Rabu
08 Juli 2026 | 10 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Bedah Biang Kemacetan di Ruas Jalan Raya Menganti

pdip-jatim-240817-ec-sidak-jalan

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau proses pengerjaan proyek pelebaran Jalan Raya Menganti di Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan pelebaran Jalan Raya Menganti sebagai upaya untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi di wilayah itu.

“Pelebaran jalan mulai dari Jalan Raya Menganti hingga ke perbatasan Kabupaten Gresik. Untuk sementara ini, pemkot mengerjakan pelebaran sekitar 500 meter terlebih dahulu,” kata Eri Cahyadi di Surabaya, Kamis (15/8/2024).

Pelebaran jalan sepanjang 500 meter tersebut ditargetkan tuntas pada awal November 2024. Setelah itu, Pemkot Surabaya melanjutkan pengerjaan Jalan Raya Menganti sepanjang 1,2 kilometer pada awal 2025.

“Kemudian di tahun 2026 dilanjutkan pengerjaan sepanjang 2,1 kilometer. Di 2026 sampai dengan Asrama Polri. Insya Allah nanti di tahun 2027-2028 itu sampai ke Gresik,” katanya.

Ia mengatakan, proyek pelebaran Jalan Raya Menganti ini disesuaikan dengan Rancangan Pembangunan Jangka Pendek Daerah Kota Surabaya lima tahunan.

“Harusnya, pengerjaan jalan tersebut sudah bisa selesai di tahun 2024. Dikarenakan pada saat itu terjadi wabah COVID-19, akhirnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2021 dialihkan untuk penanganan Covid-19 di Kota Surabaya,” sebutnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut memastikan, pengerjaan Jalan Raya Menganti sepanjang 500 meter kali ini bisa segera selesai akhir November atau awal Desember 2024.

Dirinya menyebutkan, meskipun di tahun 2021 terjadi Covid-19, pembangunan fisik di Kota Surabaya tidak sampai mundur hingga tahun 2026. Sehingga, pengerjaan saat itu digunakan untuk Covid-19, maka anggaran difokuskan di tahun 2024, 2025, dan 2026.

Pemkot tidak hanya membangun pelebaran Jalan Raya Menganti, akan tetapi juga membuatkan saluran di tengah secara paralel sama seperti yang ada di Jalan Raya Wiyung.

“Ini sudah dibebaskan, ini paralel, jadi ada yang sudah dibebaskan langsung dirobohkan. Nantinya akan digali dibuatkan saluran di tengah, persis seperti yang ada di Wiyung, terus sampai ke arah Gresik,” bebernya. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Kajian Matang Sebelum Realisasikan Investasi PLTSa Rp2 Triliun

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember meminta Pemkab Jember mengedepankan kajian teknis, bisnis, dan regulasi sebelum ...
LEGISLATIF

Puan Dorong Diplomasi Parlemen Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-India

Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR mendukung penguatan kemitraan strategis Indonesia-India melalui diplomasi ...
KRONIK

Penertiban Bangunan Liar di atas Gorong-Gorong, Hakim PDIP: Langkah Awal Mitigasi Banjir

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bangkalan, Nur Hakim, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ...
KRONIK

Bupati Bangkalan Launching Beras Desa, untuk Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penggerak ...
KABAR CABANG

Yang Datang Hari Itu Bukan Sekadar KTP

Di sebuah rumah bambu di Pakusari, Jember, seorang perempuan renta hidup dalam sunyi bertahun-tahun. Ketika negara ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo Desak Penertiban Tambang Ilegal di Ngebel

PONOROGO – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Ponorogo meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas terhadap ...