Minggu
31 Mei 2026 | 9 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Penyumbang Besar PDRB, DPRD Jember Ancang-ancang Bahas Perda UMKM

pdip-jatim-250319-rapat-gabungan-komisi-b-c-candra

JEMBER – DPRD Kabupaten Jember berancang-ancang menggagas penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif Perlindungan UMKM. Raperda itu untuk memberikan perhatian lebih kepada pelaku usaha kecil yang masih menghadapi berbagai persoalan krusial.

Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, menegaskan bahwa regulasi tersebut perlu segera dibentuk dan ditargetkan dapat masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2026.

Politisi dari PDI Perjuangan itu memaparkan bahwa jumlah UMKM di Jember kini sekitar 600 ribu unit. Namun, besarnya populasi usaha kecil itu tidak sebanding dengan fasilitas pendampingan dan perlindungan hukum yang mereka butuhkan.

Tak sedikit pelaku UMKM masih menghadapi kendala ketika mengurus legalitas usaha. Mulai dari administrasi permodalan, sertifikasi produk, hingga mekanisme pemasaran.

“UMKM ini penyumbang besar bagi PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Jember, tetapi sebagian besar belum mendapatkan perlindungan yang memadai. Permodalan masih sulit diakses dan urusan legalitas produk pun kerap membuat mereka kebingungan,” kata Candra Sabtu (16/11/2025)

Bahkan, sambung Candra, ketidakpahaman terhadap aturan membuat UMKM sering berada pada posisi rawan. Contohnya, tak ada sertifikasi halal dan komposisi produk.

“Banyak persoalan hukum yang menimpa pelaku UMKM bukan disebabkan niat melanggar aturan, tetapi karena minimnya pengetahuan teknis,” sebutnya.

Sebelumnya, DPRD Jember sudah menerima naskah akademik dari Korps PMII Putri (Kopri) Jember. Di dalam naskah itu berisi klausul perlindungan UMKM.

Meski belum masuk tahapan pembahasan resmi, Candra menyebutkan bahwa Komisi B terus membangun komunikasi internal untuk memperkuat dukungan politik lintas fraksi.

“Harapan kami, tahun depan naskah raperda ini resmi masuk Prolegda sebagai prioritas. UMKM tidak boleh terus berjalan tanpa perlindungan yang jelas,” tutupnya. (art/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Harga Bahan Pangan Naik, Wiwin Sumrambah Sebut Faktor Global hingga Cuaca Ekstrem

JOMBANG – Kenaikan harga sejumlah bahan pangan di Jawa Timur menjadi sorotan DPRD Jawa Timur.Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Deni Wicaksono Minta Kader PDIP Aktif di Medsos, Pertarungan Politik Terjadi di Dunia Maya

PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, meminta seluruh kader Partai untuk aktif ...
KRONIK

Deni: PDI Perjuangan Memberi Anak Muda Ruang dan Tanggung Jawab Berjuang Bersama

PONOROGO – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, mengingatkan kader PDI Perjuangan untuk tidak ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Ponorogo Perkuat Kaderisasi dan Regenerasi Kepemimpinan

PONOROGO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Ponorogo menggelar Musyawarah Anak Cabang ...
HEADLINE

Kecerdasan AI Jadi Bahasan Penting DPD saat Lantik PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Jombang

JOMBANG – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi salah satu perhatian ...
KRONIK

Sadarestuwati Sebut PDIP Penyeimbang Tunggal, Soroti Rupiah Rp18.000 dan Ancaman Impor Pangan

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI sekaligus Ketua Bidang Pertanian dan Pangan DPP PDI Perjuangan, Hj. ...