Sabtu
22 Agustus 2026 | 3 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Bedah Biang Kemacetan di Ruas Jalan Raya Menganti

pdip-jatim-240817-ec-sidak-jalan

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau proses pengerjaan proyek pelebaran Jalan Raya Menganti di Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan pelebaran Jalan Raya Menganti sebagai upaya untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi di wilayah itu.

“Pelebaran jalan mulai dari Jalan Raya Menganti hingga ke perbatasan Kabupaten Gresik. Untuk sementara ini, pemkot mengerjakan pelebaran sekitar 500 meter terlebih dahulu,” kata Eri Cahyadi di Surabaya, Kamis (15/8/2024).

Pelebaran jalan sepanjang 500 meter tersebut ditargetkan tuntas pada awal November 2024. Setelah itu, Pemkot Surabaya melanjutkan pengerjaan Jalan Raya Menganti sepanjang 1,2 kilometer pada awal 2025.

“Kemudian di tahun 2026 dilanjutkan pengerjaan sepanjang 2,1 kilometer. Di 2026 sampai dengan Asrama Polri. Insya Allah nanti di tahun 2027-2028 itu sampai ke Gresik,” katanya.

Ia mengatakan, proyek pelebaran Jalan Raya Menganti ini disesuaikan dengan Rancangan Pembangunan Jangka Pendek Daerah Kota Surabaya lima tahunan.

“Harusnya, pengerjaan jalan tersebut sudah bisa selesai di tahun 2024. Dikarenakan pada saat itu terjadi wabah COVID-19, akhirnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 dialihkan untuk penanganan Covid-19 di Kota Surabaya,” sebutnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut memastikan, pengerjaan Jalan Raya Menganti sepanjang 500 meter kali ini bisa segera selesai akhir November atau awal Desember 2024.

Dirinya menyebutkan, meskipun di tahun 2021 terjadi Covid-19, pembangunan fisik di Kota Surabaya tidak sampai mundur hingga tahun 2026. Sehingga, pengerjaan saat itu digunakan untuk Covid-19, maka anggaran difokuskan di tahun 2024, 2025, dan 2026.

Pemkot tidak hanya membangun pelebaran Jalan Raya Menganti, akan tetapi juga membuatkan saluran di tengah secara paralel sama seperti yang ada di Jalan Raya Wiyung.

“Ini sudah dibebaskan, ini paralel, jadi ada yang sudah dibebaskan langsung dirobohkan. Nantinya akan digali dibuatkan saluran di tengah, persis seperti yang ada di Wiyung, terus sampai ke arah Gresik,” bebernya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Puan Desak Pemerintah Segera Intervensi Karhutla Kalimantan yang Makin Parah

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak Pemerintah segera melakukan intervensi untuk mengatasi kebakaran ...
KRONIK

Kecam Kasus Asusila di Pamekasan, Hj. Ansari PDIP Desak Korban Dikawal hingga Pulih

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengecam keras kasus dugaan kekerasan seksual ...
KRONIK

Mbah No, Pemulung 73 Tahun yang Berdiri Tegak di Tengah Rongsokan Saat Merah Putih Diturunkan

BANYUWANGI – Karung berisi rongsokan masih berada di samping tubuhnya. Pakaian yang dikenakannya juga jauh dari ...
MILANGKORI

Meteri Bumi di Kedungdowo, Ketika Trenggalek Menyapa Alam Menjelang Usia 832 Tahun

TRENGGALEK – Pagi di sumber air Kedungdowo, Dusun Bendogolor, Desa Wonocoyo, Kecamatan Panggul, Trenggalek, Jumat ...
HEADLINE

PDI Perjuangan Jatim Pastikan Penutupan Soekarno Cup 2026 di GBT Tetap Meriah

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memastikan penutupan Soekarno Cup 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), ...
OLAHRAGA

Manajer Banteng Jatim Minta VAR Dioptimalkan, Evaluasi Tanpa Persoalkan Hasil

SURABAYA – Manajer Banteng Jatim FC Didik Prasetiyono meminta penggunaan Video Assistant Referee (VAR) di Soekarno ...