Perkuat Sinergi Bidang UMKM dan Wisata Alam, Eri Kolaborasi dengan Hipmi

 232 pembaca

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, Pemkot Surabaya ingin memperkuat kolaborasi dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).

Eri menyebut ada beberapa peluang yang bisa dikolaborasikan. Mulai dari bantuan usaha kepada UMKM hingga pengembangan wisata alam.

Menurut Eri, dalam bantuan permodalan, Pemkot Surabaya kolaborasi dengan fintech Komunal. Melalui kerja sama yang dilakukan pertengahan tahun lalu, pelaku UMKM bisa mengakses bantuan pinjaman modal serta pendampingan usaha.

“Saat ini, pinjaman yang digunakan untuk menggerakkan UMKM di Surabaya itu dilakukan oleh HIPMI melalui Komunal. Termasuk, juga berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Surabaya,” kata Eri Cahyadi.

Hal itu dia sampaikan usai mengikuti pelantikan pengurus baru HIPMI Surabaya periode 2022 – 2025. Prosesi pelantikan berlangsung di Graha Sawunggaling Pemkot Surabaya, Jumat (30/9/2022).

Tak hanya permodalan, tambah Eri, kolaborasi juga dilakukan dalam pemanfaatan aset milik daerah. Bekerja sama dengan HIPMI, usaha tersebut akan menyerap banyak tenaga kerja asal Kota Pahlawan.

“Ketika muncul pengusaha muda hebat dari Surabaya, saya pastikan pemkot akan men-support penuh. Berkembangnya pengusaha muda akan sekaligus menggenjot ekonomi kota,” ujar wali kota yang juga politisi PDI Perjuangan tersebut.

Pemanfaatan aset tersebut, di antaranya bisa untuk kawasan wisata. Awal pekan lalu, Pemkot Surabaya membuka tempat wisata baru Romokalisari Adventure Land dengan berbagai suguhan wahana menarik, mulai wahana berkuda, ATV, jet ski hingga sentra wisata kuliner (SWK).

“Nanti ada lagi aset kita, yang akan dikembangkan menjadi tempat wisata kebun binatang. Sehingga ke depan ketika orang (wisatawan) berkunjung di Surabaya itu tidak hanya berkunjung ke mal, tapi mereka bisa juga menginap dan menikmati wisatanya,” ujar Cak Eri, sapaan lekat Eri.

Selain di sektor perekonomian, kolaborasi bisa juga dilakukan di bidang sosial dan menyasar masyarakat kurang mampu atau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Seperti gelaran sidang isbat massal yang diikuti ratusan pengantin di gedung megah beberapa waktu lalu.

“Itu menjadi contoh yang bisa kami lakukan kembali di waktu depan. Kalau kita terus bersinergi akan menjadi sangat luar biasa,” sebutnya.

Sementara, Ketua HIPMI Kota Surabaya Denny Yan Rustanto mengaku telah menyiapkan program khusus untuk pengembangan UMKM, mulai dari yang paling kecil hingga menengah.

”Kami menyiapkan skala bisnis maupun skillnya. Prioritasnya untuk UMKM di Surabaya, sedangkan untuk HIPMI sendiri itu untuk pengusaha mudanya,” jelas Denny. (goek)