Rabu
22 Juli 2026 | 6 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Percepat Vaksinasi, Pemkab Banyuwangi Rekrut Ratusan Relawan Kesehatan

pdip-jatim-ipuk-150521

BANYUWANGI – Untuk mempercepat proses vaksinasi, Pemkab Banyuwangi membuka pendaftaran relawan tim Satgas Kesehatan. Total jumlah yang dibutuhkan sebanyak 130 orang, dengan rincian 30 dokter umum, 50 perawat, dan 50 bidan. Para relawan tersebut nantinya akan membantu percepatan vaksinasi di Puskesmas-Puskesmas.

“Kami membutuhkan tambahan tenaga kesehatan untuk percepatan vaksinasi. Tugas para relawan akan melakukan vaksinasi secara door to door, maupun di Puskesmas dan balai desa,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Senin (02/08/2021).

Untuk dapat mendaftar menjadi relawan kesehatan, para pelamar maksimal berusia 30 tahun, telah mengikuti pendidikan profesi dokter (untuk posisi dokter), keperawatan (untuk posisi perawat), DIII/D-IV Kebidanan (untuk posisi bidan), dan telah memiliki Surat Tanda Registrasi (STR).

Bupati dari PDI Perjuangan tersebut, menjelaskan para relawan Satgas Kesehatan ini nantinya akan dikontrak selama tiga bulan. Pemkab Banyuwangi akan memberikan honor bulanan.

“Kita kontrak mereka dengan durasi 3 bulan, sesuai dengan estimasi kita bahwa dalam jangka waktu tersebut, seluruh masyarakat Banyuwangi telah menerima vaksin minimal dosis pertama, untuk pagi anggaran kita juga sudah siapkan nanti sistemnya honor perbulan,” jelas Ipuk.

Pendaftaran relawan percepatan vaksinasi ini dimulai 2-7 Agustus. Tenaga kesehatan yang berminat menjadi relawan dapat mengakses http//.www.bit.ly/BwiGotongroyongvaksinasi.

Ipuk mengatakan, saat ini Banyuwangi terus melakukan percepatan vaksinasi. Selain berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat untuk mendapat tambahan alokasi vaksin, Pemkab Banyuwangi juga telah memulai vaksinasi pelajar.

Segala upaya tersebut tidak lain bertujuan untuk dapat segera melakukan aktivitas pemulihan ekonomi, apalagi Banyuwangi merupakan salah satu sentra industri pariwisata, sehingga dengan percepatan vaksinasi ini, ekonomi Banyuwangi dapat tumbuh kembali.

Bupati Ipuk juga menegaskan, vaksinasi sangat penting untuk mengurangi risiko gejala dan meninggal dunia akibat Covid-19.

“Berdasarkan data kasus meninggal dalam dua pekan terakhir, 93% pasien Covid-19 yang meninggal belum divaksin. Karena itu vaksinasi kami percepat, sembari kita terus menunggu datangnya stok vaksin dari pusat,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...