Senin
12 Oktober 2026 | 9 : 58

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Bedah Biang Kemacetan di Ruas Jalan Raya Menganti

pdip-jatim-240817-ec-sidak-jalan

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau proses pengerjaan proyek pelebaran Jalan Raya Menganti di Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan pelebaran Jalan Raya Menganti sebagai upaya untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi di wilayah itu.

“Pelebaran jalan mulai dari Jalan Raya Menganti hingga ke perbatasan Kabupaten Gresik. Untuk sementara ini, pemkot mengerjakan pelebaran sekitar 500 meter terlebih dahulu,” kata Eri Cahyadi di Surabaya, Kamis (15/8/2024).

Pelebaran jalan sepanjang 500 meter tersebut ditargetkan tuntas pada awal November 2024. Setelah itu, Pemkot Surabaya melanjutkan pengerjaan Jalan Raya Menganti sepanjang 1,2 kilometer pada awal 2025.

“Kemudian di tahun 2026 dilanjutkan pengerjaan sepanjang 2,1 kilometer. Di 2026 sampai dengan Asrama Polri. Insya Allah nanti di tahun 2027-2028 itu sampai ke Gresik,” katanya.

Ia mengatakan, proyek pelebaran Jalan Raya Menganti ini disesuaikan dengan Rancangan Pembangunan Jangka Pendek Daerah Kota Surabaya lima tahunan.

“Harusnya, pengerjaan jalan tersebut sudah bisa selesai di tahun 2024. Dikarenakan pada saat itu terjadi wabah COVID-19, akhirnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 dialihkan untuk penanganan Covid-19 di Kota Surabaya,” sebutnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut memastikan, pengerjaan Jalan Raya Menganti sepanjang 500 meter kali ini bisa segera selesai akhir November atau awal Desember 2024.

Dirinya menyebutkan, meskipun di tahun 2021 terjadi Covid-19, pembangunan fisik di Kota Surabaya tidak sampai mundur hingga tahun 2026. Sehingga, pengerjaan saat itu digunakan untuk Covid-19, maka anggaran difokuskan di tahun 2024, 2025, dan 2026.

Pemkot tidak hanya membangun pelebaran Jalan Raya Menganti, akan tetapi juga membuatkan saluran di tengah secara paralel sama seperti yang ada di Jalan Raya Wiyung.

“Ini sudah dibebaskan, ini paralel, jadi ada yang sudah dibebaskan langsung dirobohkan. Nantinya akan digali dibuatkan saluran di tengah, persis seperti yang ada di Wiyung, terus sampai ke arah Gresik,” bebernya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

81 Tahun Jatim, Renny Dorong Penguatan Sektor Produktif untuk Ekonomi Berkelanjutan

SURABAYA – Memasuki usia ke-81 tahun, Provinsi Jawa Timur perlu memperkuat sektor produktif daerah sebagai fondasi ...
LEGISLATIF

Dewanti Rumpoko: Keselamatan Penumpang Penyeberangan Harga Mati, Bukan Kompromi Bisnis

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur Dewanti Rumpoko menegaskan keselamatan jiwa pengguna jasa transportasi ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Beber Jalur Koreksi Desil Bansos, Warga Kediri Bisa Ajukan Pemutakhiran Data

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengingatkan warga agar memeriksa data kesejahteraan yang ...
KRONIK

RSUD Blambangan Raih Tiga Penghargaan NHR, Bupati Ipuk: Tolok Ukur Berbenah Tingkatkan Layanan

BANYUWANGI – RSUD Blambangan Banyuwangi meraih tiga penghargaan dalam ajang National Hospital Ranking (NHR) yang ...
KRONIK

Bupati Fauzi Upayakan Pemulangan 9 Nelayan Sumenep yang Ditahan di Australia

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengupayakan pemulangan sembilan ...
HEADLINE

HUT ke-81 Jatim, Deni: Pembangunan Berhasil Jika Rakyat Ikut Maju dan Merasakan Manfaatnya

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono menegaskan keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari ...