Sabtu
13 Juni 2026 | 6 : 25

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pendopo Banyuwangi Bikin Risma Nyaman dan Kerasan

pdip-jatim-risma-pendopo-banyuwangi1

BANYUWANGI – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengunjungi Kabupaten Banyuwangi, Rabu (28/11/2019). Dalam kunjungannya, Risma sempat singgah dan santai sejenak di Pendopo Shaba Swagata Blambangan yang menjadi salah satu destinasi wisata di Banyuwangi.

“Monggo Bu Risma, selamat datang. Ini pendopo Kabupaten Banyuwangi,” ucap Ipuk Fiestiandani, istri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Keduanya pun tampak berbincang akrab penuh canda mengelilingi pendopo yang penataannya dirancang arsitek Adi Purnomo tersebut. Iringan angklung menambah keakraban pagi itu.

Sejak direvitalisasi dengan konsep hijau, pendopo berusia hampir 250 tahun itu telah berulang kali direview majalah arsitektur nasional dan internasional. Kunjungan wisatawan ke sana pun ramai saban akhir pekan.

Di dalam pendopo, ada gundukan tanah menyerupai bunker dengan rerumputan yang hijau, sehingga banyak yang menyebutnya sebagai Bukit Teletubbies.

“Ini sangat bagus sekali, bikin saya kerasan. Kalau kantor saya seperti ini, susah kerja kayaknya. Pengin pingin nyiram-nyiram tanaman terus,” canda Risma.

Risma dan Dani, sapaan akrab Ipuk Fiestiandani, lalu melihat rumah khas Suku Osing, masyarakat asli Banyuwangi, yang terletak di halaman belakang pendopo.

Wali kota yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini tampak mencermati detil rumah Suku Osing yang fondasinya berupa susunan rangka empat tiang kayu. Rumah itu disusun tanpa satu pun paku, tetapi menggunakan pasak pipih.

Dia pun memuji beberapa tanaman yang ada di sini. Menurutnya, tanaman di lingkungan pendopo sudah cukup.

“Saya benar-benar nyaman di sini. Sebenarnya saya sering dikasih cerita tentang pendopo Banyuwangi, tapi baru kali ini bisa membuktikannya. Insya Allah saya pasti akan kembali ke sini,” ujarnya.

Seusai berkeliling pendopo, Risma berkesempatan membasuh muka dan merasakan kesegaran air sumur Sri Tanjung yang terletak di belakang pendopo. Sumur berusia ratusan tahun itu menjadi asal-muasal nama Banyuwangi.

Sementara itu, Dani senang bisa dikunjungi Risma. “Beliau banyak tahu tentang pengelolaan ruang terbuka hijau, tentang taman, saya tadi sempat tanya ada saran apa untuk Banyuwangi. Menurut Bu Risma, Banyuwangi sudah bagus, ini membuat kami bangga,” ungkapnya.

Di sela kunjungannya, Risma sempat mencicipi kuliner tradisional khas Banyuwangi. Sejumlah oleh-oleh makanan khas Banyuwangi juga diberikan kepada Risma, seperti bagiak, pia, klemben, sale pisang, dan ladrang. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Bulan Bung Karno di Lumajang, PDIP Jatim Gelar Doa Bersama dan Bagikan 56 Tumpeng

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar doa bersama dan tahlil Bulan Bung Karno di Lumajang. Said Abdullah ...
KABAR CABANG

Sambut Bulan Bung Karno, PDIP Kabupaten Kediri Siapkan Ziarah, Tanam Ketela hingga Baksos

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyiapkan rangkaian Bulan Bung Karno 2026 mulai dari ziarah makam Bung Karno, ...
SEMENTARA ITU...

Ketua DPC PDIP Kabupaten Madiun Fery Sudarsono Meriahkan Turnamen Mini Soccer

MADIUN – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, turut ...
HEADLINE

Implementasikan Arahan Megawati, PDIP Jatim Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama DPC PDIP Lumajang menanam 1.000 pohon di Bukit Perkemahan Glagaharum. Deni ...
KABAR CABANG

DPC Lumajang Tanam 2.000 Bibit Pohon di Glagah Arum

LUMAJANG – Peringatan bulan bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang menggelar Penanaman Pohon di Bumi ...
KRONIK

Hangatkan Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Tari Topeng Kaliwungu Sambut Pengurus PDIP Jatim

Di tengah cuaca mendung usai hujan deras, Tari Topeng Kaliwungu tampil memukau menyambut kedatangan pengurus DPD ...