Senin
20 Juli 2026 | 5 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perda APBD Jatim 2017 Disahkan, Fraksi PDIP Beri 36 Rekomendasi

pdip-jatim-untari-paripurna

pdip-jatim-untari-paripurnaSURABAYA – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Provinsi Jatim Tahun Anggaran 2017 akhirnya disahkan pas di Hari Pahlawan, Kamis (10/11/2016).  Penandatanganan Perda APBD 2017 dilakukan Gubernur Soekarwo dan pimpinan dewan, setelah disetujui masing-masing fraksi.

Pendapatan daerah dalam APBD ditarget mencapai Rp 27,78 triliun dan belanja daerah Rp 28,08 triliun. Sementara itu, pembiayaan daerah terdiri atas penerimaan pembiayaan sebesar Rp 715 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp 408 miliar. Sehingga, pembiayaan netto sebesar Rp 306 miliar yang digunakan untuk menutup defisit anggaran.

Persetujuan masing-masing fraksi, disampaikan dalam pandangan akhir fraksi. “Dengan berbagai pertimbangan serta rekomendasi, kami menyetujui Rancangan Perda APBD 2017 disahkan menjadi Perda APBD 2017,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Sri Untari.

Menurut Untari, yang disampaikan Fraksi PDI Perjuangan dalam pendapat akhir, merupakan satu rangkaian dengan jawaban eksekutif atas pemandangan umum fraksi-fraksi, hasil pembahasan dan laporan komisi-komisi, serta laporan badan anggaran (banggar).

“Dari semua pembahasan yang telah dilakukan, dan laporan yang telah disampaikan, ada beberapa hal yang perlu kami rekomendasikan,” ujarnya.

Rekomendasi dari Fraksi PDI Perjuangan terkait pengesahan Perda APBD 2017, menurut Untari, dirinci per komisi yang ada di DPRD Jatim. Seperti untuk Komisi A, Fraksi PDIP memberikan 5 rekomendasi, Komisi B 10 rekomendasi, dan Komisi C 6 rekomendasi.

“Untuk Komisi D ada 4 rekomendasi, dan Komisi E 11 rekomendasi,” urai perempuan yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim ini.

Pihaknya berharap, APBD yang disahkan ini dapat benar-benar direalisasikan sebagaimana yang direncanakan bersama. Hal itu, sebutnya, sebagai upaya untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Hal ini tidaklah mudah, karena membutuhkan perjuangan kita bersama. Perjuangan ini tidak boleh berhenti, tidak boleh kendor, harus tetap membara dalam hati sanubari kita,” tegasnya.

Dia lantas mengutip pidato Bung Karno 1 Juni 1945. “Maka dari itu, jikalau bangsa Indonesia ingin supaya Pancasila yang saya usulkan itu, menjadi satu realiteit, …,  –janganlah lupa akan syarat untuk menyelenggarakannya ialah Perjuangan, Perjuangan, dan sekali lagi, Perjuangan. Tidak ada satu Weltanschauung dapat menjadi  kenyataan, menjadi  realiteit, jika tidak dengan  Perjuangan!. …  Manusia harus Perjuangan itu.  Zonder Perjuangan, tidaklah ia akan menjadi realiteit.” (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...
KABAR CABANG

PDIP Kabupaten Blitar Targetkan Musran 22 Kecamatan Rampung Sebelum 17 Agustus

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar menargetkan Musyawarah Ranting di 22 kecamatan rampung sebelum 17 Agustus 2026 ...
KRONIK

Mobil Legends, Nobar Piala Dunia, dan Ekonomi Kreatif Anak Muda Ponorogo

PONOROGO – Antusiasme anak muda mewarnai turnamen Mobile Legends yang digelar di kafe WOW KWB Ponorogo, Minggu ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Jember Siapkan Kader Muda hingga Gen Z, Panaskan Mesin Partai Menuju Pemilu 2029

DPC PDI Perjuangan Jember memperkuat kepengurusan ranting di Sumbersari, Sukowono, dan Ajung dengan merekrut kader ...
KRONIK

Nobar Final Piala Dunia, Bupati Bangkalan Berbaur dengan Masyarakat

BANGKALAN – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai Pendopo Agung Bangkalan saat ratusan masyarakat dari ...