Selasa
11 Agustus 2026 | 8 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pimpin Organda, Banteng Probolinggo Ini Perjuangkan Marhaen di Tengah Pandemi

pdip-jatim-tommy-w-200321-1

PROBOLINGGO – Menjadi kader PDI Perjuangan bagi Tommy Wahyu Prakoso merupakan kebanggaan tersendiri. Terlebih lagi, Wakabid Keagamaan, Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan & Anak di DPC Kota Probolinggo ini, sukses menjadi Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda). 

Tommy sapaan akrabnya, merupakan kader banteng yang tinggal di Kelurahan Jati, Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo. Ia menjadi Ketua Organda Probolinggo selama 2 periode, yakni tahun 2014-2019 dan 2019-2024. 

“Menjadi kader PDI Perjuangan, membuat saya lebih mantap bagaimana memperjuangkan kaum marhaen, wong cilik sebagaimana roh perjuangan partai. Melalui PDI Perjuangan inilah, saya lebih semangat berbuat yang terbaik,” ucap Tommy, Sabtu (20/3/2021).

Sebagai Ketua Organda, ia membuktikan bagaimana memperjuangkan kaum marhaen terutama di tengah pandemi Covid-19. Melalui Organda, ia mengusulkan para sopir kendaraan angkutan umum untuk mendapatkan bansos dan kemudian berhasil 1.101 anggotanya, menerima bansos Covid-19. 

“Perlu dicatat, Organda di Probolinggo baik kota maupun kabupaten penyerapan anggarannya sampai 97 persen, Sedangkan kota lain, masih banyak yang sampai 50-60 persen,” tambah dia.

Bahkan, pada vaksinasi Covid-19 pihaknya sudah mengusulkan pada pihak terkait agar semua anggotanya dilakukan vaksinasi. Hanya saja, pada gelombang pertama ini, masih 100 anggota yang baru divaksin. 

“Kami berharap pada Pemerintah Daerah maupun Pusat, ada perhatian khusus pada sopir angkutan umum. Yakni, fasilitasi yang lebih modern, sehingga tidak kalah saing dengan kendaraan umum berbasis teknologi,”ujar Tommy, yang juga Koordinator Akas Grup ini. 

Ia membandingkan, bagaimana suksesnya Pemkot Bekasi melakukan terobosan teknologi transportasi angkutan umum. Dimana naik kendaraan umum via online tidak hanya dimiliki taksi dan ojek, tapi juga angkutan umum. 

“Organda mendorong agar angkutan umum di kota maupun kabupaten Probolinggo memanfaatkan teknologi sebagai bentuk inovasi moda transportasi. Ini sebagai bentuk, agar mereka bisa lebih hidup dan punya daya saing lebih tinggi,” harapnya. 

Pihaknya siap, jika hal tersebut direalisasikan armada anggotanya siap menyesuaikan. Sebab, sampai saat ini upaya tersebut masih bersifat wacana, meski sebelumnya baik Pemkot maupun Pemkab Probolinggo sudah berkomunikasi. (drw)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...