Minggu
17 Mei 2026 | 8 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Kebut Pengerjaan Proyek Banjir

pdip-jatim-241205-ec-proyek-banjir

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengebut pengerjaan proyek antisipasi banjir yang ada di Kota Pahlawan.

“Semua proyek banjir selesai sampai dengan bulan Desember, Insya Allah semuanya akan terselesaikan,” kata Walikota Surabaya Eri Cahyadi, kemarin.

Dia menjelaskan bahwa beberapa wilayah yang menjadi prioritas penanganan seperti Dukuh Kupang, Tengger Raya, Wisma Tengger dan Pakal telah berjalan maksimal, terpantau Ketika hujan deras terjadi sudah tidak lagi terjadi banjir.

“Alhamdulillah ini normalnya sudah luar biasa, sudah maksimal dan kita terus pantau sehingga hujan deras juga tidak ada genangan,” ujar Eri.

Akan tetapi pada beberapa titik ditemui adanya cekungan jalan sehingga perlu dilaksanakan peninggian jalan agar tidak lagi terjadi genangan pada cekungan tersebut.

Rencananya Pemkot Surabaya akan memfokuskan diri pada penanganan infrastruktur paving dan saluran pada maksimal pada 2026. Sehingga berbagai program saluran penanganan banjir yang belum selesai akan dikebut pada 2025.

“Untuk perbaikan kampung selesai di tahun 2025-2026, sesudah itu tidak boleh ada lagi soal paving dan saluran. Sehingga akan kita kebut di tahun 2025. Kita punya prioritas, kampung dan banjir dulu baru bergerak untuk yang lainnya,” ungkap Eri.

Eri pun menanggapi isu mengenai pengurangan anggaran banjir oleh Pemkot Surabaya. Ia pun menjelaskan bahwa tidak ada pengurangan anggaran, melainkan penyesuaian anggaran.

“Tidak ada pengurangan anggaran banjir, tapi kita ada penyesuaian-penyesuaian” jelasnya.

Penyesuaian yang dimaksud ialah penyesuaian prioritas proyek berdasarkan dana yang dimiliki Pemkot, sehingga diperlukan adanya penyesuaian skala prioritas.

Proyek yang dianggap sangat mendesak akan masuk sebagai prioritas, sedangkan proyek sisanya akan masuk dalam daftar tunggu.

Namun, jelas Eri, bahwa pengerjaan proyek yang dalam daftar tunggu akan tetap dikerjakan apabila terdapat sisa anggaran dari lelang proyek lainnya. Sehingga pengerjaan bisa maksimal akan tetapi berdasarkan skala prioritas yang ada.

“Bukan dikurangi, tetapi disesuaikan dengan proyek yang dikerjakan. Tapi nanti yang tidak dikerjakan akan dikerjakan apabila ada sisa anggaran dari lelang proyek lainnya,” pungkas Eri. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Rangkul Minoritas, PDI Perjuangan Sampang, Perkuat Identitas Rumah Kebangsaan

SAMPANG – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memberi apresiasi tinggi terhadap langkah DPC PDI Perjuangan Kabupaten ...
KABAR CABANG

Sinung Optimistis Target 8 Kursi DPRD untuk PDIP Bondowoso di 2029 Bukan Hal Mustahil

Sinung Sudrajad optimistis target delapan kursi DPRD untuk PDIP Bondowoso pada Pemilu 2029 bukan hal mustahil. ...
KABAR CABANG

Ketika Singo Ulung Menari di Acara Banteng: Warna Budaya dalam Pelantikan PAC PDIP Bondowoso

Tari Pesona Budaya Jawa Timur meriahkan pelantikan PAC PDI Perjuangan Bondowoso dengan perpaduan budaya lokal dan ...
KABAR CABANG

PDIP Bondowoso Ditarget Tambah Kursi pada Pemilu 2029, Konsolidasi hingga Anak Ranting Digenjot

PDI Perjuangan Bondowoso ditargetkan menambah kursi legislatif pada Pemilu 2029 melalui konsolidasi partai dan ...
KABAR CABANG

Performa Kesenian Pencak Silat Warnai Kemeriahan Pelantikan PAC Se-Kabupaten Magetan

​MAGETAN – Prosesi pelantikan 198 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Magetan berlangsung megah ...
KABAR CABANG

Dari Posko Bambu 1999 ke Ruang Belajar Gratis: Jalan Politik Seorang Anak Desa di Jember

Kisah Budi Hariyanto, kader muda PDIP Jember yang terinspirasi posko bambu Pemilu 1999 hingga menggagas bimbingan ...