Jumat
05 Juni 2026 | 4 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Sumenep Gelar Festival Jaran Serek, Bupati Fauzi: Cara Kami Menjaga Tradisi

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-27052023

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, menggelar Festival Jaran Serek, Sabtu (27/5/2023). Acara tersebut berlangsung di Lapangan Giling, Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep.

Festival Jaran Serek merupakan rangkaian Kalender Event Sumenep 2023 yang bertajuk ‘Masa Kejayaan’. Acara Jaran Serek menarik ribuan pengunjung, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa.

Festival tersebut menyajikan antraksi kuda yang dihias semenarik mungkin oleh pemiliknya. Kuda juga bergoyang mengikuti alunan musik Saronin. Tak hanya bergoyang, kuda juga bisa berdiri, tidur sesuai arahan dari pemiliknya.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, mengatakan, Festival Jaran Serek sengaja digelar untuk melestarikan tradisi dan budaya yang sudah menjadi turun-temurun sejak dari nenek moyang terdahulu.

“Jaran Serek merupakan tradisi yang harus terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda agar keberadaannya terus terjaga,” ujar Bupati Fauzi.

Bupati Fauzi juga menjelaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan semacam itu demi melestarikan budaya. Setiap kegiatan pemerintah daerah, lanjut Bupati Fauzi, akan melibatkan elemen masyarakat sehingga gelaran kalender event semakin meriah.

“Hari ini merupakan event ke-15 dari 61 rangkaian event yang sudah terjadwal dalam Kalender Event 2023. Salah satunya Festival Jaran Serek,” jelasnya.

Selain itu, kata Bupati Fauzi, event yang diselenggarakan oleh Pemkab Sumenep, salah satu tujuannya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Dalam Festival Jaran Serek, pihaknya sengaja menyelenggarakannya di lapangan Giling atas permintaan para pedagang kaki lima yang berjualan di lokasi acara.

“Acara ini sengaja kami gelar di sini (Lapangan Giling, red) atas aspirasi yang ditampung pemda dari para pedagang kaki lima (PKL) untuk menggeliatkan roda perekonomian,” tuturnya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu bahkan berjanji akan menjadikan Festival Jaran Serek sebagai agenda tahunan, sebagai wujud kecintaan terhadap tradisi leluhur.

“Tentu tidak hanya akan digelar di tahun ini saja. Akan kami masukkan setiap tahun dalam kalender event, karena kuda merupakan lambang atau simbol Kabupaten Sumenep,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Angkat Isu Pemanasan Global dalam Bimtek Legislator se-Indonesia

Fraksi PDI Perjuangan DPRD se-Jawa Timur mengangkat isu pemanasan global dan perubahan iklim dalam Bimtek Fraksi ...
KRONIK

Jalur Sarangan dan Tinap Magetan Butuh Penanganan Segera

MAGETAN – Kondisi infrastruktur dan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Magetan ...
KRONIK

Selama Bulan Juni, Bupati Sumenep Imbau ASN Pakai Peci Hitam

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan ...
LEGISLATIF

Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah, Novita Hardini Soroti 3 Persoalan Fundamental Pariwisata

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menggarisbawahi tiga persoalan fundamental yang harus segera dituntaskan ...
KRONIK

Jamaah Haul Habib Abu Bakar Assegaf Manfaatkan Posko Makanan Gratis yang Disediakan Nila Yani Hardiyanti

GRESIK – Posko makanan gratis yang didirikan Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, ...
HEADLINE

319 Legislator PDIP DPRD se-Jatim Ikuti Bimtek Penguatan Pengawasan APBD di Bali

Sebanyak 319 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Timur mengikuti Bimtek ...