Selasa
03 November 2026 | 2 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perdalam Ilmu Seni, Pelajar Banyuwangi Bisa Kuliah Gratis di ISI Solo

pdip-jatim-tari-gandrung-banyuwangi

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menjalin kerja sama dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo lewat program Beasiswa Banyuwangi Cerdas sehingga para pelajar asal Kota Gandrung itu bisa kuliah secara gratis.

“Jadi anak-anak muda Banyuwangi bisa memperdalam ilmu seni di ISI Solo. Silakan memilih yang mana, bisa belajar seni tari, etnomusikologi, desain komunikasi visual, televisi dan film, seni teater, dan beberapa lagi jurusan yang tersedia,” kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi, Sabtu (7/7/2018).

Dia menjelaskan, masyarakat Banyuwangi dikenal memiliki jiwa seni yang tinggi. Hal ini tentu akan sangat baik jika ditunjang dengan anak-anak mudanya yang memiiki ilmu tentang seni dan budaya agar seni budaya tersebut bisa semakin berkualitas dan memiliki manajemen yang baik.

Karena itu pihaknya terus memperluas jangkauan kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, termasuk ISI Solo untuk memfasilitasi kuliah gratis bagi anak-anak muda di daerah tersebut.

Kerja sama dengan ISI Solo menambah daftar kampus yang telah bersinergi dengan Pemkab Banyuwangi untuk menjadi tujuan belajar bagi anak-anak muda setempat.

Sinergi yang lain adalah dengan Universitas Airlangga, Universitas Jember, Institut Agama Islam Negeri Jember, dan Universitas Terbuka. Selain biaya kuliah gratis, mereka juga mendapat uang saku Rp600 ribu per bulan.

Di luar kampus-kampus itu, anak muda Banyuwangi tetap bisa mengajukan beasiswa melalui dinas pendidikan. Selain kampus yang telah bekerja sama, Beasiswa Banyuwangi Cerdas telah membiayai anak-anak muda Banyuwangi yang berkuliah di ITS, Universitas Brawijaya, Universitas 17 Agustus, UI, IPB, UGM, dan ITB.

Untuk mahasiswa asli Banyuwangi yang berkuliah di luar kampus yang telah bekerja sama, beasiswa diberikan dalam sekali pencairan. “Kita lihat kebutuhannya, ada yang diberi beasiswa Rp6 juta, Rp7 juta, Rp10 juta,” terang Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Banyuwangi, Sulihtiyono.

Sejak 2011, katanya, telah lebih dari 750 anak muda Banyuwangi dikuliahkan di berbagai kampus, baik di Banyuwangi maupun luar daerah.

“Tahun ini kami tambah lagi 75 anak muda. Dan ke depan terus ditambah. Total dana yang sudah dikucurkan sejauh ini sekitar Rp16 miliar,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kota Madiun dan Komunitas Big Bantaran Kali Matangkan Rencana Aksi Merawat Pertiwi

MADIUN – Usulan warga untuk menanam pohon mangga di sepanjang bantaran Kali Madiun menjadi bagian dari aksi Merawat ...
LEGISLATIF

Sri Untari Ajak Emak-emak Malang Pilah Sampah dari Rumah, Limbah Bisa Jadi Sumber Cuan

MALANG – Kesadaran memilah sampah dari rumah mulai tumbuh di kalangan warga Kota Malang setelah mengikuti ...
KRONIK

Warga Tanpa Identitas Luput dari Bansos, Widarto Sebut Kemiskinan Bukan Sekadar Angka Statistik

JEMBER – Penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember sekitar 15 ribu orang dalam setahun terakhir belum ...
EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...