oleh

Peduli ODHA, Pemkab Probolinggo Siapkan Rumah Singgah Baru

-Eksekutif-51 kali dibaca

KABUPATEN PROBOLINGGO – Sebagai bentuk kepedulian dalam penanganan HIV/AIDS, Pemkab Probolinggo menyiapkan gedung baru sebagai rumah singgah sementara bagi warga masyarakat ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS).

Wabup Timbul yang juga Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Probolinggo mengunjungi rumah singgah sementara ODHA, sisi barat gedung RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Rabu (28/7/2021).

Kunjungan dilakukan bersama Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo selaku Ketua Pelaksana Harian KPA Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan R Oemar Sjarief, Kepala Dinas Kesehatan dr Shodiq Tjahjono dan sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah terkait.

Rumah singgah sementara tersebut, telah lama disiapkan sebagai tempat istirahat dan rumah singgah bagi ODHA yang sedang menunggu layanan kesehatan dan pengobatan. Serta ODHA yang memulihkan diri pasca persalinan.

Wabup Timbul mengatakan, kunjungan tersebut merupakan perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Probolinggo terhadap para warga masyarakat ODHA. Sekaligus untuk menghilangkan stigma negatif dan keliru dari sebagian masyarakat tentang ODHA.

“Pemerintah Kabupaten Probolinggo juga sangat peduli terhadap warga masyarakat dengan ODHA. Mereka juga sama-sama manusia yang juga butuh motivasi dari kita semua agar tetap tabah dan mampu bertahan hidup,” jelas mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Probolinggo ini.

Usai melihat rumah singgah sementara, Timbul juga melihat langsung proyek pembangunan gedung baru rumah singgah ODHA Kabupaten Probolinggo yang berlokasi di Kelurahan Sumberlele Kecamatan Kraksaan. Tepatnya, bersebelahan dengan Kantor PMI Kabupaten Probolinggo. Nantinya, gedung ini memiliki kapasitas maksimal 8 orang dengan 4 kamar inap.

“Nanti, kedepannya kami bersama Dinkes juga akan lebih memaksimalkan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait HIV/ADS dan ODHA, sehingga masyarakat tidak lagi menstigma negatif mereka. Harapannya masyarakat bisa lebih menserima ODHA dengan lebih baik,” pungkasnya. (drw/hs)