Senin
26 Oktober 2026 | 6 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Ponorogo Saring Pemudik Nekat di Empat Titik Ini

pdip-jatim-lisdyarita-150421

PONOROGO – Pemkab bersama Polres Ponorogo bakal melakukan mitigasi pada masyarakat yang masih nekat pulang kampung saat Lebaran 2021. Untuk itu, akan dilakukan penyekatan di empat titik perbatasan, yakni, perbatasan Ponorogo-Trenggalek, Ponorogo-Pacitan, Ponorogo-Wonogiri serta Ponorogo-Madiun.

“Kami bergandengan, melakukan penyekatan, ini bukan hanya tugas kepolisian , TNI dan Pemkab, tapi saya minta tugas bersama-sama, kita bergotong royong, dalam rangka pencegahan covid,” ujar Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita, Kamis (15/4/2021).

Dia membeberkan bakal menyiapkan alat pendeteksi Covid-19 GeNose di masing-masing titik tersebut. Itu dilakukan demi kebaikan bersama.

“Harapan saya pemudik yang datang, harus menyertakan surat hasil tes rapid antigen, atau siap untuk di-tes dengan alat genose ketika berada di pintu masuk dan pintu keluar Ponorogo. Ini dikarenakan agar masyarakat yang terpapar Covid-19 tidak bertambah, agar Ponorogo bisa menjadi zona hijau, sehingga perekonomian bisa terus bergerak,” jelas wabup yang juga Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPC PDI Perjuangan Ponorogo ini.

Dia menerangkan, secara teknis, jika ditemukan pemudik yang positif terpapar Covid-19 saat dilakukan deteksi alat GeNose, maka orang tersebut langsung dikirim ke selter atau rumah karantina di wilayah desa tujuannya.  

Pun, kecamatan dan kelurahan/desa bakal bertanggung jawab penuh dalam penanganan dan pengawasan selanjutnya. “Nanti kami minta dulu hasil swab atau rapid tesnya. Jika tidak ada kami tes pakai GeNose,” katanya.

Lisdyarita mengimbau masyarakat agar sebaaiknya mengurungkan niat mudik di saat Covid-19 masih mewabah ini. Menjaga keselamatan diri sendiri dan keluarga di kampung halaman, sebutnya, itu lebih penting.

Jika memaksa untuk mudik, Lisdyarita meminta untuk mematuhi konsekuensinya. ‘’Sementara jangan mudik. Kami minta bersabar dulu,” pintanya.

Sementara, Kapolres Ponorogo Mochamad Nur Azis mengatakan tidak menutup kemungkinan masih ada masyarakat yang  memaksa mudik meski sudah dilarang pemerintah.

Tak ingin kecolongan, pihaknya akan mendirikan pos-pos penyekatan di perbatasan atau empat titik pintu masuk wilayah Ponorogo dan mengerahkan personel guna menjaring kendaraan yang ber-plat nomor luar daerah. “Prioritas kendaraan luar daerah. Akan kami periksa berikut pengemudi dan penumpangnya,” tegas kapolres.

Azis—sapaan Mochamad Nur Azis—mengungkapkan, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten.

Dia menyebut nantinya bakal melakukan operasi keselamatan berkendara dan operasi yustisi. Selain mengecek kendaraan beserta surat-suratnya, petugas bakal memeriksa kelengkapan protokol kesehatan.

“Pos perbatasan juga akan memeriksa kesehatan orang yang hendak masuk Ponorogo. Rencananya, pemkab akan menyiapkan alat pendeteksi orang yang terpapar Covid-19 atau tidak,” urainya.

Azis mengaku tak tega hati jika harus memutar-balikkan pemudik. Namun, dia mengimbau pada masyarakat agar sebaiknya mematuhi peraturan yang berlaku.

Jika memang nekat dan mendesak, seyogianya harus memastikan kesehatan diri sebelum mengunjungi keluarga di kampung. “Minimal sudah memeriksakan diri tidak terpapar Covid-19 dan mengantongi bukti hasil swab atau rapid tes,” pungkasnya. (mia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Armuji Ajak Anak Muda Surabaya Berani Kritik Pemerintah Tanpa Takut Intimidasi

SURABAYA – Anak muda Surabaya diminta tidak takut menyampaikan kritik terhadap kebijakan politik maupun ...
KRONIK

Erma Hadiri Syukuran Petik Padi, Serahkan Bantuan Kultivator pada Poktan Remaja Desa Bungur

TULUNGAGUNG – Anggota komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, menghadiri syukuran petik padi di Desa ...
KRONIK

Ansari PDIP: Pencegahan Kekerasan pada Anak Dimulai dari Keluarga

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengaku prihatin terhadap maraknya kasus kekerasan ...
SEMENTARA ITU...

Diana Sasa Pimpin KBI Magetan, Perluas Minat Anak Muda terhadap Kickboxing

MAGETAN – Diana AV Sasa ingin semakin banyak anak muda Magetan mengenal dan tertarik mencoba kickboxing. Baginya, ...
KRONIK

Merah Muda Fest 2026: Belajar Memahami Sesama, Merawat Alam, dan Menumbuhkan Kepedulian

JAKARTA – Kepedulian tidak selalu dimulai dari langkah besar. Terkadang, ia tumbuh dari kesediaan mempelajari cara ...
SEMENTARA ITU...

Banteng Futsal League Ngawi: Dari Wazza yang Juara hingga Rizky yang Belajar dari Kekalahan

NGAWI – Usianya baru 14 tahun. Bangku sekolah masih menjadi kesehariannya, tetapi Minggu (25/10/2026), Wazza ...