Senin
20 Juli 2026 | 10 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

‘Pemilu Berbiaya Murah’ Ala PDIP Dilirik Partai Konservatif Inggris

pdip-jatim-hasto-partai-inggris

JAKARTA – Kunjungan sejumlah delegasi Partai Konservatif Inggris ke Kantor DPP PDI Perjuangan, di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2019), ternyata dibumbui ‘rasa keingintahuan yang tinggi’ terkait Pemilu serentak Indonesia yang akan digelar April 2019.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan pertemuan tersebut memberikan ‘bekal’ bagi para delegasi partai yang berkuasa di Inggris untuk dibawa pulang ke negaranya.

Hasto menjelaskan, keunikan sistem demokrasi Indonesia yang berdasarkan Pancasila, musyawarah mufakat, menjadi daya tarik tersendiri bagi para politisi Inggris.

Karena itu, sebagai partai besar, PDIP pun memberikan penjelasan agar para delegasi yang hadir bisa memahami mengenai sistem yang diterapkan di tanah air.

“Ya kita saling belajar, apalagi Indonesia kan unik, kita demokrasi berdasarkan Pancasila, musyawarah mufakat, maka kami berikan penjelasan,” ujar Hasto, saat ditemui awak media usai pertemuan tersebut.

Selain itu, delegasi Partai Konservatif juga penasaran dengan ‘Pemilu biaya murah’ ala PDIP dan meminta penjelasan mengenai hal itu.

“Termasuk mereka bertanya bagaimana pemilu bisa diadakan dengan biaya murah,” jelas Hasto.

Hasto pun menjelaskan semangat gotong royong yang tumbuh dalam PDIP. “Kami jelaskan PDIP partai terkuat di Indonesia dan kami punya semangat gotong royong,” kata Hasto.

Bahkan PDIP juga menyiapkan kader-kadernya melalui sekolah partai, hingga melatih mereka yang bertugas sebagai manager kampanye agar bisa menjalankan tugasnya secara efektif dan efisien.

Sehingga, melalui sejumlah kegiatan tersebut partai berlambang kepala banteng itu bisa memangkas biaya politik.

“Kami punya sekolah partai, kami melatih manager-manager kampanye, itu berdampak pada penurunan biaya politik,” kata Hasto.

Perlu diketahui, para delegasi yang mewakili Partai Konservatif Inggris itu meliputi politisi Sir Simon Burns, Nick De Bois, dan Carlotta Redy.

Ketiganya didampingi pula oleh Stephen Sherlock dan Ian Hanke yang berperan sebagai Konsultan Program dari Westminster Foundation for Democracy.

Kedatangan para delegasi Partai Konservatif Inggris itu pun diterima sangat hangat oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan jajarannya, termasuk politisi Eva Sundari dan Budiman Sudjatmiko. (tribunnews)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Nobar Final Piala Dunia, Bupati Bangkalan Berbaur dengan Masyarakat

BANGKALAN – Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai Pendopo Agung Bangkalan saat ratusan masyarakat dari ...
RUANG MERAH

Tak Ada Tarian Tango di Grahadi

Oleh Diana Sasa* RENCANA saya sederhana: nobar di warkop. Di Magetan. Bareng warga. Gagal. Senin pagi ini ada ...
SEMENTARA ITU...

Novita Hardini: Nobar Final Piala Dunia 2026 Jadi Penggerak UMKM Trenggalek

Novita Hardini menilai nobar final Piala Dunia 2026 di Pasar Pon Trenggalek tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, ...
KRONIK

Diana Sasa Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026, Prediksi Tekuk Spanyol 2-1

Diana Sasa memprediksi Argentina mengalahkan Spanyol 2-1 pada final Piala Dunia 2026. Menurutnya, pengalaman dan ...
LEGISLATIF

Suyatno Sosialisasi Perda Desa Wisata, Dorong Karang Taruna Panekan Optimalkan Potensi Daerah

MAGETAN – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan, Suyatno, menggelar ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Minta Pemkab Kedepankan Pembinaan Pelaku Usaha Mikro Ketimbang Sanksi

Anggota DPRD Jember Suharto meminta Pemkab Jember mengedepankan pembinaan kepada pelaku usaha mikro dibanding ...