Senin
01 Juni 2026 | 6 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemuda Muhammadiyah Harap Hubungan Erat dengan Puan Maharani Bisa Terus Terjalin

pdip-jatim-220504-puan-kerudung-2

JAKARTA – Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Sunanto mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPR RI Puan Maharani. Cak Nanto menyebut, Puan selama ini telah memberikan perhatian yang besar kepada organisasi Pemuda Muhammadiyah.

“Mbak Puan telah memberikan atensi khusus atas perjuangan dakwah Pemuda Muhammadiyah, baik dakwah kemanusiaan maupun dalam men-syiarkan Islam moderat serta Islam yang berkemajuan,” kata Cak Nanto, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (6/5/2022).

Sebelumnya, saat peringatan Harlah ke-90 Pemuda Muhammadiyah pada 2 Mei lalu, Puan sempat menyampaikan ucapan khusus kepada organisasi itu.

Legislator yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini berharap keberadaan Pemuda Muhammadiyah yang merupakan organisasi sayap dari PP Muhammadiyah itu bisa berkontribusi nyata untuk kemajuan bangsa.

Tahun lalu, Puan juga menghadiri acara Resepsi Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 yang diselenggarakan secara virtual oleh Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah.

Bahkan Puan juga sempat hadir dan membuka Rapat Konsolidasi Nasional Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah pada Desember 2020 lalu.

Baca juga: Puan: Kehadiran Pemuda Muhammadiyah di Setiap Aspek Pembangunan Selalu Dinanti

Cak Nanto pun tidak heran jika Puan menaruh perhatian khusus pada Pemuda Muhammadiyah. Sebab, Soekarno yang merupakan kakek Puan juga sejak dulu memiliki kedekatan dengan PP Muhammadiyah.

“Menyebut nama Indonesia tidak akan lepas dari dari sosok Bung Karno, tokoh yang menjadi kebanggaan kader-kader muda Muhammadiyah yang juga merupakan kakek kandung Mbak Puan,” kata Cak Nanto.

Bung Karno adalah kader Persyarikatan Muhammadiyah. Dalam banyak catatan sejarah, sang proklamator itu menganggap KH. Ahmad Dahlan sebagai sosok revolusioner yang membawa nilai Islam yang progresif serta inklusif. Hal itu selaras dengan gagasan besar Bung Karno kala itu.

“Perjuangan Bung Karno dalam membangun bangsa dan negara tentunya tidak lepas dari semangat dakwah Islam berkemajuan yang menjadi fondasi perjuangan Muhammadiyah,” kata Cak Nanto.

Cak Nanto menilai, semangat perjuangan Bung Karno itu lah yang kemudian menjadi semacam tautan hati dan jiwa antara kader Pemuda Muhammadiyah Puan Maharani dalam rangka bersinergi dan bersama membangun bangsa.

“Semoga hingga hari-hari esok, hubungan erat antara kader Pemuda Muhammadiyah dan Mbak Puan Maharani bisa terus terjalin dalam berbagai program perjuangan yang bertujuan untuk mengajak pada kebaikan dan menampilkan islam yang sejuk, islam yang rahmatan lil ‘alamin,” harapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

PDI Perjuangan Jatim Rayakan Harlah Pancasila Bareng Tukang Becak dan Satgas

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jatim memperingati Hari Lahir Pancasila dengan upacara dan potong tumpeng. Upacara ...
KABAR CABANG

Harlah Pancasila Jadi Momentum Konsolidasi, DPC PDIP Kota Blitar Perkuat Barisan Kader

BLITAR – DPC PDI Perjuangan Kota Blitar menggelar upacara bendera memperingati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026, ...
UMKM

Ketika UMKM Kue Jadul dan Komunitas Gowes Bertemu di Ecopark Randuagung

GRESIK – Pemerintah Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, meluncurkan Pasar Ahad Jajanan Jadul di Ecopark Desa ...
KABAR CABANG

Upacara Harlah Pancasila, Kader Banteng Kota Madiun Diingatkan Tidak Melupakan Sejarah

MADIUN – DPC PDI Perjuangan Kota Madiun menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, ...
KABAR CABANG

Harlah Pancasila, DPC Sidoarjo Gelar Upacara Bendera dan Beri Penghargaan kepada Penanam Bibit Sukun

SIDOARJO – Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Sidoarjo menggelar upacara bendera di kantor sekretariat, Jl Jati ...
HEADLINE

Upacara Hari Lahir Pancasila, PDI Perjuangan Jatim Ingatkan Pesan Persatuan Bung Karno

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak kader menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam ...