JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto dan Anggota Fraksi PDI Perjuangan Wahyu Prayudi Nugroho bergerak cepat (gercep) turun ke titik-titik lokasi banjir di kawasan kota Jember, Senin (15/12/2025).
Akibat hujan deras yang mengguyur sejak siang hari, kawasan kota Jember dikepung banjir. Hujan yang turun hingga malam hari itu mengakibatkan debit air sungai yang ada di seputar kawasan kota Jember meluap.
Berapa permukiman warga yang terimbas banjir di antaranya, perumahan Villa Tegal Besar Indah Kelurahan Tegal Besar, permukiman di Jalan Ciliwung Kelurahan Jember Lor dan permukiman warga di JL Slamet Riyadi Kelurahan Patrang, serta permukiman warga di bantaran Sungai Bedadung di Jalan Sumatera, Kelurahan Sumbersari.
Meskipun luapan air sungai disertai lumpur itu tidak mengakibatkan korban jiwa, namun banjir itu memorak-porandakan isi rumah warga, dan menghanyutkan beberapa bangunan gedung rumah.
Widarto dan Wahyu Prayudi Nugroho akrab dikenal Nuki yang turun ke beberapa titik lokasi Banjir tersebut mengirimkan bantuan makanan dan minuman untuk warga terdampak. Dari catatan Widarto, untuk Kawasan Jl Ciliwung sedikitnya 41 rumah terendam air kurang lebih setinggi 2 meter.
Sementara di perumahan Villa Tegal Besar Indah, dua blok permukiman warga terpaksa diputus aliran listriknya akibat ketinggian luapan air mencapai KWH meter listrik rumah.
Politisi Banteng itu turun ke lokasi terdampak banjir sejak pukul 19.30 WIB dan berakhir di perumahan Villa Tegal Besar Indah sekitar pukul 23.45 WIB.
Di tempat berbeda, Wahyu Prayudi Nugroho minta Dinsos Jember segera turun ke lokasi guna memberikan bantuan kepada warga.
Pasalnya satu bangunan gedung rumah warga tepatnya di belakang Taman Makam Pahlawan hilang terseret derasnya air sungai.
“Untuk Pj Sekda yang juga Kadinsos Pemkab Jember Bapak Helmi, kami minta bantuannya untuk segera ke lokasi, karena satu rumah warga hanyut diterjang banjir,” ujarnya. (art/pr)