Selasa
15 September 2026 | 8 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pekerja Seni, Petani dan Nelayan Ini Curhat di Kandang Banteng Suroboyo

pdip-jatim-211002-dpc-sby-pekerja-seni-3

SURABAYA – Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya menampung curhatan dari komunitas pekerja seni, petani dan nelayan, Sabtu (2/9/2021). Mereka mengharap dukungan pemerintah, di tengah masa sulit pandemi Covid-19.

Kelompok pertama, komunitas Pelaku Seni Nusantara (PSN) Surabaya. Yang kedua, pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Surabaya.

Mereka datang ke “markas” banteng moncong putih, dan diterima Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono. Adi yang juga Ketua DPRD ini didampingi Wakil Ketua DPC Wimbo Ernanto dan Wakil Sekretaris Achmad Hidayat.

Sekretaris PSN Surabaya Achmad Sahara mengeluhkan sulitnya para pekerja seni beraktualisasi diri  dan menghidupi keluarga di masa pandemi Covid-19, sejak Maret 2020.

“Alhamdulillah, sekarang situasi Surabaya sudah membaik. Kami berharap SWK-SWK (sentra wisata kuliner) bisa dibuka, dan pekerja seni bisa pentas, tentu dengan protokol kesehatan,” ucap Sahara.

Pemain organ itu menyambut baik diperbolehkan hajatan di kampung-kampung yang telah banyak diasesmen oleh Satgas Covid-19 Kota Surabaya.

“Semakin bertambah peluang kami untuk berkaktivitas dan mendapat penghasilan keluarga. Semoga di tahun 2022, pemulihan ekonomi berjalan dengan baik,” harapnya.

Sedang pengurus KTNA Kota Surabaya minta akses ke Pemerintah Kota Surabaya untuk mendapatkan sarana produksi pertanian. Di antaranya bantuan pupuk dan bibit lombok.

“Kami membutuhkan pendampingan dan penyuluhan dari Pemerintah Kota Surabaya. Dulu, KTNA di Surabaya sejarahnya dibentuk Pemerintah Kota Surabaya,” ungkap Ketua KTNA Kota Surabaya Haji Suyatno.

Usai mendengar uneg-uneg perwakilan pekerja seni, Adi Sutarwijono mengatakan, pihaknya segera mengupayakan bantuan sosial. Seperti sembako, dari program Wali Kota Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji.

“Pak Eri Cahyadi dan Pak Armuji adalah kader PDI Perjuangan. Sehingga kebijakan pemerintahan sepenuhnya diarahkan untuk kesejahteraan rakyat Kota Surabaya,” jelas Adi.

Sedang untuk kalangan petani dan nelayan, sebagai Ketua DPRD, dia bakal mengagendakan rapat dengar pendapat dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Bagian Perekonomian di ruang Komisi B kantor DPRD Surabaya.

“Saya yakin komunikasi dan sinergi dapat dibangun dengan baik, dengan kalangan petani dan nelayan. PDI Perjuangan menaruh concern atas perbaikan kesejahteraan para petani dan nelayan di Kota Surabaya,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Gaji P3K 2027 Ditanggung Pusat, Disiapkan Anggaran Rp23 Triliun

JAKARTA — Kabar baik bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Mulai 2027, gaji atau honorarium P3K ...
EKSEKUTIF

Rijanto: Komunikasi Lintas Kelompok Penting untuk Jaga Kerukunan Blitar

BLITAR — Bupati Blitar Rijanto menegaskan pentingnya komunikasi dengan berbagai kelompok keagamaan untuk menjaga ...
EKSEKUTIF

Eri Siapkan Bendera Hitam untuk PD yang Gagal Bina Kampung Pancasila

SURABAYA — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan sanksi simbolik berupa bendera hitam bagi perangkat daerah ...
KRONIK

Amin Thohari Kembali Salurkan Air Bersih, Kini 2 Desa di Kedungadem

BOJONEGORO– Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, kembali menyalurkan bantuan air ...
LEGISLATIF

Raperda P-APBD 2026 Disepakati, Syaifuddin: Anggaran Pendidikan dan Kesehatan Tak Boleh Dicoret

SURABAYA — Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...