Senin
02 November 2026 | 6 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Realisasikan JPS bagi 19.045 MBR, Achmad Hidayat: Kebijakan Berpihak pada Wong Cilik

pdip-jatim-achmad-hidayat-060821

SURABAYA – Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat, menyampaikan spresiasinya atas kebijakan pro-wong cilik yang diambil oleh Walikota Eri Cahyadi dan Wakil Walikota Armuji.

“Saat ke Kampung-kampung, saya sering disambati warga terkait mereka yang tercantum dalam database masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), namun belum tersentuh bantuan sama sekali,” kata Achmad, Senin (13/9/2021).

Politisi muda partai berlambang moncong putih itu menerangkan, penyerahan bantuan jaring pengaman sosial (JPS) yang bersumber dari APBD kota Surabaya itu selaras dengan keinginan masyarakat.

“Jangan dilihat nilainya yang hanya 200 ribu rupiah, namun political will walikota dan wakil walikota untuk dapat meringankan beban rakyat,” pungkasnya.

Dirinya juga berharap, penyaluran bantuan JPS tersebut dapat tepat sasaran serta menjadi stimulus bagi pemulihan ekonomi di Kota Surabaya.

Seperti diketahui, sebelumnya Pemkot Surabaya menganggarkan total Rp 3,8 miliar untuk bantuan sosial (bansos) jaring pengaman sosial (JPS).

Dana tersebut merupakan anggaran tak terduga dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Surabaya Tahun 2021. Anggaran tersebut akan diberikan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebesar Rp 200 ribu.

Walikota Surabaya, Eri Cahyadi secara simbolis menyerahkan bansos JPS masing-masing senilai Rp 200 ribu kepada 15 MBR di halaman Balai Kota Surabaya, Jumat (10/9).

Eri mengatakan, bansos JPS yang diberikan pemkot kepada MBR hanya diperuntukkan bagi mereka yang belum menerima bansos dari Kemensos.

“Kita kan punya data MBR. Jadi, kalau sudah mendapatkan bantuan dari Kemensos tidak boleh lagi diberikan bantuan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim maupun Pemkot Surabaya. Jadi, orang harus mengerti, jangan dipikir sekarang dapat dari pemkot, kemudian bantuan Kemensos turun berarti dapat dobel. Tidak seperti itu,” katanya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Renny Pramana: Korban Bencana Butuh Makanan Bergizi, Bukan Sekadar Mengenyangkan

SURABAYA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana, menegaskan korban bencana ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasem Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan kepedulian dan gotong royong kepada ...
LEGISLATIF

Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi Ekonomi, Yuzar Rasyid Minta Warga Ajukan Sanggahan

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mendorong warga yang mendapati angka desil bantuan sosial tidak ...
HEADLINE

Pimpin Kembali PA GMNI Jatim, Deni Wicaksono Andalkan Digital Sebarkan Gagasan Bung Karno

SURABAYA – Ketua DPD Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Jawa Timur, Deni Wicaksono, ...
LEGISLATIF

Guntur Dorong Paguyuban MC Blitar Samakan Standar Profesionalisme

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, mendorong paguyuban pembawa acara atau ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ingatkan Pendataan Digital Bansos Harus Sesuai Kondisi Riil, Bukan Like and Dislike

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengingatkan proses pendataan kependudukan secara digital untuk ...