Minggu
27 September 2026 | 3 : 13

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemerintah Bagikan 41.000 Unit Traktor, 3.000 Dibagi di Ponorogo

pdip jatim - jokowi - Mesin Tandur - Ponorogo
pdip jatim - jokowi - Mesin Tandur - Ponorogo
Presiden Jokowi didampingi Mentan Amran Sulaiman dan Gubernur Jarim Soekarwo saat menjajal mesin penanam bibit padi di Desa Jetis, Ponorogo, Jumat (6/3/2015).

PONOROGO – Presiden Joko Widodo mengatakan, pemerintah akan membagikan 41.000 unit mesin traktor, termasuk 3.000 unit yang dibagikan kepada petani di Ponorogo. Pembagian mesin traktor pertanian itu untuk mendukung kebijakan pemerintah yang akan menghentikan impor beras.

Penegasan kembali soal kebijakan stop impor beras disampaikan Jokowi saat berkunjung sekaligus untuk melakukan panen raya padi di Desa Jetis, Ponorogo, Jumat (6/3/2015). Oleh karena itu, Jokowi mengajak semua petani di tanah air agar semangat berproduksi, dan memelihara alat serta areal pertanamannya.

“Kita tidak usah impor beras lagi. Wong sawahe ombone ra umum (punya sawah luasnya tidak umum), kok impor, opo ora isin? Isin mboten? Lha wong negoro liyo sawahe ora ombo, ora okeh malah ngirim (apa tidak malu? Malu tidak? Lha negara lain yang sawahnya lebih kecil malah kirim) berasnya ke Indonesia,” kata Jokowi

Presiden yang juga kader PDI Perjuangan itu mengungkapkan, di beberapa provinsi juga sudah dimulai perbaikan semua irigasi yang rusak. Sebab hampir separo rusak semuanya, sehingga perlu diperbaiki. Sesuai laporan Menteri Pertanian Amran Sulaiman, lanjut Jokowi, perbaikan irigasi itu sekarang sudah selesai 30%.

Kepada petani, presiden yang didampingi Ibu Negara Iriana berpesan agar merawat mesin tanam sehingga produksi bisa meningkat lagi. “Semua penduduk kan butuh makan. Oleh sebab itu, sekali lagi saya harapkan, semangat nanam, memelihara, dan panen dengan mesin panen yang ada itu, sehingga hasil produksinya bisa meningkat,” pesan Jokowi.

Saat di Desa Jetis, Jokowi sempat turun ke sawah berlumpur tanpa alas kaki dan menggulung celananya. Mantan Wali Kota Solo itu beberapa saat juga mencoba mesin traktor, didampingi Amran Sulaiman dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Ada kabar baik yang disampaikan Jokowi, yakni pemerintah dalam waktu dekat juga akan menaikkan harga gabah. Kebijakan itu akan diambil pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

“Besarnya, masih dihitung. Tadi, saya tanya Pak Gubernur (Gubernur Jatim Soekarwo), disarankan agar menentukan harga yang pas dicari waktu yang baik juga,” ungkapnya. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Amithya Desak Korban Kekerasan di Sekolah Dapat Trauma Healing dan Pendampingan Intensif

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Ajak Santri Warisi Semangat Resolusi Jihad dan Terapkan dalam Kehidupan

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menitipkan pesan kepada para santri agar terus mewarisi semangat ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Kibarkan Bendera Setengah Tiang Hormati Wafatnya Guruh Soekarnoputra

MAGETAN — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan menginstruksikan seluruh jajaran pengurus ...
KRONIK

Kenangan Didik Nurhadi Bersama Guruh Soekarnoputra: Pesan PIP hingga Tolak Politik Uang

Didik Nurhadi mengenang kedekatannya dengan Guruh Soekarnoputra sejak 2014 sebagai Ketua BAGUS. Ia mengingat pesan ...
KRONIK

Geger Benda Purbakala Hilang, DPRD Sebut Jember Darurat Cagar Budaya

JEMBER – Dua batu yoni hilang dari Situs Pocangan, Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, Jember. Ketua Komisi B DPRD ...
LEGISLATIF

Komisi III DPRD Ngawi Pantau Pembangunan Pasar Beran

NGAWI – Pembangunan Pasar Beran di Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, mendapat perhatian dari Komisi III ...