Selasa
21 Juli 2026 | 11 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perkuat Koperasi Merah Putih, Kanang Dorong Kemenkop Optimalkan Kolaborasi dengan Dinkop

pdip jatim 251031 kanang_1

SURABAYA — Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono (Kanang), minta pemerintah mengoptimalkan kerja sama antara Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan dinas koperasi (Dinkop) di daerah untuk memperkuat kinerja program Koperasi Merah Putih.

“Koperasi Merah Putih ini andalan negara, yang ditunggu masyarakat. Mengatasi ekonomi di Indonesia,” ungkap Kanang, Kamis (20/11/2025).

Menurut Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut, koperasi dapat tetap bergerak meski tanpa dukungan pendanaan besar jika sinergi lembaga berjalan optimal.

“Kalau ndak ada uang bukan berarti ndak bisa bergerak,” tegasnya.

Dia menilai pemanfaatan Koperasi Merah Putih belum maksimal karena koordinasi antara pusat dan daerah belum berjalan efektif. Dia mendorong agar Kemenkop memperkuat kolaborasi dengan Dinkop daerah.

“Maka kita usulkan optimalisasi kerja sama dengan daerah, yakni dengan dinas koperasi di daerah karena itu manfaatnya kurang. Kementerian koperasi kerja sama dengan dinkop daerah,” ujar Kanang.

“Karena 80.000 koperasi di seluruh Indonesia ini tidak mudah optimalisasi dan pengawasannya padahal anggaran tidak ada,” sambung dia.

Lebih lanjut, Kanang menjelaskan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada Koperasi Merah Putih yang berbasis wilayah, tetapi juga pada asosiasi komunitas yang dapat dikembangkan menjadi koperasi.

Mantan Bupati Ngawi dua periode itu juga menyoroti desain kelembagaan Koperasi Merah Putih yang menurutnya perlu fleksibilitas. Dia mengingatkan bahwa dana negara yang diberikan untuk koperasi tersebut harus disertai kebebasan dalam perancangan operasional di lapangan.

“Berilah mereka kebebasan untuk merancang,” katanya saat menyinggung alokasi pendanaan sekitar Rp3 miliar.

Program Koperasi Merah Putih saat ini menjadi salah satu fokus pemerintah dalam memperluas pemberdayaan ekonomi desa.

Pemerintah menargetkan 80.000 koperasi berbasis desa dan kelurahan beroperasi di seluruh Indonesia pada 2025. Per Juni 2025, lebih dari 75.000 di antaranya telah berbadan hukum.

Kanang menegaskan komitmen DPR untuk terus mengawal efektivitas program tersebut. Dia berharap penguatan koordinasi pusat–daerah dapat memastikan koperasi benar-benar memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat di berbagai wilayah. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...
SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...