Minggu
18 Oktober 2026 | 3 : 59

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pedagang Puger Tolak Alun-Alun Diubah, Tabroni Minta Pemerintah Duduk Bersama Warga

PDIP-Jatim-Tabroni-01102026

JEMBER – Sehari setelah pedagang Pasar Tanjung berunjuk rasa di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, giliran pedagang UMKM Alun-alun Puger mendatangi DPRD Jember, Kamis (1/10/2026).

Mereka meminta rencana revitalisasi alun-alun yang dikaitkan dengan rencana penerimaan dana tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) PT Imasco dipertimbangkan kembali.

Keberatan pedagang bukan semata soal pembangunan. Mereka mempersoalkan rencana perubahan alun-alun menjadi taman kota yang berpotensi menghilangkan lapangan sepak bola yang selama ini digunakan warga sebagai ruang olahraga.

Anggota Komisi A DPRD Jember, Tabroni, yang menemui perwakilan warga Puger di ruang Banmus, mengatakan rencana revitalisasi alun-alun pernah disampaikan Bupati Jember dalam acara “Bunga Desaku”.

Namun, menurut dia, rencana tersebut tidak sederhana. Alun-alun bukan hanya ruang terbuka hijau, melainkan juga ruang bermain anak dan tempat warga menjalankan aktivitas ekonomi.

“Revitalisasi itu masalahnya kompleks. Jadi butuh duduk bersama antara pemerintah, PT Imasco, dan warga,” ujar Tabroni.

Politisi PDI Perjuangan itu mengungkapkan, pemerintah memiliki peran mempertemukan kepentingan berbagai pihak agar rencana pembangunan tidak berjalan sepihak.

“Itulah fungsi pemerintah sebagai fasilitator berbagai kepentingan yang ada di daerah,”  jelasnya.

Tokoh masyarakat Puger, Abdul Halim, mengatakan pemerintah perlu memikirkan keberlangsungan pedagang jika revitalisasi tetap dilaksanakan. Menurut dia, setiap rencana pembangunan yang berdampak terhadap pedagang semestinya dikomunikasikan, terutama mengenai kemungkinan relokasi.

Pedagang nasi goreng, Lukman, menyampaikan permintaan serupa. Ia berharap pedagang tetap diberi ruang untuk berjualan setelah revitalisasi.

“Yang utama, selama ada pembangunan kami meminta pemerintah mencarikan tempat penggantinya,” ujarnya.

Rencana revitalisasi itu kini tidak hanya menyangkut perubahan fisik alun-alun. Pemerintah juga perlu memperhitungkan fungsi ruang tersebut sebagai tempat olahraga, aktivitas warga, dan sumber penghidupan pedagang UMKM. (art/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

DPP PDI Perjuangan Jadikan Video AI DPD Jatim Percontohan Nasional

SURABAYA – Inovasi pembelajaran politik berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) buatan DPD PDI ...
KABAR CABANG

Wadahi Bakat Atlet Lokal, Turnamen Catur Piala DRJ Ngawi Disambut Antusias Ratusan Peserta

NGAWI – Permainan papan catur rupanya memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Kabupaten Ngawi. Hal ini ...
KRONIK

Risma Desak Pemulihan Air Sumur di Malang, Keselamatan Warga Jadi Prioritas

MALANG – Ketua Bidang Penanggulangan Bencana DPP PDI Perjuangan Tri Rismaharini menekankan pentingnya pemulihan ...
KRONIK

Sri Untari: Gaji ASN Lewat Koperasi Merah Putih Bisa Timbulkan Kegaduhan

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengingatkan Kementerian Koperasi agar mengkaji ...
KRONIK

PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional, Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Berguna

MALANG – PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di berbagai daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Rawat Mangrove, Pelestarian Lingkungan Harus Berkelanjutan

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak generasi muda terlibat langsung dalam ...