Minggu
13 September 2026 | 1 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pilkada DKI Bisa Jadi Jalur Karier Politik

pdip-jatim-sekjen-Hasto-di-Batu

pdip-jatim-sekjen-Hasto-di-BatuJAKARTA – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, Pilkada DKI Jakarta dapat menentukan jalur politik. Oleh karena itu, Pilkada DKI Jakarta membutuhkan strategi khusus, termasuk dalam hal pencalonan oleh setiap partai politik.

Sebagai pusat pergerakan politik, kata Hasto, DKI dinamikanya begitu besar. “Pilkada DKI dapat menjadi jalur karier politik seperti pengalaman Pak Joko Widodo, DKI representasi negara kita,” ujar Hasto saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) dan halalbihalal Badan Pemenangan Pemilu Pusat PDI Perjuangan di Gedung Bimasena, Jl. Darmawangsa Raya, Jakarta Selatan, Minggu (17/7/2016).

Dia menyebutkan, DPP PDI Perjuangan terus mencermati adanya perubahan politik strategis menjelang pilkada DKI pada 2017. Semua mekanisme yang dilakukan internal PDIP, jelasnya, akan bermuara ketika partai secara resmi mencalonkan kandidat gubernur DKI Jakarta.

Berkaca dari pengalaman Pilgub DKI 2012, dimana PDIP berhasil mengantarkan Jokowi jadi gubernur dan dua tahun berikutnya terpilih jadi presiden, maka kali ini pun pihaknya tidak mau gegabah.

“PDI Perjuangan berpengalaman pada pilkada, tapi tidak boleh lemah. Kami harus gunakan panca indera, apa yang benar-benar diinginkan rakyat,” kata Hasto.

Pihaknya berharap pelaksanaan Pilkada 2017 mendatang dapat berjalan sebaik-baiknya. Sebab, momentum pilkada ini merupakan sebuah gambaran politik keberadaban.

FGD yang bertemakan “Pemenangan Pilkada 2017 dan 2018 menuju Kemenangan Pileg dan Pilpres 2019” ini dihadiri narasumber, antara lain Komisioner KPU Juri Ardiantoro dan Pakar Pemilu Ramlan Surbakti. Hadir juga anggota Komisi II PDIP Arteria Dahlan, dan kader-kader PDIP dari DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

Kepala Bappilu Teras Narang pada kesempatan itu menegaskan, bahwa setiap kader partai politik harus siap menghadapi pemilu serentak 2019. Pasalnya, pemilu serentak 2019 merupakan suatu keniscayaan, telah diamanatkan oleh Mahkamah Konstitusi.

PDIP, kata Teras, menilai pemilu serentak 2019 merupakan satu tarikan nafas dengan pilkada serentak 2017 dan 2018 sehingga tidak bisa dipisahkan satu sama lain.

Yang perlu disiapkan parpol, kata dia, adalah membekali kader-kader dan perangkat khususnya di daerah dalam menghadapi pilkada serentak 2017, 2018, dan pemilu 2019.

“Parpol harus menyiapkan dirinya agar sesuai keinginan rakyat, sesuai dengan konstitusi dan UUD 1945,” tandas dia. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Ada Ulat dalam Menu MBG, Ama Siswanto Dorong Pengawasan Diperketat

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, menegaskan persoalan temuan ulat hidup dalam ...
LEGISLATIF

Erma Susanti: Ekonomi Masyarakat Sekitar Hutan Bisa Jadi Jawaban Kemiskinan Desa

BLITAR – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Erma Susanti, menilai masyarakat di sekitar kawasan hutan memiliki ...
LEGISLATIF

Pertanyakan RTRW Belum Rampung sejak 2024, Candra: Akan Berdampak pada Tata Kelola Pupuk

JEMBER – Rencangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jember, Jawa ...
RUANG MERAH

Desil Bukan Sekadar Angka, Ada Wajah Warga di Baliknya

Oleh Priyanto BELAKANGAN ini, ada satu kata yang semakin sering terdengar dalam percakapan tentang bantuan ...
SEMENTARA ITU...

Wakil Ketua DPRD Magetan Suyatno Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa di Panekan

MAGETAN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan dari Fraksi PDI Perjuangan, H. ...
LEGISLATIF

Rekomendasikan Pemutakhiran Data Desil, DPRD Trenggalek Minta BPS dan Dinsos Turun ke Lapangan

TRENGGALEK – DPRD Trenggalek merekomendasikan pemutakhiran data desil secara langsung di lapangan untuk mengatasi ...