Sabtu
18 Juli 2026 | 5 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pindah Tugas ke Daerah Lain, Kru Mobil Lab PCR BNPB Pamit Risma

pdip-jatim-risma-bnpb-pamit1

SURABAYA – Mobil laboratorium PCR milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang selama beberapa pekan terakhir digunakan untuk melakukan tes swab di Surabaya, meninggalkan Kota Pahlawan.

Dua unit mobil laboratorium tersebut harus melanjutkan tugasnya berkeliling ke daerah lain di Indonesia, untuk melakukan tes Covid-19.

Sebelum meninggalkan Surabaya, Rabu (17/6/2020), para petugas mobil laboratorium PCR itu menemui Wali Kota Tri Rismaharini yang sedang berada di Dapur Umum Balai Kota Surabaya untuk berpamitan.

Risma mengucapkan terima kasih kepada para petugas tersebut karena sudah membantu warga Kota Surabaya dalam menangani Covid-19.

“Terima kasih mas-mas dan mbak-mbak, sudah melayani masyarakat Surabaya selama beberapa minggu ini. Matur nuwun,” ucap Risma.

Wali kota yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini juga menyampaikan permohonan maaf jika selama berada di Surabaya terdapat hal yang kurang berkenan.

Dia kemudian memberikan beragam kenang-kenangan cenderamata kepada mereka, mulai dari patung lampu hias ikon Surabaya hingga kain batik buatan UMKM Dolly.

“Kalian kalau pernah dengar Dolly (eks lokalisasi), ya ini hasil karyanya sekarang,” ujar Risma.

Sementara, Kapten Mobil laboratorium PCR BNPB, Sandi Andika mengatakan, selama berada di Surabaya ini bakal menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.  Apalagi, masyarakat di Kota Pahlawan orangnya ramah-ramah.

“Orangnya ramah dan menyenangkan. Banyak cerita lucu dan menarik di sini,” ungkap Sandi.

Dia menyebutkan, mobil laboratorium PCR dari BNPB ini fokus pada tes swab untuk masyarakat. Sejak awal dioperasikan hingga Selasa (16/6/2020), mobil ini telah melakukan pemeriksaan swab sekitar 5.000 orang di Surabaya.

“Untuk kategori usianya beragam. Ada yang anak kecil sampai usia lanjut,” ujar dia.

Sandi menyebut, warga Kota Pahlawan cukup antusias dalam mengikuti tes swab di sejumlah titik, di antaranya di Gelora Pancasila dan Hotel Asrama Haji.

“Antusias warga Surabaya cukup tinggi angkanya. Hanya ada satu dua orang yang akhirnya tidak jadi swab setelah registrasi,” sebutnya.

Sandi mengatakan, dalam satu mobil laboratorium PCR itu terdapat enam orang yang mengendalikan.

Enam orang tersebut masing-masing punya tugas dan fungsi masing-masing. Mereka terdiri dari kapten, asisten kapten, swaber, ekstracen, analis dan petugas maintenance.  (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sekarkijang Creative Fest, Wadah UMKM Banyuwangi Naik Kelas

BANYUWANGI – Sekarkijang Creative Fest (SCF) 2026 menjadi salah satu rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang ...
SEMENTARA ITU...

255 Keris Dipamerkan pada Hari Jadi ke-668 Ngawi

NGAWI – Sebanyak 255 bilah keris dari berbagai penjuru Kabupaten Ngawi dipamerkan dalam Pagelaran Tosan Aji yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Siapkan Tenaga Kerja Kompeten, Program Magang Jepang Jadi Andalan

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau pelatihan kerja berbasis kompetensi di BLK Bogo sebagai upaya ...
LEGISLATIF

Anggota DPRD Jatim Soroti Nasib Peternak Rakyat yang Terjepit Gurita Integrator Besar

TUBAN — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Ony Setiawan, ...
LEGISLATIF

Ketua DPRD Trenggalek: Jangan Sampai Pajak Membebani Rakyat

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi menegaskan kebijakan pajak daerah tidak boleh membebani masyarakat. DPRD ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ajak Warga Kawal Penyusunan APBD Cegah Program di Luar Perencanaan

Anggota DPRD Jember Edi Cahyo Purnomo mengajak masyarakat mengawal penyusunan APBD agar setiap program daerah ...