Jumat
26 Juni 2026 | 4 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Perbedaan Tidak Harus Diseragamkan dan Tidak Harus Dilenyapkan”

pdip-jatim-jokowi-nyepi-mabes-tni

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, membawa kembali kesadaran baru tentang makna menjaga keharmonisan serta persaudaraan sejati sangat penting dalam kehidupan kita dalam berbangsa dan bernegara.

Sebagai bangsa yang majemuk, yang memiliki 714 suku, bahkan data BPS menyebutkan sekitar 1.340 suku, beragam ras, beraneka ragam bahasa daerah, berbeda-beda agama, latar belakang suku, budaya, menurut Presiden, bukanlah penghalang bagi kita untuk bersatu dan bukan pula penghalang untuk hidup dalam keharmonisan.

“Sekali lagi, bukan penghalang bagi kita itu  hidup dalam keharmonisan dalam kehidupan sehari-hari yang saling menghormati, saling membantu, dan saling membangun solidaritas sosial yang kokoh,” tegas Presiden Jokowi dalam sambutannya pada acara Dharma Santi Nasional Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1939 di GOR Ahmad Yani Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (22/4/2017).

Semua perbedaan itu, tegas Presiden, tidak harus diseragamkan, tidak juga harus ditiadakan dan bahkan dilenyapkan.

“Namun, semua perbedaan dan keragaman itu justru harus diikat oleh tali-tali persaudaraan, tali-tali kebersamaan, dan tali- tali persatuan di negara kita Indonesia,” tutur Presiden.

Dalam mengelola keragaman, mengelola kemajemukan, lanjut Presiden,  kita bersyukur memiliki Pancasila. Kita juga bersyukur memiliki sesanti Bhineka Tunggal Ika.

“Pancasila sebagai dasar negara​, Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa dan pemersatu kita semuanya,” ujar Presiden.

Ditambahkan Presiden Jokowi, kita juga mempunyai Bhineka Tunggal Ika yang menjadi pilar kebangsaan yang kokoh untuk menjaga dan merawat Indonesia yang majemuk ini.

“Pilar kebangsaan untuk mewujudkan Indonesia yang bersatu, Indonesia yang harmonis, dan Indonesia yang damai,” tegas Presiden.

Karena itu, Presiden Jokowi meyakini, dengan berpegang pada Pancasila, dengan menjunjung semangat Bhineka Tunggal Ika kita akan tetap bersatu.

“Dan dengan bersatu kita akan maju bersama, akan sejahtera bersama, untuk menyongsong masa depan bangsa yang lebih gemilang,” pungkas Presiden.

Peringatan Hari Raya Nyepi yang mengambil tema, “Jadikan Catur Brata Penyepian Memperkuat Toleransi Kebhinekaan Berbangsa dan Bernegara Demi Keutuhan NKRI,” ini diikuti oleh masyarakat, Korpri, TNI, serta Polri.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Menko Polhukam Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat Mayjen TNI Purn Wisnu Bawa Tenaya, dan Ketua Umum Panitia Penyelenggara Irjen Pol Ketut Untung Yoga. (setkab)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Atasi Kemacetan, DPRD Banyuwangi Dorong ASDP Tambah dan Upgrade Kapasitas Dermaga Pelabuhan Ketapang

BANYUWANGI – Komisi IV DPRD Banyuwangi mendorong ASDP Indonesia Ferry untuk membangun dermaga baru dan mengupgrade ...
KRONIK

Mbak Nia Salurkan Beasiswa untuk 40 Mahasiswa di Dapil I Sumenep

SUMENEP – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep, Nia Kurnia Fauzi, kembali menyalurkan bantuan beasiswa kepada ...
KRONIK

Wakil Bupati dan Ketua DPRD Temui Massa Aksi Demo Mahasiswa 6+5 Ngawi

NGAWI – Aliansi mahasiswa di Kabupaten Ngawi menggelar aksi demonstrasi dengan membawa 11 tuntutan terkait isu ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Dugaan Penyelewengan Retribusi Pasar Bisa Ganggu Target PAD

DPRD Jember mengingatkan dugaan penyelewengan retribusi pasar harus ditelusuri serius karena berpotensi mengganggu ...
KRONIK

BBHAR Jatim Kawal Kasus Pencabulan terhadap Santriwati di Sidoarjo

SIDOARJO – Seorang pengajar di salah satu pesantren di Kabupaten Sidoarjo, inisial UJF, ditahan pihak kepolisian ...
KABAR CABANG

PDIP Trenggalek Genjot Pelatihan Media Sosial untuk Kader Muda di 14 PAC

DPC PDI Perjuangan Trenggalek menggelar pelatihan media sosial dan digital marketing bagi kader muda dari 14 PAC. ...