Kamis
27 Agustus 2026 | 3 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkab Banyuwangi Bakal Kembangkan Lahan Tidur jadi Wisata Agro

pdip-jatim-anas-wisata-agro

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi bakal mengembangkan lahan tidur yang dimilikinya menjadi wisata edukasi agro, yakni menggabungkan pameran tanaman pertanian dengan pariwisata, agar memiliki dampak ekonomi kepada masyarakat.

Rencana pemanfaatan puluhan hingga ratusan hektar lahan tidur sebagai kawasan wisata agro itu disampaikan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat mengunjungi Festival Agro Expo yang sukses memikat ribuan pengunjung setiap harinya.

Agro Expo di Desa Taman Suruh, Kecamatan Glagah yang dibuka sejak 25 April dan terus berlanjut hingga saat ini, selama Ramadhan. Semula kawasan Agro Expo tersebut hanya lahan tidur dan tandus seluas 10,6 hektare.

Anas mengatakan, di Banyuwangi sisi selatan, pemkab memiliki lahan seluas empat hektar yang direncanakan bakal dikembangkan seperti Agro Expo.

“Ini membangkitkan lahan tidur. Ada empat hektar di selatan misalnya, kita konservasi lagi kita buat seperti ini, sehingga lahan tidur bisa ada hasilnya, sekaligus jadi destinasi. Tapi nggak langsung kita kerjakan semua, satu berhasil tinggal copy,” kata Anas, kemarin.

Anas juga menyebut di Banyuwangi bagian barat, seperti Kecamatan Kalibaru, Pemkab Banyuwangi juga memiliki lahan tidur seluas 80 hektar. “Lahan tidur kita banyak, di Kalibaru bahkan ada 80 hektare,” ujarnya.

“Untuk bunga warna-warni (di Agro Expo) juga akan diperbanyak seluas 2 hektar untuk destinasi, saya kira tidak kalah dengan yang ada di Belanda. Anak-anak yang diajak ke sini langsung seger mata mereka lihat tanaman, biar gak main Handphone, Ipad,” tambahnya.

Selain ramainya pengunjung, optimisme membangkitkan kembali lahan tidur terutama setelah melihat Agro Expo di Desa Taman Suruh berhasil disuburkan kembali dalam waktu tiga bulan, dari yang sebelumnya merupakan lahan tandus atau disklimaks.

Kawasan tersebut tidak memiliki sumber mata air, dipenuhi bebatuan, sulit mengikat air dan hanya dipenuhi ilalang.

“Di sini ini kami memikirkan dalam waktu tiga bulan bisa mengelola tanah yang disklimaks, yang mulanya tidak bisa ditanam tanaman seperti ini. Kami harus mengolah, memutar otak bagaimana. Air kita masukkan dari jarak 3 kilo di atas, jauh sebelumnya sudah kita siapkan embung. Tiga bulan pertama kami kerja keras memasukkan air, mengelola lahan,” kata Kepala Dinas Pertanian Arief Setiawan.

Lebih lanjut, Kasi Hortikultura, Dinas Pertanian Banyuwangi, Eko Mulyanto mengatakan, dalam waktu tiga bulan sejak Janari, pihaknya mempertebal nutrisi dalam tanah dengan pupuk organik. Tiap hektar-nya, pihaknya menaruh 30 ton pupuk organik dan unsur nutrisi lain di luasan 4,8 hektare di area tanaman.

“Ini sisa sisanya, kelapa aja tidak mau berbuah, itu pohon trembesi ditanam tahun 2006, nggak besar besar dibandingkan usia yang sama ditempat lain. Maka kami makeover dengan nutrisi tertentu, pakai bahan ramah lingkungan. Tanah sini gampang hilang air, sini batuan besar-besar maka kita butuh kompos untuk mengikat air. Kalau kelebihan air, berarti butuh mineral untuk mengurangi kelebihan air. Lahan ini tidak tersentuh selama puluhan tahun,” paparnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Peternak Ayam Petelur Magetan Bakal ke Jakarta Sampaikan Aspirasi, DPRD Siap Mendampingi

MAGETAN – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan bakal mengawal langsung persoalan perunggasan dan anjloknya harga telur ...
KRONIK

Hj. Ansari PDIP Salurkan Bantuan Pengeboran Sumur Air Bersih di Madura

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, bantuan pengeboran sumur air bersih di Dusun Tlandung ...
HEADLINE

Sambut Muktamar ke-35 NU, PDIP Jatim Buka Posko Gratis untuk Layani Muktamirin

“Monggo mampir. Kalau lelah, bisa beristirahat sebentar. Kalau ingin memeriksa kondisi kesehatan, teman-teman ...
KRONIK

Diana Sasa Berharap Muktamar ke-35 NU Lahirkan Kepemimpinan yang Dekat dengan Persoalan Umat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Diana Amaliyah Verawatiningsih (Diana Sasa) berharap ...
LEGISLATIF

Yayuk PDIP Minta Faskes Tingkatkan Pelayanan dan Jangan Tolak Pasien

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi, Yayuk Bannar Sri Pangayom, berharap kepada seluruh ...
SEMENTARA ITU...

Jelang Hari Jadi ke-832, Mas Ipin Ajak Warga Jaga Alam: Minimal Jangan Rusak Ekosistem

Jelang Hari Jadi ke-832 Trenggalek, Mas Ipin mengajak warga menjaga kelestarian alam dan tidak merusak ekosistem ...