Kamis
20 Agustus 2026 | 10 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Gerak Cepat Pulihkan Fasum yang Rusak, Anggaran Sudah Disiapkan

pdip jatim 250908 EC

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar sebagai langkah gerak cepat memulihkan fasilitas umum (fasum) yang rusak akibat aksi massa yang terjadi pada akhir Agustus lalu.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menjelaskan sejumlah fasum milik Pemkot Surabaya mengalami kerusakan dari dampak aksi unjuk rasa.

Pada saat aksi unjuk rasa terjadi, sejumlah fasum milik Pemkot Surabaya, di antaranya CCTV, rambu jalan, pembatas jalan, tempat sampah, pot bunga, kursi, troli sampah, bola beton di pedestrian mengalami kerusakan atau hilang.

“Total yang akan dikeluarkan dari APBD sekitar Rp2,5 miliar. Itu untuk memperbaiki fasum milik pemkot, seperti pot, troli sampah, tempat sampah di pinggir jalan, bola-bola, serta CCTV yang rusak,” jelas Eri Cahyadi, Senin (8/9/2025).

Namun, tambah dia, nilai kerusakan sesungguhnya mencapai nominal Rp 4 miliar. Akan tetapi, sejumlah nominal tersebut ditanggung oleh stakeholder.

“Jadi total kerugian sekitar Rp 4 miliar. Ada yang dikerjakan pemkot, ada pula yang langsung diperbaiki stakeholder. Mereka bilang, ‘Pak, biar saya bangun karena itu tempat usaha saya.’ Hal ini membuat saya bangga, karena banyak pihak yang peduli dan ikut bertanggung jawab,” ungkapnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut mengakui kerugian Pemkot Surabaya pada aksi massa saat ini terlampau lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Saya matur nuwun kepada semua pihak yang membantu. Awalnya pemkot siap meng-cover, tapi ternyata stakeholder langsung menyatakan kesiapannya. Ini yang membuat saya bangga pada warga Surabaya,” ucap Eri.

Cak Eri, sapaan akrabnya, menyampaikan Pemkot Surabaya juga menyoroti kerusakan cagar budaya Polsek Tegalsari. Nantinya Pemkot Surabaya akan berkoordinasi dengan Polrestabes Surabaya terkait pembangunan kembali cagar budaya tersebut.

“Kita akan koordinasi dengan Polrestabes. Pak Kapolres sudah bilang bahwa kantor Polsek Tegalsari akan dibangun kembali, karena memang harus izin ke tim cagar budaya. Itu berarti sudah ada anggaran yang disiapkan, sehingga tinggal dibicarakan lebih lanjut,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Lepas Peserta Karnaval TK-PAUD se-Pohjentrek, Muhamad Zaini Ajak Kenalkan Budaya Sejak Dini

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhamad Zaini, secara resmi membuka dan memberangkatkan ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Bidik Investasi Rp43 Triliun pada 2026, Layanan Digital Diperkuat

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membidik realisasi investasi sebesar Rp43 triliun pada 2026. Untuk ...
KRONIK

Tiga Politisi Muda PDIP Tapal Kuda Masuk Nominasi Penghargaan Nasional

JEMBER – Tiga politisi muda PDI Perjuangan dari kawasan Tapal Kuda masuk nominasi penghargaan yang digelar salah ...
KRONIK

Korban TPPO Asal Jawa Barat Dipulangkan, Sinung Harap Kasus Serupa Tidak Terjadi Lagi

BONDOWOSO – Tiga perempuan asal Jawa Barat yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) ...
SEMENTARA ITU...

Doding Dorong Pedagang Pasar Melek Teknologi agar Tak Tergusur Perubahan Zaman

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi mendorong pedagang pasar tradisional beradaptasi dengan ...
LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Soroti Gerobak Cinta dan Kebocoran Retribusi Pasar

JEMBER – Komisi B DPRD Jember meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat menggeser anggaran sejumlah program ...