SURABAYA – Tim Bali menunjukkan komitmen tinggi untuk merebut gelar juara Soekarno Cup 2026 dengan melakukan adaptasi lebih awal di Surabaya. Datang sejak tanggal 5 Agustus, kontingen berjuluk “Banteng Bali” ini ingin memastikan para pemainnya benar-benar siap menghadapi atmosfer turnamen di luar pulau.
Asisten Pelatih, Harry Wahyu Wandira, mengatakan, pihaknya sangat paham persiapan fisik saja tidak cukup untuk menghadapi persaingan yang kompetitif. Untuk itu, fokus latihan selama beberapa hari di Surabaya diarahkan pada penguatan mental pemain.
Pertandingan pertama, lanjut dia, diprediksi akan menjadi ujian terberat karena menentukan langkah tim selanjutnya.
“Prioritaskan ya persiapan untuk peranan pertama, terutama mental. Peranan pertama pasti akan berat, tapi kalau kita sama-sama, insya Allah, kita dapat tiga poin,” ujarnya di Surabaya, pada Minggu (9/8/2026).
Target Banteng Bali dalam keikutsertaannya kali ini sangat tegas, yakni keluar sebagai juara. Ambisi ini didukung dengan persiapan matang yang telah dilakukan di Bali sebelum bertolak ke Jawa Timur.
“Kualitas seluruh tim peserta pada tahun ini sangat merata dan sulit dikalahkan,” terangnya.
Sekretaris tim Bali, I Made Subandi, menambahkan bahwa setiap tim yang berlaga pasti telah menyiapkan diri sebaik mungkin. Namun, Bali memiliki keyakinan kuat bahwa semangat juang mereka dapat membawa hasil terbaik di lapangan.
Seluruh pemain dan staf pelatih saat ini berada dalam kondisi 100 persen siap bertempur. Evaluasi terus dilakukan berdasarkan hasil latihan terakhir di Surabaya untuk menutupi kekurangan taktis. Kekompakan tim menjadi senjata utama yang terus diasah oleh jajaran pelatih.
“Tentu dengan semangatnya, Banteng Bali berharap menjadi juara,” tuturnya.
Adapun pelengkap identitas, tim Bali mengenakan jersey dengan filosofi Tridatu yang melambangkan keseimbangan hidup. Jersey tersebut diproduksi melalui kerja sama dengan UMKM lokal, Good Game Apparel, sebagai bentuk dukungan terhadap industri kreatif di daerah asal mereka.
Dengan semangat juara yang berkobar dan proses adaptasi yang berjalan lancar, Banteng Bali siap menjadi penantang gelar yang serius.
“Kami bertekad memberikan kebanggaan bagi masyarakat Bali melalui prestasi gemilang di lapangan sepak bola,” pungkasnya. (nia/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













