hal Ini

pdip-jatim-240728-pkp-pratama-ditutup-daniel

BATU – Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Daniel Rohi mengingatkan pentingnya kaderisasi dan peran kader dalam membentuk citra partai.

Dia juga menjelaskan, bahwa kaderisasi berperan penting untuk memastikan kader partai benar-benar siap mengabdi dengan penuh integritas.

Hal itu dia sampaikan dalam penutupan Pendidikan Kader Partai (PKP) Pratama yang dimulai sejak 26 Juli 2024 di Sekolah Partai Jawa Timur, Wisma Perjuangan, Kota Batu.

PKP Pratama tersebut diikuti calon anggota dewan tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi yang terpilih pada Pemilu 2024 dan belum pernah mengikuti kaderisasi partai.

Baca juga: Agar Berjiwa Soekarnois, PDI Perjuangan Jatim Matangkan Ideologi Caleg DPRD Terpilih

“Jawa Timur sangat peduli dan konsisten menjalankan kaderisasi. Dengan mengikuti Pendidikan Kader Partai (PKP) Pratama ini, seluruh peserta resmi menjadi kader partai,” jelas Daniel Rohi.

Untuk itu, pria yang juga anggota DPRD Jawa Timur tersebut menekankan pentingnya kebanggaan menjadi kader partai.

“Kader diibaratkan sebagai bingkai partai. Baik buruk kita ditentukan oleh kader. Oleh sebab itu, sebagai pembawa image partai di masyarakat dan di DPRD Jawa Timur, jangan pernah lupa kita ini sekarang menjadi petugas partai, sehingga berbanggalah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Daniel Rohi menyatakan bahwa PDI Perjuangan adalah jalan untuk mengabdi pada masyarakat. Oleh karenanya, kader partai harus menjadi petugas partai yang berkualitas.

Terkait itu, dia membeber panduan tentang empat kualitas utama yang harus dimiliki seorang kader PDI Perjuangan, khususnya yang bertugas di lembaga legislatif.

Pertama, kader harus cerdas berkomunikasi dan aktif berpartisipasi dalam segala ruang.

Kedua, kader harus disiplin dalam waktu dan berbicara.

Ketiga, kader harus kolaboratif dan mampu bekerja sama dengan banyak golongan.

“Terakhir, kader harus memiliki integritas yang tinggi dan tidak melanggar aturan negara maupun masyarakat,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Badiklat PDI Perjuangan Jawa Timur, Bambang Juwono, juga mnekankan tentang pentingnya pendidikan kader.

“Yang kita jalankan sesuai dengan kurikulum yang sudah ditetapkan oleh DPP Partai. Ini adalah pendidikan kader, maka di dalamnya ada pendidikan atitude. Itu adalah yang penting,” terangnya.

Bambang Juwono yang juga Anggota DPRD Jawa Timur tersebut menyampaikan, ke depan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bakal menggelar pelatihan lanjutan, yakni kaderisasi tingkat madya.

“Kami akan menggelar pendidikan lanjutan bagi pertugas partai kami agar semakin siap menjadi wakil rakyat yang berintegritas,” pungkas Bambang Juwono. (yol/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

255 Keris Dipamerkan pada Hari Jadi ke-668 Ngawi

NGAWI – Sebanyak 255 bilah keris dari berbagai penjuru Kabupaten Ngawi dipamerkan dalam Pagelaran Tosan Aji yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Siapkan Tenaga Kerja Kompeten, Program Magang Jepang Jadi Andalan

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau pelatihan kerja berbasis kompetensi di BLK Bogo sebagai upaya ...
LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Soroti Nasib Peternak Rakyat yang Terjepit Gurita Integrator Besar

TUBAN — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Trenggalek: Jangan Sampai Pajak Membebani Rakyat

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi menegaskan kebijakan pajak daerah tidak boleh membebani masyarakat. DPRD ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ajak Warga Kawal Penyusunan APBD Cegah Program di Luar Perencanaan

Anggota DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo mengajak masyarakat mengawal penyusunan APBD agar setiap program daerah ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Sumenep Serahkan Bantuan untuk Pembangunan Madrasah Diniyah

SUMENEP – DPC PDI Perjuangan Sumenep memberikan dukungan terhadap penguatan peran madrasah diniyah sebagai lembaga ...