Sabtu
01 Agustus 2026 | 1 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pengukuhan Pengurus KORMI, Bupati Sugiri Minta Gali Potensi Olahraga Tradisional

PDIP-Jatim-Bupati-Sugiri-24082024
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, bersama para pengurus KORMI Kabupaten dan Kecamatan se-Ponorogo, di Pendopo Agung Ponorogo, Jumat (23/8/2024).

PONOROGO – Kabupaten Ponorogo akhirnya kini memiliki pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan.

Itu setelah Ketua KORMI Jatim, Hudiyono, mengukuhkan 49 pengurus KORMI Kabupaten Ponorogo periode 2024-2028, di Pendopo Agung Ponorogo, Jumat (23/8/2024) malam.

Setelah pengukuhan pengurus KORMI tingkat kabupaten, dilanjutkan dengan pengukuhan 210 pengurus KORMI tingkat kecamatan se-Kabupaten Ponorogo, oleh Ketua KORMI Ponorogo, Sugeng Hariyono.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang turut hadir, mengapresiasi apa yang dilakukan KORMI dalam satu waktu, yang sekaligus 2 kali pengukuhan.

“Ini keren. Kerja serentak yang dahsyat. Artinya, dalam semalam baru dikukuhkan (KORMI kabupaten) lalu mampu mengukuhkan KORMI kecamatan,” ujar Sugiri.

Menurutnya, KORMI di Ponorogo bisa menggali potensi-potensi pada masyarakat untuk bisa berolahraga secara ringan seperti olahraga tradisional. Seperti gobak sodor, egrang, betengan.

Olahraga tradisional tersebut bisa dibangkitkan kembali bahkan bisa dilombakan. Tak hanya menyehatkan, namun juga menumbuhkan rasa gembira.

“Semua potensi yang ada di Ponorogo kita usik, kita ulik, dari olahraga tradisional, tantangan, senam kebugaran, dan macam-macam,” jelas Sugiri.

“Masyarakat sehat dengan berolahraga, berkumpul, bisa menjadi ajang silaturahim, ajang prestasi bersama-sama. Pasti di situ kalau ada pergerakan pasti ada pertumbuhan,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Ketua KORMI Ponorogo, Sugeng Hariyono, mengungkapkan, pihaknya akan segera merumuskan program-program untuk ke depan, terutama untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin berolahraga, namun dengan biaya yang murah.

“Saya lihat akhir-akhir ini banyak orang sakit. Saya kira mereka kurang olahraga barangkali karena mahal. Makanya, kita kembali pada olahraga yang tradisional. Kita bangkitkan kembali itu dengan kemampuan masing-masing. Tidak harus mahal,” tuturnya.

“Yang paling utama bergerak dan bahagia. Kalau kita olahraga yang berat-berat, kan ekspektasinya harus menang. Barangkali kita ajak senam kreasi, berjoget. Ini yang akan kami terapkan,” tandasnya. (jrs/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Anas Karno Minta Camat hingga RT/RW Perkuat Deteksi Dini Cegah Konflik Sosial

Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya Anas Karno meminta camat, lurah, RT, dan RW memperkuat deteksi dini untuk ...
EKSEKUTIF

Rijanto Minta Sertipikat Program PPTPKH Dimanfaatkan untuk Kembangkan Usaha dan Tingkatkan Ekonomi Keluarga

Bupati Blitar Rijanto meminta masyarakat memanfaatkan sertipikat tanah Program PPTPKH sebagai modal mengembangkan ...
LEGISLATIF

Deni Wicaksono: Infrastruktur Jadi Aspirasi Terbesar Warga Saat Reses di Dapil IX

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Deni Wicaksono, memastikan akan mengawal aspirasi masyarakat ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Tetapkan Krisis Air Bersih sebagai Prioritas Nasional

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera menetapkan penanganan krisis air bersih akibat ...
BERITA TERKINI

Erma Susanti Kawal Implementasi Perpres Perlindungan Pekerja Transportasi Online

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Erma Susanti minta implementasi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 benar-benar ...
KRONIK

Bupati Fauzi Tinjau Bubidaya Lele dan Ayam Petelur, Pastikan Manfaat Program Pemberdayaan

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, meninjau budidaya ikan lele dan ayam petelur milik kelompok ...