Minggu
06 September 2026 | 4 : 08

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Sumenep Gelar Festival Jaran Serek, Bupati Fauzi: Cara Kami Menjaga Tradisi

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-27052023

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menggelar Festival Jaran Serek, Sabtu (27/5/2023). Acara tersebut berlangsung di Lapangan Giling, Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep.

Festival Jaran Serek merupakan rangkaian Kalender Event Sumenep 2023 yang bertajuk ‘Masa Kejayaan’. Acara Jaran Serek menarik ribuan pengunjung, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa.

Festival tersebut menyajikan antraksi kuda yang dihias semenarik mungkin oleh pemiliknya. Kuda juga bergoyang mengikuti alunan musik Saronin. Tak hanya bergoyang, kuda juga bisa berdiri, tidur sesuai arahan dari pemiliknya.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, mengatakan, Festival Jaran Serek sengaja digelar untuk melestarikan tradisi dan budaya yang sudah menjadi turun-temurun sejak dari nenek moyang terdahulu.

“Jaran Serek merupakan tradisi yang harus terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda agar keberadaannya terus terjaga,” ujar Bupati Fauzi.

Bupati Fauzi juga menjelaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan semacam itu demi melestarikan budaya. Setiap kegiatan pemerintah daerah, lanjut Bupati Fauzi, akan melibatkan elemen masyarakat sehingga gelaran kalender event semakin meriah.

“Hari ini merupakan event ke-15 dari 61 rangkaian event yang sudah terjadwal dalam Kalender Event 2023. Salah satunya Festival Jaran Serek,” jelasnya.

Selain itu, kata Bupati Fauzi, event yang diselenggarakan oleh Pemkab Sumenep, salah satu tujuannya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Dalam Festival Jaran Serek, pihaknya sengaja menyelenggarakannya di lapangan Giling atas permintaan para pedagang kaki lima yang berjualan di lokasi acara.

“Acara ini sengaja kami gelar di sini (Lapangan Giling, red) atas aspirasi yang ditampung pemda dari para pedagang kaki lima (PKL) untuk menggeliatkan roda perekonomian,” tuturnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu bahkan berjanji akan menjadikan Festival Jaran Serek sebagai agenda tahunan, sebagai wujud kecintaan terhadap tradisi leluhur.

“Tentu tidak hanya akan digelar di tahun ini saja. Akan kami masukkan setiap tahun dalam kalender event, karena kuda merupakan lambang atau simbol Kabupaten Sumenep,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kekeringan Tahunan di Tuban, Fraksi PDI Perjuangan Dorong Pembangunan Embung dan Pipanisasi

​TUBAN — Kekeringan berdampak krisis air bersih terjadi saban tahun di sebagian wilayah Kabupaten Tuban. Diperlukan ...
BERITA TERKINI

Novita: Budaya Harus Jadi Kekuatan Ekonomi, Infrastruktur Wajib Jadi Prioritas

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong agar kebudayaan tidak berhenti sebagai atraksi yang ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Trenggalek Gelontor Ribuan Liter Air Bersih, Sehari Lima Desa Jadi Sasaran

TRENGGALEK – PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek menggelontorkan ribuan liter air bersih ke desa-desa yang ...
KRONIK

Banyuwangi Gelar “Festival Literasi Using”, Upaya Lestarikan Bahasa Daerah

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Festival Literasi Using. Ajang ini menjadi cara ...
LEGISLATIF

Model Malang Berhasil, Untari Akan Perluas Pelestarian Aksara Jawa ke Seluruh Sekolah di Jatim

MALANG – Keberhasilan penerapan model pembelajaran dan pelestarian aksara Jawa di sejumlah sekolah di Malang ...
KRONIK

Waktu Tinggal Tiga Bulan, Widarto Pesimistis APBD Jember 2026 Terserap Optimal

JEMBER – Tambahan ruang fiskal Kabupaten Jember mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, waktu untuk membelanjakannya ...