Sabtu
03 Oktober 2026 | 4 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perkuat Sinergi, Kota Surabaya dan Kota Blitar Kerja Sama Komoditas Pangan

pdip-jatim-250623-mou-sby-blitar

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Pemkot Blitar menjalin kerja sama di bidang komoditas pangan, mulai dari sektor pertanian hingga peternakan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi usai mengikut acara Pameran Dinas Koperasi Kabupaten/Kota se-Jawa Timur dalam Rangka HUT ke-78 Koperasi dan HUT ke-12 UMKM di Kota Blitar.

Dalam acara tersebut, Eri Cahyadi bertemu langsung dengan Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin. Keduanya lalu melakukan penandatanganan kerjasama daerah dengan daerah lain dan pihak ketiga.

Eri mengatakan, tanpa ada kerjasama antar daerah, maka tidak akan ada kota yang bisa maju. Dirinya mencontohkan, seperti halnya Surabaya, kota ini bisa maju karena ada kota pendukung yang diajak untuk bekerja sama.

“Karena di sebelahnya ada kabupaten/kota pendukung, seperti Kabupaten Sidoarjo, Lamongan, Gresik, Kota Mojokerto, dan juga ada Kota Blitar. Nah, (adanya kerjasama) ini berarti Wali Kota Blitar dan Surabaya tidak akan bisa terpisahkan,” kata Eri, dalam siaran persnya, Minggu (22/6/2025).

Dia ingin kerja sama antar daerah ini bisa saling mendukung dan menguatkan satu sama lain dalam menggerakkan perekonomian masyarakat yang digerakkan melalui koperasi kelurahan.

Selain itu, ia juga meminta kepada Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, Rachmat Basari untuk berperan aktif berkoordinasi dengan kota-kota lain ke depannya.

“Nah, nanti Pak Wali (Muhibbin) bisa bilang ke Sekda saya, karena setiap kota wajib mengetahui neraca komoditinya. Karena saya sebagai wali kota, setiap kami mengeluarkan izin terkait apartemen, hotel, hingga rumah makan, saya harus tahu neraca komoditi. Misal kebutuhan telur dalam satu hari ada berapa dan satu bulan berapa ton, maka nanti saya mengambil (kerjasama) dengan Kota Blitar ini,” ujarnya.

Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) itu berharap adanya memorandum of understanding (MoU) ini bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia.

Dia juga berharap, adanya kerja sama ini bisa mengurangi kemiskinan, pengangguran terbuka, hingga gini ratio secara bertahap ke depannya. “Ingat, kita tidak bersaing, tapi kita saling melengkapi satu dengan yang lainnya,” harap Cak Eri. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Urai Kemacetan Ketapang-Gilimanuk, ASDP dan Pemkab Banyuwangi Geber Peningkatan Kapasitas Dermaga

BANYUWANGI – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar pertemuan ...
KRONIK

Sinergi Pemkab Banyuwangi dan AirNav Hadirkan Infrastruktur Dasar di Kampung Seling

BANYUWANGI – Kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dengan berbagai pihak terus diperkuat untuk ...
KABAR CABANG

Tahlil Tujuh Hari Guruh, PDIP Kabupaten Kediri Tekankan Pentingnya Merawat Budaya

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menggelar tahlil tujuh hari wafatnya Guruh Soekarnoputra sekaligus meneguhkan ...
LEGISLATIF

Pengaturan Jam Operasional Pasar Tanjung Jember, Widarto: Ini Sudah Bijaksana

JEMBER – Polemik penataan Pasar Tanjung, Kabupaten Jember, untuk sementara menemukan jalan tengah. Pemerintah ...
LEGISLATIF

Anas Karno Minta RT/RW Data Warga yang Desilnya Tak Sesuai Kondisi Riil

SURABAYA – Keluhan warga terkait ketidaksesuaian data desil kesejahteraan kembali muncul dalam reses Anggota DPRD ...
KRONIK

Mahasiswa Ramai-Ramai Datangi DPRD Jember, Candra: Jangan Antipolitik

JEMBER – DPRD Jember didatangi sejumlah kelompok mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi sepanjang pekan ini. ...