Kamis
16 April 2026 | 1 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pindah Tugas ke Daerah Lain, Kru Mobil Lab PCR BNPB Pamit Risma

pdip-jatim-risma-bnpb-pamit1

SURABAYA – Mobil laboratorium PCR milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang selama beberapa pekan terakhir digunakan untuk melakukan tes swab di Surabaya, meninggalkan Kota Pahlawan.

Dua unit mobil laboratorium tersebut harus melanjutkan tugasnya berkeliling ke daerah lain di Indonesia, untuk melakukan tes Covid-19.

Sebelum meninggalkan Surabaya, Rabu (17/6/2020), para petugas mobil laboratorium PCR itu menemui Wali Kota Tri Rismaharini yang sedang berada di Dapur Umum Balai Kota Surabaya untuk berpamitan.

Risma mengucapkan terima kasih kepada para petugas tersebut karena sudah membantu warga Kota Surabaya dalam menangani Covid-19.

“Terima kasih mas-mas dan mbak-mbak, sudah melayani masyarakat Surabaya selama beberapa minggu ini. Matur nuwun,” ucap Risma.

Wali kota yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini juga menyampaikan permohonan maaf jika selama berada di Surabaya terdapat hal yang kurang berkenan.

Dia kemudian memberikan beragam kenang-kenangan cenderamata kepada mereka, mulai dari patung lampu hias ikon Surabaya hingga kain batik buatan UMKM Dolly.

“Kalian kalau pernah dengar Dolly (eks lokalisasi), ya ini hasil karyanya sekarang,” ujar Risma.

Sementara, Kapten Mobil laboratorium PCR BNPB, Sandi Andika mengatakan, selama berada di Surabaya ini bakal menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.  Apalagi, masyarakat di Kota Pahlawan orangnya ramah-ramah.

“Orangnya ramah dan menyenangkan. Banyak cerita lucu dan menarik di sini,” ungkap Sandi.

Dia menyebutkan, mobil laboratorium PCR dari BNPB ini fokus pada tes swab untuk masyarakat. Sejak awal dioperasikan hingga Selasa (16/6/2020), mobil ini telah melakukan pemeriksaan swab sekitar 5.000 orang di Surabaya.

“Untuk kategori usianya beragam. Ada yang anak kecil sampai usia lanjut,” ujar dia.

Sandi menyebut, warga Kota Pahlawan cukup antusias dalam mengikuti tes swab di sejumlah titik, di antaranya di Gelora Pancasila dan Hotel Asrama Haji.

“Antusias warga Surabaya cukup tinggi angkanya. Hanya ada satu dua orang yang akhirnya tidak jadi swab setelah registrasi,” sebutnya.

Sandi mengatakan, dalam satu mobil laboratorium PCR itu terdapat enam orang yang mengendalikan.

Enam orang tersebut masing-masing punya tugas dan fungsi masing-masing. Mereka terdiri dari kapten, asisten kapten, swaber, ekstracen, analis dan petugas maintenance.  (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...