Jumat
14 Agustus 2026 | 4 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pengunjung 8 Pasar di Kabupaten Probolinggo Berebut Obor Hijau

Obor Hijau

Obor HijauPROBOLINGGO – Fitnah mendera sosok capres Joko Widodo yang beredar dari mulut ke mulut di kalangan warga Kabupaten Probolinggo terus terkikis. Terkini, warga berbalik memperbincangkan fakta sesungguhnya sosok capres nomor 2 itu.

Menurut Wakil Sekretaris Eksternal DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo, Hj Indri Astiti, pergunjingan sosok Jokowi yang diisukan sebagai non muslim atau anak seorang pengusaha di Singapura santer terdengar satu sampai dua bulan lalu. Namun, keadaan berbalik pada pekan-pekan terakhir ini. Kini, warga memperbincangkan sosok Jokowi sesungguhnya berdasarkan pengetahuan yang didapat dari media.

“Isu Pak Jokowi Non muslim atau yang berbau fitnah lainnya hampir tidak terdengar. Warga sudah banyak yang menherti kalau Pak Jokowi muslim yang taat. Saya pikir warga sudah bisa membedakan informasi yang bohong atau yang benar,” kata Indri yang juga warga Kecamatan Dringu ini kepada www.pdiperjuangan-jatim.com, Kamis (3/7/2014).

Indri menambahkan, fakta lainnya adalah antusias warga terhadap program blusukan yang digelar tim DPP, DPD, dan DPC PDI Perjuangan di sejumlah pasar hari Rabu kemarin. Tim gabungan blusukan ke pasar-pasar menyebarkan sejumlah media informasi berupa tabloid, brosur, dan selebaran berisi fakta-fakta seputar Jokowi-JK.

“Sebagian warga banyak yang meminta lebih dari satu tabloid. Itu artinya, mereka akan membagikan kepada keluarga atau tetangganya,” kata Indri yang juga ikut blusukan hari kemarin.

Saat blusukan, tim membagikan sejumlah tabloid Obor Rahmatan Lil Alamin. Tabloid ini lebih dikenal dengan sebutan tabloid hijau karena nama medianya dicetak berwarna hijau. Selain itu, tim juga menjelaskan secara lisan visi misi Jokowi-Jusuf Kalla kepada warga.

Koordinator Tim Blusukan yang juga Sekretaris Baguna DPP, Y Vian Feoh, mengatakan, blusukan dilakukan di Pasar Krajan dan Senen di Kecamatan Besuk, Pasar Semampir dan Sumber Lele di Kraksan, Pasar Dringu, Pasar Wangkal dan Sebaung di kecamatan Gending, serta Pasar Banyuanyar.

Anggota tim lainnya, Syaiful Arif mengatakan, blusukan serupa dilanjut di sejumlah titik di Kabupaten Jember. “Siang ini (Kamis, 3/7/2014) kita blusukan di sejumlah pasar di Kabupaten Jember,” katanya. (her)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Krisis Air Bersih meluas di Bojonegoro, Abidin Fikri Kembali Kirim Bantuan

BOJONEGORO – Dampak kemarau panjang yang diperparah fenomena El Nino mulai memicu krisis air bersih di sejumlah ...
HEADLINE

Banteng Jatim FC Tahan Banteng Kalbar, 25 Talenta Muda Terus Ditempa di Soekarno Cup

Banteng Jatim FC menahan imbang Banteng Kalbar di laga kedua Soekarno Cup 2026. Tim ini membawa 25 talenta terbaik ...
LEGISLATIF

Ririk Dorong Potensi Munjungan Dikembangkan, dari Wisata hingga Perikanan

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mendorong potensi ...
KRONIK

Ketua DPRD Sumenep Sambut Audiensi Mahasiswa Terkait Usulan Regulasi LGBT

SUMENEP – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Spear of Justice menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dewan ...
KRONIK

Lumpia Ipung dan Riuh Soekarno Cup: Empat Dekade Mengais Rezeki di Gelora 10 November

SURABAYA – Peluit pertandingan belum lama berbunyi. Suara suporter bersahutan. Para pemain muda berlari mengejar ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Anak Muda Kediri Dampak Bullying dan Pernikahan Dini

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengingatkan dampak bullying dan dispensasi pernikahan dini serta ...