Kamis
04 Juni 2026 | 6 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perkuat Koperasi Merah Putih, Kanang Dorong Kemenkop Optimalkan Kolaborasi dengan Dinkop

pdip jatim 251031 kanang_1

SURABAYA — Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono (Kanang), minta pemerintah mengoptimalkan kerja sama antara Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan dinas koperasi (Dinkop) di daerah untuk memperkuat kinerja program Koperasi Merah Putih.

“Koperasi Merah Putih ini andalan negara, yang ditunggu masyarakat. Mengatasi ekonomi di Indonesia,” ungkap Kanang, Kamis (20/11/2025).

Menurut Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut, koperasi dapat tetap bergerak meski tanpa dukungan pendanaan besar jika sinergi lembaga berjalan optimal.

“Kalau ndak ada uang bukan berarti ndak bisa bergerak,” tegasnya.

Dia menilai pemanfaatan Koperasi Merah Putih belum maksimal karena koordinasi antara pusat dan daerah belum berjalan efektif. Dia mendorong agar Kemenkop memperkuat kolaborasi dengan Dinkop daerah.

“Maka kita usulkan optimalisasi kerja sama dengan daerah, yakni dengan dinas koperasi di daerah karena itu manfaatnya kurang. Kementerian koperasi kerja sama dengan dinkop daerah,” ujar Kanang.

“Karena 80.000 koperasi di seluruh Indonesia ini tidak mudah optimalisasi dan pengawasannya padahal anggaran tidak ada,” sambung dia.

Lebih lanjut, Kanang menjelaskan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada Koperasi Merah Putih yang berbasis wilayah, tetapi juga pada asosiasi komunitas yang dapat dikembangkan menjadi koperasi.

Mantan Bupati Ngawi dua periode itu juga menyoroti desain kelembagaan Koperasi Merah Putih yang menurutnya perlu fleksibilitas. Dia mengingatkan bahwa dana negara yang diberikan untuk koperasi tersebut harus disertai kebebasan dalam perancangan operasional di lapangan.

“Berilah mereka kebebasan untuk merancang,” katanya saat menyinggung alokasi pendanaan sekitar Rp3 miliar.

Program Koperasi Merah Putih saat ini menjadi salah satu fokus pemerintah dalam memperluas pemberdayaan ekonomi desa.

Pemerintah menargetkan 80.000 koperasi berbasis desa dan kelurahan beroperasi di seluruh Indonesia pada 2025. Per Juni 2025, lebih dari 75.000 di antaranya telah berbadan hukum.

Kanang menegaskan komitmen DPR untuk terus mengawal efektivitas program tersebut. Dia berharap penguatan koordinasi pusat–daerah dapat memastikan koperasi benar-benar memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat di berbagai wilayah. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

PSBI Matangkan Persiapan Liga 4 Jatim, Bidik Prestasi hingga Putaran Nasional

PSBI bersama Asosiasi PSSI dan KONI Kabupaten Blitar mulai mematangkan persiapan menghadapi Liga 4 Jawa Timur 2026. ...
LEGISLATIF

Konflik Galian C di Magetan, DPRD Hentikan Sementara Operasional Tambang demi Redam Gejolak Warga

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan mengambil langkah taktis dengan menghentikan ...
EKSEKUTIF

Wabup Kediri Minta Masyarakat Ikut Kawal SPMB 2026, Laporkan Jika Ada Dugaan Pelanggaran

Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengajak masyarakat ikut mengawal pelaksanaan SPMB 2026. Pemkab Kediri ...
LEGISLATIF

Anas Karno Ajak Aparatur Kelurahan dan Kecamatan Jaga Profesionalisme Pelayanan

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno mengajak aparatur kelurahan dan kecamatan menjaga profesionalisme ...
KABAR CABANG

Bulan Bung Karno 2026, DPC Nganjuk Gelar Doa Bersama dan Ziarah Makam Tokoh Partai

NGANJUK – Menyambut bulan Juni yang diperingati sebagai Bulan Bung Karno, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI ...
LEGISLATIF

Widarto: Jika Diperlukan, Perlindungan BPJS bagi ABK Nelayan Bisa Dibiayai Pemerintah

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto menilai perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi ABK nelayan penting karena tingginya ...