Selasa
22 September 2026 | 5 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pengukuhan Pengurus KORMI, Bupati Sugiri Minta Gali Potensi Olahraga Tradisional

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-24082024
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, bersama para pengurus KORMI Kabupaten dan Kecamatan se-Ponorogo, di Pendopo Agung Ponorogo, Jumat (23/8/2024).

PONOROGO – Kabupaten Ponorogo akhirnya kini memiliki pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan.

Itu setelah Ketua KORMI Jatim, Hudiyono, mengukuhkan 49 pengurus KORMI Kabupaten Ponorogo periode 2024-2028, di Pendopo Agung Ponorogo, Jumat (23/8/2024) malam.

Setelah pengukuhan pengurus KORMI tingkat kabupaten, dilanjutkan dengan pengukuhan 210 pengurus KORMI tingkat kecamatan se-Kabupaten Ponorogo, oleh Ketua KORMI Ponorogo, Sugeng Hariyono.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang turut hadir, mengapresiasi apa yang dilakukan KORMI dalam satu waktu, yang sekaligus 2 kali pengukuhan.

“Ini keren. Kerja serentak yang dahsyat. Artinya, dalam semalam baru dikukuhkan (KORMI kabupaten) lalu mampu mengukuhkan KORMI kecamatan,” ujar Sugiri.

Menurutnya, KORMI di Ponorogo bisa menggali potensi-potensi pada masyarakat untuk bisa berolahraga secara ringan seperti olahraga tradisional. Seperti gobak sodor, egrang, betengan.

Olahraga tradisional tersebut bisa dibangkitkan kembali bahkan bisa dilombakan. Tak hanya menyehatkan, namun juga menumbuhkan rasa gembira.

“Semua potensi yang ada di Ponorogo kita usik, kita ulik, dari olahraga tradisional, tantangan, senam kebugaran, dan macam-macam,” jelas Sugiri.

“Masyarakat sehat dengan berolahraga, berkumpul, bisa menjadi ajang silaturahim, ajang prestasi bersama-sama. Pasti di situ kalau ada pergerakan pasti ada pertumbuhan,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Ketua KORMI Ponorogo, Sugeng Hariyono, mengungkapkan, pihaknya akan segera merumuskan program-program untuk ke depan, terutama untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin berolahraga, namun dengan biaya yang murah.

“Saya lihat akhir-akhir ini banyak orang sakit. Saya kira mereka kurang olahraga barangkali karena mahal. Makanya, kita kembali pada olahraga yang tradisional. Kita bangkitkan kembali itu dengan kemampuan masing-masing. Tidak harus mahal,” tuturnya.

“Yang paling utama bergerak dan bahagia. Kalau kita olahraga yang berat-berat, kan ekspektasinya harus menang. Barangkali kita ajak senam kreasi, berjoget. Ini yang akan kami terapkan,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Magetan Soroti Pengadaan Videotron dan Mobil Dinas PKK 

MAGETAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan menggelar sidang paripurna dengan agenda ...
KRONIK

Tinjau Mata Air Mandhung, Bupati Lukman: Air untuk Masa Depan Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengatakan, sumber air bukan hanya persoalan ketersediaan air pada saat ...
KRONIK

Hj. Ansari PDIP Minta Pimpinan Komisi VIII DPR Serius Sikapi Masalah UINSA

JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mendorong evaluasi total terhadap tata kelola Perguruan Tinggi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Minta Pemkab Malang Lebih Peka Baca Tanda Krisis, Jangan Tunggu Jadi Kegaduhan

MALANG — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang lebih peka ...
LEGISLATIF

Puan: Capaian Asian Games Harus Jadi Dasar Penguatan Pembinaan Olahraga Berkelanjutan

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong agar setiap capaian kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kabupaten Madiun Minta Kewenangan dan Anggaran Desa Diperjelas

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun meminta Raperda Desa yang sedang dibahas benar-benar ...