Jumat
09 Oktober 2026 | 2 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Gerak Cepat Pulihkan Fasum yang Rusak, Anggaran Sudah Disiapkan

pdip jatim 250908 EC

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar sebagai langkah gerak cepat memulihkan fasilitas umum (fasum) yang rusak akibat aksi massa yang terjadi pada akhir Agustus lalu.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menjelaskan sejumlah fasum milik Pemkot Surabaya mengalami kerusakan dari dampak aksi unjuk rasa.

Pada saat aksi unjuk rasa terjadi, sejumlah fasum milik Pemkot Surabaya, di antaranya CCTV, rambu jalan, pembatas jalan, tempat sampah, pot bunga, kursi, troli sampah, bola beton di pedestrian mengalami kerusakan atau hilang.

“Total yang akan dikeluarkan dari APBD sekitar Rp2,5 miliar. Itu untuk memperbaiki fasum milik pemkot, seperti pot, troli sampah, tempat sampah di pinggir jalan, bola-bola, serta CCTV yang rusak,” jelas Eri Cahyadi, Senin (8/9/2025).

Namun, tambah dia, nilai kerusakan sesungguhnya mencapai nominal Rp 4 miliar. Akan tetapi, sejumlah nominal tersebut ditanggung oleh stakeholder.

“Jadi total kerugian sekitar Rp 4 miliar. Ada yang dikerjakan pemkot, ada pula yang langsung diperbaiki stakeholder. Mereka bilang, ‘Pak, biar saya bangun karena itu tempat usaha saya.’ Hal ini membuat saya bangga, karena banyak pihak yang peduli dan ikut bertanggung jawab,” ungkapnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut mengakui kerugian Pemkot Surabaya pada aksi massa saat ini terlampau lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Saya matur nuwun kepada semua pihak yang membantu. Awalnya pemkot siap meng-cover, tapi ternyata stakeholder langsung menyatakan kesiapannya. Ini yang membuat saya bangga pada warga Surabaya,” ucap Eri.

Cak Eri, sapaan akrabnya, menyampaikan Pemkot Surabaya juga menyoroti kerusakan cagar budaya Polsek Tegalsari. Nantinya Pemkot Surabaya akan berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya terkait pembangunan kembali cagar budaya tersebut.

“Kita akan koordinasi dengan Polrestabes. Pak Kapolres sudah bilang bahwa kantor Polsek Tegalsari akan dibangun kembali, karena memang harus izin ke tim cagar budaya. Itu berarti sudah ada anggaran yang disiapkan, sehingga tinggal dibicarakan lebih lanjut,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...