oleh

Pelatihan Jurnalistik dan Medsos, Dewanti: Makin Lambungkan Elektabilitas Partai

-Berita Terkini, Headline-316 kali dibaca

BATU – Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Dra Dewanti Rumpoko, M.Si menegaskan perlunya pengelolaan media sosial yang lebih serius kedepannya, baik media sosial partai maupun anggota legislatif dan eksekutif yang berasal dari PDI Perjuangan.

Dia juga menekankan pentingnya pengelolaan media yang mengedepankan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik pribadi anggota legislatif dan eksekutif, tidak melulu dikelola secara formal dan terkesan kaku.

“Selain kemampuan mengolah bahasa, pemahaman terkait psikologi harus juga dipahami. Karakteristik dari anggota legislatif atau eksekutif dalam pengelolaan sosial media harus mencerminkan pribadinya,” kata Dewanti.

Baca juga: PDI Perjuangan Jatim Ingin Staf Legislatif dan Eksekutif Kuasai Jurnalistik dan Medsos

Hal itu dia sampaikan saat membuka Pelatihan Jurnalistik dan Media Sosial bagi para staf dari anggota legislatif dan eksekutif kader Banteng, Sabtu (3/4/2021).

Pelatihan dua hari bertema ‘Membangun Media Partai Sebagai Etalase Partai dan Citra Diri Kader’ ini berlangsung di Wisma Perjuangan, Oro-oro Ombo, Kota Batu.

Dewanti yang juga Wali Kota Batu ini tidak lupa mengingatkan kepiawaian dalam menulis dan mengolah sosial media berasal dari pengalaman dan kemauan untuk belajar dari media-media lainnya.

“Saya setuju sekali konsep dari Unit Media DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, mari kita koneksikan seluruh kegiatan kepala daerah, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota dengan partai. Niscaya ini bisa membawa elektabilitas partai semakin melambung,” ujarnya.

Pelatihan jurnalistik dan media social ini diikuti para staf petugas partai, baik staf anggota DPR RI Dapil Jawa Timur, staf anggota DPRD Jatim, staf kepala daerah/wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan, serta perwakilan dari Badan – Badan PDI Perjuangan Jawa Timur.

Tujuannya, menyamakan satu nafas, satu gerak, dan satu suara dalam melambungkan kerja-kerja kerakyatan para petugas partai.

Selama dua hari, mereka mendapatkan materi, antara lain, peran media (konvensional, sosmed) dalam membangun citra diri kader dan partai, jurnalistik dasar, copy writing sosmed, da foto layak media dan sosmed. (ace)

Komentar