KABUPATEN PROBOLINGGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke-9 kali secara berturut-turut, atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), tahun 2021 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI).
Karena berhasil meraih opini WTP selama 9 (sembilan) tahun secara berturut-turut sejak 2013, membuat Pemkab Probolinggo memperoleh rekor tersendiri.
Hasil audit penilaian BPK itu, diserahkan oleh Kepala Sekretariat BPK-RI Perwakilan Jawa Timur Sigit Pratama Yudha kepada Plt Bupati Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko. Serta Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo di Auditorium Kantor BPK RI Perwakilan Jawa Timur di Sidoarjo, Selasa sore (17/5/2022).
Menurut Kepala Sekretariat BPK-RI Perwakilan Jawa Timur Sigit Pratama Yudha, opini yang diberikan BPK merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran penyajian laporan keuangan. Bukan merupakan jaminan bahwa laporan keuangan yang disajikan oleh pemerintah sudah terbebas dari adanya fraud atau tindakan kecurangan lainnya.
“Kami berharap raihan opini WTP ini dapat terus dipertahankan di masa mendatang, serta dapat mendorong jajaran pemerintah daerah untuk meningkatkan tata kelola keuangan pemerintah yang transparan dan akuntabel, sehingga opini WTP dapat diikuti dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat,” ujarnya mewakili Ketua BPK-RI Perwakilan Jawa Timur.
Sementara itu, Plt Bupati Probolinggo Drs HA Timbul Prihanjoko menyebut, opini WTP yang diraih merupakan hasil kerja sama semua pihak. Atas Raihan WTP sembilan kali itu, Politisi PDI Perjuangan ini begitu bersyukur.
“Alhamdulillah, raihan WTP ini merupakan pemicu semangat untuk terus berinovasi dalam upaya meningkatkan kinerja, pengelolaan keuangan daerah serta upaya peningkatan layanan publik kepada masyarakat,” ujar Plt Bupati.
Hal senada, disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Andi Suryanto Wibowo, ia mengaku turut bangga atas diraihnya kembali opini WTP yang kesembilan kalinya. Perolehan yang didapat sebanyak sembilan kali berturut-turut itu merupakan prestasi yang perlu dipertahankan.
“Harapannya Kabupaten Probolinggo tahun depan tetap mempertahankan opini WTP ini sampai 10 kali berturut-turut. Tentunya terkait saran dan pendapat dari BPK RI bisa ditindaklanjuti untuk kesejahteraan masyarakat khusunya masyarakat Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (drw/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS










