Sabtu
05 September 2026 | 9 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringati Nuzulul Quran, DPD PDI Perjuangan Jatim Santuni Ratusan Anak Yatim

PDIP-Jatim-Budi-Sulistyono-17042023

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur melalui organisasi sayap Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) menggelar acara peringatan Nuzulul Quran 1444 Hijriah di Aula Megawati, Senin (17/4/2023).

Kegiatan diawali dengan pagelaran kesenian albanjari, pembacaan Al-Quran, dan ceramah agama. Setelah itu dilanjutkan dengan pemberian santunan pada sekira 200 anak yatim dan diakhiri dengan pemotongan tumpeng serta buka puasa bersama.

Plh Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Ir Budi Sulistyono, mengatakan, malam Nuzulul Quran memiliki makna penting dalam sejarah Islam. Karena itu, perlu dirayakan dengan kegiatan yang bermanfaat. Salah satunya dengan buka puasa bersama dan menyantuni anak yatim.

“Tentu saja kita ingin silahturahim, bagaimana betapa gembiranya anak yatim ketika diberi santunan makan bersama, kita doa bersama,” ujarnya.

Selain itu, tambah Budi, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu media untuk mempererat silahturahim dan berbagai kebaikan dengan orang sekitar. Mantan Bupati Ngawi juga memotivasi kepada anak-anak yatim piatu yang hadir.

“Semoga anak-anakku semua yang hadir di sini, nantinya sukses meraih cita-citanya. Juga semoga acara ini membawa berkah dan manfaat bagi kita semua,” terangnya.

“Doa khusus untuk kemenangan tentu saja ada, tapi kita minta doa restu ke semuanya, termasuk PDI Perjuangan menghadapi untuk hattrick,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua PC Bamusi Gresik yang juga Wakil Bupati setempat, Hj Aminatun Habibah, dalam tausiyahnya menyampaikan, Al-Quran diturunkan melalui Nabi Muhammad SAW, untuk dijadikan pedoman bagi umat Islam.

“Baik dalam hubungan dengan Allah SWT, juga hubungan antar manusia yang diciptakan beragam ini. Ada yang berkulit putih, ada yang hitam, dan ada yang berkulit sawo bosok (matang) seperti kita semua,” kata Bu Min, sapaan karib Aminatun Habibah disambut gelak tawa hadirin.

Namun, dari berbagai perbedaan itu, warna kulit, semua sama di mata Allah. Bu Min juga menegaskan, bahwa tingkat ketakwaaan merupakan hal yang bisa membedakan di hadapan Allah SWT.

“Yang menjadi beda di mata Allah, adalah tingkat ketakwaannya. Bukan warna kulitnya ataupun kekayaannya,” tandas Bu Min. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Pantau Langsung Kebakaran Kawah Ijen, Bupati Ipuk Ajukan Helikopter Water Bombing

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memantau langsung lokasi kebakaran di Kawsan Pegunungan Ijen, ...
KRONIK

Bupati Fauzi Lantik 4 Kepala OPD, Tekankan Integritas dan Pelayanan Terbaik untuk Rakyat

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melantik empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) di ...
KABAR CABANG

Formasi Baru Terbentuk, Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Pagerwojo Siap Menangkan Pemilu 2029

TULUNGAGUNG – Pengurus Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Pagerwojo masa bakti 2026-2031 resmi ...
LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...