Selasa
27 Oktober 2026 | 11 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pelajar Sukolilo Kebagian Beasiswa PIP, Eri Irawan: Ini Kerja Kerakyatan PDI Perjuangan

pdip-jatim-250826-pip-sukolilo

SURABAYA – Kader PDI Perjuangan Surabaya terus bergerak ke masyarakat dengan membagikan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa dari keluarga tak mampu. PIP aspirasi anggota DPR RI Puti Guntur Soekarno tersebut kali ini menyasar keluarga tak mampu Kecamatan Sukolilo.

Pembagian sertifikat penerima PIP digelar di Gedung Wanita Kalibokor Surabaya pada Senin (25/8/2025). Kegiatan ini dihadiri Plt Ketua DPC PDIP Surabaya Yordan M Batara Goa Dan Wakil Sekretaris DPC Anas Karno serta tenaga ahli DPR RI Puti Guntur Soekarno.

Proses penyaluran bantuan pendidikan bagi anak-anak SD dan SMP berjalan lancar dengan jumlah penerima lebih dari seratus siswa.

Dalam kesempatan itu, Yordan M Bataragoa kembali mengingatkan pentingnya penggunaan bantuan ini sesuai peruntukan, yaitu untuk kebutuhan pendidikan anak.

“Masyarakat jangan sampai salah dalam menggunakan bantuan. Jangan dipakai untuk bayar cicilan atau kepentingan lain. Ini betul-betul untuk anak sekolah, agar mereka bisa belajar dengan lancar hingga menyelesaikan masa studinya,” tutur Yordan, dikutip Selasa (26/8/2025).

Legislator DPRD Jatim ini menegaskan, dengan pendampingan yang ketat, PDIP Surabaya berharap PIP dapat membantu siswa-siswi dari keluarga kurang mampu agar tidak terkendala biaya dalam menempuh pendidikan.

Sementara itu, Sekretaris PAC PDI Perjuangan Sukolilo Eri Irawan menambahkan, PIP adalah wujud nyata kepedulian partai terhadap dunia pendidikan.

“Alhamdulillah berjalan lancar. Secara umum semua tepat sasaran,” ucapnya.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya itu menegaskan bahwa bantuan tersebut harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk kebutuhan pendidikan anak.

“Jangan sampai digunakan untuk kepentingan orang tua. Bantuan ini untuk anak, seperti seragam, sepatu, dan perlengkapan sekolah lainnya,” tutur Eri Irawan.

Program PIP aspirasi Puti Guntur Soekarno disalurkan melalui DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya hingga ke tingkat PAC.

“Ini adalah kerja kerakyatan PDI Perjuangan. Selain menyalurkan bantuan, kegiatan ini juga menjadi sarana menyerap aspirasi masyarakat,” imbuhnya.

PDI Perjuangan menegaskan komitmennya agar program ini berkelanjutan setiap tahun, sehingga semakin banyak anak dari keluarga tidak mampu yang terbantu dan terhindar dari risiko putus sekolah.

Melalui program ini, siswa dari keluarga miskin atau rentan miskin menerima bantuan berupa uang tunai untuk membiayai kebutuhan pendidikan mereka.

Besaran bantuan PIP bervariasi tergantung pada jenjang pendidikan, mulai dari Rp 450.000 per tahun untuk jenjang SD hingga Rp 1.800.000 per tahun untuk jenjang SMA. (nia/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Pelaku Bullying di Kediri Bisa Di-DO, Guru dan Orang Tua Diminta Terlibat

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi tindakan perundungan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Dukung Perpres Ojol, Dewanti Desak Juknis Transparan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mendukung penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun ...
KRONIK

Pemkot Surabaya Tekan Polusi Udara Lewat Kereta SRRL dan Pembatasan Truk

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfokuskan penanganan polusi udara pada dua kebijakan kunci, yakni ...