Sabtu
14 Februari 2026 | 5 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Penempatan Pejabat Pemprov Harus Berprinsip Merit System

pdip-jatim-bambang-juwono-1-juni

pdip-jatim-bambang-juwono-1-juniSURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Bambang Juwono SH MHum minta, penetapan pejabat baru berdasarkan Perda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah nantinya harus berdasarkan prinsip put the right man on the right job in the right place at the right time

“Penempatan pejabat harus berdasarkan prinsip merit system, yaitu penilaian yang didasarkan pada prestasi kerja dengan menggunakan standard terukur. Yakni pelayanan kepada masyarakat,” tandas Bambang Juwono, Senin (26/9/2016).

Menurut Bambang, hal ini sejalan dengan penegasan Presiden Joko Widodo dalam peringatan HUT Korpri ke-43 beberapa waktu lau.

“Pak Jokowi mengatakan, ‘tinggalkan mental priyayi atau penguasa. Jadilah birokrat yang melayani dan mengabdi dengan sepenuh hati untuk kejayaan dan kesejahteraan rakyat Indonesia’,” ujar Bambang, mengulang pesan Jokowi.

Penataan ulang pejabat yang untuk pertama kalinya akan dilaksanakan pada akhir Desember 2016, sebutnya, juga harus memperhatikan suasana kondusifitas agar tidak menimbulkan kegelisahan dan keresahan yang tidak perlu.

Tujuan penataan birokrasi, jelas Wakil Ketua Komisi A ini, harus tetap pada upaya peningkatan kinerja.

Bambang Juwono juga mengajak semua pihak untuk benar-benar melaksanakan komitmen untuk meningkatkan kinerja aparatur negara. Perangkat daerah beserta semua aparaturnya, tambah dia, harus benar-benar bekerja secara efektif dalam rangka mensejahterakan rakyat Jawa Timur.

“Penyusunan perangkat daerah melalui perda ini nantinya harus menjadi momen untuk memperbaiki kinerja aparatur negara,” kata dia.

Pria yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini lantas mengutip pidato kenegaraan Bung Karno pada 17 Agustus 1960 mengenai retooling alat-alat negara.

“Alat-alat yang lama harus diganti. Oleh karena itu, mutlak perlunya retooling…. Semua peralatan lama yang korup, yang birokratis, yang tidak mampu, yang tidak seirama dengan tuntutan zaman harus diganti dengan peralatan baru yang membela kepentingan nasional rakyat Indonesia.”

Dengan dilakukan retooling atau pembenahan alat-alat negara, imbuhnya, maka makin lama kita akan makin dekat dengan apa yang menjadi kehendak rakyat. Yakni mewujudkan aparatur negara yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat dan yang benar-benar dapat melayani rakyat. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Gresik Kumpulkan Ranting Se-Kecamatan Kedamean dan Menganti, Menjaring Calon Ketua PAC

GRESIK – Penjaringan calon ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan di Kabupaten Gresik mulai dilakukan. Di ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Tawarkan Inkubasi UMKM bagi Guru PPG Non Sertifikasi

TRENGGALEK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Novita Hardini menawarkan solusi alternatif bagi guru Pendidikan ...
KRONIK

Saat Banyak Usaha Tumbang, Sofi Justru Menemukan Peluang di Kandang Sapi

BONDOWOSO – Di saat banyak usaha terpukul pandemi Covid-19 pada 2020, Sofi Indriasari justru menemukan jalan baru ...
LEGISLATIF

Aspirasi Gen-Z Mencuat dalam Reses DPRD Jatim, Program Pelatihan Gratis Disiapkan

SURABAYA – Kebutuhan ruang pengembangan diri bagi generasi muda atau Gen-Z menjadi salah satu aspirasi utama yang ...
KRONIK

Jaga Stabilitas Harga Bapok Jelang Ramadan, Bupati Lukman Gelar Pangan Murah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok ...
EKSEKUTIF

Setiap Selasa dan Jumat Kerja Bakti, Ini Langkah Baru Pemkab Blitar

BLITAR – Upaya membangun budaya hidup bersih dan tertib lingkungan mulai diperkuat di Kabupaten Blitar. Pemerintah ...