Minggu
18 Oktober 2026 | 10 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pernah Terpapar Covid, Armuji Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

pdip-jatim-armuji-300621-2

SURABAYA – Wakil Wali Kota Armuji mengajak warga Surabaya yang sembuh dari paparan Covid-19 untuk berdonor plasma konvalesen. Hal ini untuk membantu PMI Surabaya yang stok plasma konvalesen-nya sudah habis, sementara permintaan makin banyak.

“Kepedulian setetes darah konvalesen ini akan bisa menyelamatkan sesama dalam situasi pandemi begini. Mari berdonor demi menyelamatkan nyawa sesama,” ajak Armuji di Surabaya, Rabu (30/6/2021).

Wawali yang juga pernah terpapar covid ini mengatakan, semakin didonorkan semakin sehat karena ada peremajaan dalam darah.

Kader PDI Perjuangan yang akrab disapa Cak Ji ini masih akan berkonsultasi dengan dokter untuk melanjutkan donor plasma konvalesen.

Dia ingin berdonor lagi jika diizinkan, mengingat makin banyak pasien Covid-19 yang membutuhkan plasma ini. Sebagaimana saran kesehatan, donor plasma bagi penyintas covid-19 baru diperkenankan donor setelah tiga bulan sembuh.

Mantan Ketua DPRD Surabaya ini sempat terpapar corona dan dua minggu di ICU. Setelah melewati masa sulit dan sembuh total, Cak Ji sudah berdonor plasma konvalesen.

Menurutnya, kekuatan doa dari semua elemen masyarakat adalah kekuatan luar biasa. Cak Ji pun terus mendorong agar warga penyintas Covid-19 mendonorkan plasma mereka.

“Saya bisa merasakan situasi sulit saat dihantam covid-19. Masih banyak warga Kota Surabaya yang terpapar. Butuh kepedulian kita semua untuk berdonor. Mari dengan kesadaran berdonor plasma demi kesembuhan pasien covid yang lain,” imbaunya.

Armuji juga menyampaikan, kunci keberhasilan Pemkot Surabaya menekan laju Covid-19 dengan memasifkan 3 T yaitu Tracing, Testing dan Treatment.

“Pemerintah Kota Surabaya, Dinas Kesehatan, Rumah sakit dan Seluruh Tenaga Kesehatan sudah berjuang Keras menekan laju infeksi Covid-19 dan memberikan upaya medik terbaik bagi mereka yang terinfeksi dengan gejala,” ujarnya.

Angka Harian infeksi Covid-19 di Kota Surabaya saat ini fluktuatif di kisaran 60 – 70 orang tambahan kasus harian. Paling tinggi tanggal 22 Juni 2021 ada tambahan 70 Kasus , berturut- turut tanggal 23 – 27 Juni 2021 ada 62 Kasus, 59 Kasus, 69 kasus, 55 kasus dan 63 kasus.

“Saat ini kita sudah mencapai 1,3 Juta orang yang sudah divaksin dan memulai vaksinasi bagi warga yang usia di atas 18 tahun. Percepatan vaksinasi dalam rangka membentuk kekebalan komunal,” ungkapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Turnamen Catur Abhipraya Open 2026: Cetak Atlet Muda Potensial dan Bentuk Karakter Siswa di Magetan

Ajang berburu pengalaman dan jam terbang bagi 240 atlet catur tingkat pelajar ini diselenggarakan sekaligus untuk ...
LEGISLATIF

JKN Kabupaten Kediri Capai 98 Persen, Pulung Agustanto Soroti Kepastian Akses Layanan

KEDIRI – Cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Kediri mencapai 98 persen. Anggota ...
LEGISLATIF

Arjuna Minta Kasus Dugaan Perundungan Anak Disabilitas di Surabaya Dikawal hingga Tuntas

SURABAYA – Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya Arjuna Rizki Dwi Krisnayana meminta kasus dugaan perundungan terhadap ...
LEGISLATIF

Reses di Mojokerto, Sadarestuwati Siapkan Aspirasi Petani untuk Menteri Pertanian

MOJOKERTO – Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati mendesak pemerintah mengatasi persoalan pupuk subsidi sekaligus ...
KABAR CABANG

17 Pengurus Ranting Se-Kecamatan Panekan Magetan Dilantik, Kader Diminta Membersamai Rakyat

MAGETAN – PDI Perjuangan Kabupaten Magetan merampungkan konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput di ...
KRONIK

Andreas Bidik Bursa Karbon Berbasis Komunitas Pertama di CMC Tiga Warna

MALANG – Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Andreas Eddy Susetyo menargetkan kawasan ...